Jumlah Pasien DBD Meninggal di Jombang Bertambah Jadi 5 Orang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pasien DBD menjalani perawatan di RSUD Kabupaten Jombang.
Pasien DBD menjalani perawatan di RSUD Kabupaten Jombang.

i

SURABAYA PAGI, Jombang - Satu pasien anak-anak positif demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Jombang meninggal dunia, setelah menjalani perawatan fi RSUD. Sehingga jumlah pasien meninggal dunia akibat DBD menjadi 5 orang.

Pasien berusia delapan tahun berinisial K tersebut meninggal dunia pada Jumat 23 Februari 2024.

Direktur RSUD Jombang, dr Ma'murotus Sa'diyah mengungkapkan jika pasien anak itu meninggal pukul 22.00 WIB. "Kondisinya saat dirujuk ke IGD RSUD Jombang, dari rumah sakit lain, memang sudah sangat buruk," katanya, Sabtu (24/2/2024).

Dijelaskannya, rata-rata pasien infeksi virus dengue (IVD) atau DBD yang meninggal dunia. Saat dibawa ke RSUD Jombang sudah dalam kondisi dengue sock sindrom, DHF great 3. Dimana kondisi pasien yang dirujuk ini sudah dalam kondisi sudah agak berat.

Untuk mengantisipasi lonjakan kasus tersebut, pihaknya mengaku tengah menyiapkan sejumlah persiapan pelayanan di rumah sakit plat merah itu.

"Karena kebanyakan pasien demam berdarah usianya kebanyakan anak-anak, untuk itu kita nambah 12 bed, dan untuk ICU kita nambah 40 tempat tidur," ujarnya.

Lantaran jumlah kasus meninggal akibat DBD meningkat pihaknya menghimbau pada masyarakat agar kembali menggencarkan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di rumah dan lingkungannya masing-masing.

"Karena angka bebas jentiknya kurang tolong 3M dan PSN yang dilaksanakan Dinas (Dinkes), ditingkatkan lagi. Selain itu anak-anak ini juga perlu makanan sehat, dan minum cairan lebih banyak dari biasanya," tuturnya.

"Dan kalau memang anak sudah dalam kondisi panas, dibawa ke pusat pelayanan kesehatan, diobservasi terus oleh keluarga. Kalau tidak opname, cuman panas biasa, diobservasi makan minumnya lebih banyak, daripada biasa, terutama minum susu, minum cairan elektrolit seperti jus, dan buah-buahan lainnya," kata Ma'murotus.

Pihaknya juga menjelaskan, bahwa kondisi berbahaya bagi anak-anak yang terjangkit DBD ialah pada hari ke 4 dan 5 pasca terjadinya demam.

"Dan yang paling berbahaya kan hari ke 4 sampai ke 6, karena rata-rata yang meninggal itu dibawa ke IGD RSUD Jombang pada hari ke 4 sampai ke 6," ujarnya.

Per Sabtu (24/2/2024) jumlah pasien yang dirawat di RSUD Jombang, akibat gigitan nyamuk Aedes Aegypti menjadi 25 pasien. Dengan rincian pasien dewasa 4 dan 21 pasien anak-anak.

Sedangkan jumlah pasien yang tercatat pada tanggal 22 Februari kemarin, terdapat 21 pasien yang menjalani perawatan, yang sebagian dirawat di ICU RSUD Jombang, lantaran dinyatakan positif DBD.

"Kemarin pada tanggal 22 jumlah pasien ada 21, yang kondisinya membaik dan pulang ada 6 orang," tuturnya.sar

Berita Terbaru

Sedang Isi BBM, Buronan Kasus Fidusia Oktavanus Katili Diciduk Tim Tabur Kejari Surabaya

Sedang Isi BBM, Buronan Kasus Fidusia Oktavanus Katili Diciduk Tim Tabur Kejari Surabaya

Rabu, 07 Okt 2026 07:21 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 07:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pelarian terpidana kasus tindak pidana fidusia, Oktavanus Katili, akhirnya berakhir di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo. T…

HUT Jatim Tak Sekadar Seremoni, Ada Servis Motor, Pasar Murah hingga Bantuan Air Bersih

HUT Jatim Tak Sekadar Seremoni, Ada Servis Motor, Pasar Murah hingga Bantuan Air Bersih

Selasa, 06 Okt 2026 21:03 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 21:03 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan rangkaian kegiatan memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur yang berlangsung Oktober …

Usai Keributan Pasar Buah Tanjungsari, Terdakwa Sebut Korban Beraktivitas Normal

Usai Keributan Pasar Buah Tanjungsari, Terdakwa Sebut Korban Beraktivitas Normal

Selasa, 06 Okt 2026 20:20 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 20:20 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Fakta baru terungkap dalam sidang perkara dugaan pengeroyokan terhadap Louis Prasetyo di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (…

From This Island Tegaskan Komitmen Berkelanjutan, Salurkan Rp420 Juta untuk Alam dan Pemberdayaan Masyarakat Lokal

From This Island Tegaskan Komitmen Berkelanjutan, Salurkan Rp420 Juta untuk Alam dan Pemberdayaan Masyarakat Lokal

Selasa, 06 Okt 2026 19:31 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 19:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta, 6 Oktober 2026 – Selama 2,5 tahun hadir di Indonesia, From This Island berkomitmen mengalokasikan 1% dari total penjualan produk m…

VinFast VF 3 Raih Penghargaan “Trusted & Popular Brand 2026” di Disway Awards

VinFast VF 3 Raih Penghargaan “Trusted & Popular Brand 2026” di Disway Awards

Selasa, 06 Okt 2026 19:19 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta, 5 Oktober 2026 – VinFast VF 3, mini SUV asal Vietnam, berhasil meraih penghargaan “Trusted & Popular Brand 2026” untuk kategori Passe…

Ekspresikan Potensi dan Lestarikan Budaya dengan Gelar Lomba Desian Batik

Ekspresikan Potensi dan Lestarikan Budaya dengan Gelar Lomba Desian Batik

Selasa, 06 Okt 2026 17:19 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Lamongan terus mendorong kreativitas generasi muda dan masyarakat dalam…