SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Upaya memperkuat dakwah dan diplomasi serumpun Indonesia-Malaysia, terus dilakukan oleh Universitas Sunan Drajat (UNSUDA) dan Ma'had Aly, salah satunya menempatkan mahasiswa nya mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN), di Rumah Ngaji Parit Masjid Sungai Balang, Muar, Johor Malaysia.
Rektor UNSUDA Nasihin Sumarjan kepada surabayapagi.com pada Selasa, (4/8/2026) mengatakan, sebanyak 200 mahasiswa ini akan menjalankan program pengabdian masyarakat ini selama 1 bulan.
KKN international ini kata Nasihin, sudah dua kali digelar sejak tahun 2025, sekaligus memperkuat komitmen kedua institusi dalam mengembangkan dakwah, pendidikan, dan kerja sama lintas negara di kawasan Asia Tenggara.
"KKN Internasional ini akan berlangsung selama satu bulan, mulai 1 Agustus hingga 1 September 2026, dengan melibatkan 10 mahasiswa dari berbagai program studi di Universitas Sunan Drajat dan Ma'had Aly Sunan Drajat," ujarnya.
Tahun ini lanjutnya, mahasiswa ditempatkan pusat pendidikan Islam, yaitu Rumah Ngaji Parit Masjid Sungai Balang, Muar, Johor yang diasuh oleh Ustadzah Zalizah binti Ibrahim.
Disamping melakukan MoU dengan Rumah Ngaji tersebut juga dengan Pondok Pengajian Darul Barokah, Peserai, Batu Pahat, Johor di bawah asuhan Ustadz Mohd. Hafizuddin bin Mahmod.
Selain itu, para mahasiswa juga diterjunkan ke sejumlah masjid, surau, dan majelis taklim di sekitar Sungai Balang untuk mengajar Al-Qur'an, mendampingi kegiatan keagamaan, membina anak-anak dan remaja, serta mempererat hubungan sosial dengan masyarakat setempat.
Sebelum diberangkatkan katanya, seluruh peserta mengikuti pembekalan intensif mengenai dakwah, pendidikan, komunikasi lintas budaya, serta penguatan moderasi beragama sehingga mampu beradaptasi dengan karakter masyarakat Malaysia yang memiliki budaya serumpun namun tetap memiliki kekhasan tersendiri.
Hal senada disampaikan oleh Mudir Ma'had Aly Sunan Drajat, Zainul Musthofa, kegiatan ini sebagai bentuk keseriusan institusi dalam memastikan pelaksanaan pengabdian masyarakat berjalan sesuai tujuan akademik, sekaligus membawa nama baik Indonesia di kancah internasional.
"Kami mengucapkan terima kasih atas sambutan yang luar biasa. Mahasiswa kami datang untuk belajar sekaligus mengabdi. Mereka akan memperoleh pengalaman berharga hidup di tengah masyarakat dengan budaya yang berbeda. Oleh karena itu saya titip, apabila terdapat kekurangan, mohon dibimbing, dinasihati, dan diarahkan sebagaimana keluarga sendiri,"harapnya.
Ustadzah Zalizah binti Ibrahim mengungkapkan rasa syukur atas terwujudnya kerja sama internasional yang telah lama diimpikannya.
"Sejak lama kami berharap adanya kerja sama seperti ini. Kehadiran mahasiswa dari Indonesia menjadi energi baru bagi Rumah Ngaji yang sedang kami rintis. Semoga keberkahan Sunan Drajat dan para ulama Indonesia senantiasa menyertai tempat ini. Saya sendiri beberapa kali berziarah ke Sunan Drajat dan pernah menjadi santri KH Abdul Ghofur," tuturnya.
Ia berharap kerja sama tersebut dapat terus berlanjut melalui pertukaran ilmu, pengembangan pendidikan Islam, serta peningkatan kualitas pembinaan masyarakat.jir
Editor : Redaksi