Panen Ratusan Hektar, Petani Purworejo Optimis Penuhi Kebutuhan Pasar Nasional

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Para petani di Kecamatan Ngombol, Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah terus menggelar panen raya di sejumlah desa yang menjadi sentra. SP/ Dok. Kementan)
Para petani di Kecamatan Ngombol, Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah terus menggelar panen raya di sejumlah desa yang menjadi sentra. SP/ Dok. Kementan)

i

SURABAYAPAGI.com, Purworejo - Sejumlah wilayah di Kecamatan Ngombol, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah giat menggelar panen raya di berbagai desa yang menjadi pusat produksi. Kecamatan Ngombol dikenal sebagai lumbung padi di Kabupaten Purworejo, dengan luas lahan mencapai 3.425 hektar. 

Koordinator PPL wilayah setempat, Woro mengaku optimis hasil produksi tahun ini mampu memenuhi kebutuhan nasional. Pasalnya, banyak Desa yang serentak tengah panen raya di antaranya berlangsung di Desa Laban, Desa Wonosri, Desa Jeruken, Desa Tanjungrejo, Desa Kalitanjung, Desa Wasiat, Desa Tunjungan, Desa Pejagran, Desa Wonoroto, Desa Kesidan, Desa Kumpulsari, Desa Kaliwungukidul dan Desa Awu-awu.

"Dari hasil ubinan yang dilaksanakan di Kelompok Tani Maju beberapa waktu lalu produktivitasnya mencapai 7 ton per hektar dengan varietas Inpari 32 dan tidak ditemukan adanya serangan hama penyakit sehingga kami optimis mampu memenuhi kebutuhan pasar," kata Woro, Rabu (28/02/2024).

Panen pada bulan Februari ini diprediksi mencapai 783 hektar dengan puncak panen raya terjadi pada akhir Maret mendatang. Pihaknya akan terus melakukan pendampingan kepada para petani di wilayah Ngombol agar mampu meningkatkan produktivitas padi di tengah ancaman perubahan iklim yang menjadi isu global saat ini.

"Tanam jajar legowo, pengairan basah kering, penggunaan varietas unggul rendah emisi, pemupukan berimbang dan pengendalian OPT ramah lingkungan terus kita galakkan agar petani tetap dapat berproduksi tinggi dalam menghadapi perubahan iklim," katanya.

Salah satu petani Desa Kaliwungukidul, Legino menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah pusat dalam hal ini kementerian pertanian yang memberikan banyak bantuan berupa ATD. Hal ini dapat membantu kelancaran pengairan padi di sawah sehingga petani dapat melaksanakan budidaya padi secara lancar. 

"Saya berharap terkait pupuk bersubsidi di tahun 2024 ini dapat ditambah sehingga petani tidak kebingungan karena stok pupuk subsidi hanya dapat digunakan untuk satu kali musim tanam saja," katanya. 

Sebagai informasi, diketahui sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman optimis panen raya tahun ini dapat menghasilkan produksi padi yang cukup baik. Melansir data Kerangka Sampel Area (KSA) Badan Pusat Statistik (BPS), pada Maret 2024 diperkirakan produksi beras mencapai 3,51 juta ton sehingga berada di atas kebutuhan bulanan sebesar 2,5 juta ton dan pada bulan tersebut akan terjadi surplus sekitar 970 ribu ton.

Lebih lanjut, KSA BPS mencatat komoditas jagung, diperkirakan produksi pada Maret 2024 juga mengalami surplus sekitar 600 ribu ton, dengan perkiraan produksi 1,95 juta ton dan kebutuhan 1,35 juta ton. Produksi jagung pada Maret 2024 lebih tinggi pada periode yang sama di tahun 2022. prw-01/dsy

Berita Terbaru

Kecelakaan di Tol Madiun, Empat Suporter PSS Sleman Tewas dalam Perjalanan ke Surabaya ‎

Kecelakaan di Tol Madiun, Empat Suporter PSS Sleman Tewas dalam Perjalanan ke Surabaya ‎

Minggu, 18 Okt 2026 20:22 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 20:22 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Empat suporter PSS Sleman tewas setelah minibus yang mereka tumpangi menabrak truk tronton di KM 616+200 jalur A Tol Nga…

Hadiri Jatim Creative Connect 2026, Ponorogo Siap Kolaborasi Perluas Jejaring

Hadiri Jatim Creative Connect 2026, Ponorogo Siap Kolaborasi Perluas Jejaring

Minggu, 18 Okt 2026 17:06 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 17:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar — Kabupaten Ponorogo membuka peluang kolaborasi dengan berbagai daerah di Jawa Timur untuk memperkuat jejaring kota kreatif. Upaya ini …

Soroti Penanganan Perkara BBM Bersubsidi di Sumenep, Pengacara Agus Minta Propam dan Irwasum Turun Tangan

Soroti Penanganan Perkara BBM Bersubsidi di Sumenep, Pengacara Agus Minta Propam dan Irwasum Turun Tangan

Minggu, 18 Okt 2026 16:58 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 16:58 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Kuasa hukum Agus, H. Muhammad Siddik meminta Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri, Inspektorat Pengawasan Umum (Irwasum) Polri,…

Bupati Subandi Bakal Renov Liponsos Dan Janji Carikan Pekerjaan Penghuninya

Bupati Subandi Bakal Renov Liponsos Dan Janji Carikan Pekerjaan Penghuninya

Minggu, 18 Okt 2026 16:26 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 16:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemkab Sidoarjo menyiapkan program pemberdayaan bagi warga binaan yang telah dinyatakan sembuh. Fasilitas Liponsos Sidoarjo bakal…

Spogomi Sesi Dua, Walikota Ning Ita Dorong Kolaborasi Lingkungan dalam Memungut dan Memilah Sampah

Spogomi Sesi Dua, Walikota Ning Ita Dorong Kolaborasi Lingkungan dalam Memungut dan Memilah Sampah

Minggu, 18 Okt 2026 15:57 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 15:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Upaya membangun kepedulian terhadap pengelolaan sampah terus dilakukan Pemerintah Kota Mojokerto melalui pendekatan k…

Ning Ita Dorong Keterlibatan Generasi Muda Kota Mojokerto Jaga Indonesia ASRI

Ning Ita Dorong Keterlibatan Generasi Muda Kota Mojokerto Jaga Indonesia ASRI

Minggu, 18 Okt 2026 15:50 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus mendorong keterlibatan generasi muda dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui gerakan Green A…