Pelajar yang Retina Matanya Rusak di Jombang

Orang Tua Korban Pertanyakan Fungsi Asuransi Sekolah

author Syaiful Arif Koresponden Jombang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Orang tua HN saat menunjukkan rekam medis dokter mata. 
Orang tua HN saat menunjukkan rekam medis dokter mata. 

i

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Keluarga pelajar yang retina matanya rusak terkena lemparan kayu teman sekelasnya, mempertanyakan kejelasan polis asuransi yang dibayarkan setiap tahun ke sekolah dasar (SD) Plus Darul Ulum Kabupaten Jombang. 

"Asuransi yang dibayarkan setiap daftar ulang dan dikelola oleh Yayasan itu, kejelasannya bagaimana. Peruntukannya untuk apa, gak ada kejelasan," kata orang tua HN, Erna Widyawati (43)  kepada media, Senin (4/3/2024). 

Ia menuturkan jika wali murid diwajibkan untuk membayar asuransi sebesar Rp 50 ribu setahun sekali, saat melakukan daftar ulang. 

"Dari penjelasan waktu mediasi pada (28/2) peruntukan asuransi itu fleksibel, nah itu yang saya bingung. Dan lagi katanya kalau di bawah Rp 1 juta masih bisa di cover, selama anak saya masih sekolah disana (SD Plus Darul Ulum)," ungkap Erna. 

Meski pihak sekolah dalam mediasi itu menyatakan mau memberikan bantuan biaya pengobatan, tetapi Erna belum bisa menerimanya. Lantaran belum ada kejelasan terkait skema pertanggungjawaban. 

"Dari hasil mediasi beberapa waktu lalu ada niatan pihak sekolah membantu biaya pengobatan, tapi 50:50. Kalau separuh dibebankan ke saya, ya gak mau. Kan anak saya korban. Kalau patungan pihak sekolah sama pelaku saya masih bisa terima, kalau separuh biaya pengobatan dibebankan ke saya itu yang gak mau. Selama ini untuk berobat maupun operasi, pakai uang pribadi," tegasnya. 

Kalau hanya sebatas janji-janji saja, pihaknya masih ada keraguan. Karena, ditakutkan kedepannya pihak sekolah maupun pelaku bisa saja ingkar janji. 

"Tidak bisa omong-omong saja harus ada surat pernyataan, sebagaimana pihak-pihak yang harus bertanggung jawab," kata Erna. 

"Biaya pengobatan sampek berapa nantinya kedepan saya juga gak tau, anak saya bisa sembuh sampai kapan juga gak tau. Semoga bisa segera sembuh," tandasnya menambahkan. 

Terpisah, Kepala SD Plus Darul Ulum Jombang, Ike Sinta Dewi saat ditemui usai pertemuan di Dinas P dan K, lebih memilih menghindari jurnalis yang ada di sana. Ike beralasan agar perkara yang ada di sekolahnya itu, tensinya menurun.

"Saya minta tolong teman-teman media untuk turut membantu. (Apa yang akan dilakukan sekolah setelah ini) kita akan cooling down dulu," tutur Ike, sembari menaiki kendaraannya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sungguh naas peristiwa yang dialami HN (10) pelajar SD Plus Darul Ulum, Jombang, Jawa Timur.

HN dinyatakan mata kanannya mengalami buta permanen, usai tak sengaja terlempar kayu, oleh AG (10) teman sekelasnya.

Peristiwa itu dialami HN pada tanggal 9 Januari 2024 kemarin. Saat itu, siswa sekolah dasar yang ada di jalan Sultan Agung No.03, Jelakombo, Kec. Jombang, tersebut, tengah menunggu jam pergantian pelajaran. Sarep

Berita Terbaru

Dua Kombes Nyamar Ojek Online, Buru Mafia Sabu

Dua Kombes Nyamar Ojek Online, Buru Mafia Sabu

Rabu, 22 Apr 2026 23:05 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 23:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Petugas Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, telah melakukan pemeriksaan X-ray terhadap paket tersebut dan ternyata benar paket t…

Purbaya, tak Mau Pemerintah Dianggap tak Lakukan apapun Dorong Pertumbuhan

Purbaya, tak Mau Pemerintah Dianggap tak Lakukan apapun Dorong Pertumbuhan

Rabu, 22 Apr 2026 22:58 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Menkeu Purbaya mengaku tidak suka jika ada yang menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia mentok di kisaran 5%. Menurutnya, pernyataan …

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Rabu, 22 Apr 2026 22:51 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) turut memastikan kelancaran pelaksanaan Tes Kompetensi A…

Polisi selidiki laporan hilangnya pakaian tampil Madonna di Coachella

Polisi selidiki laporan hilangnya pakaian tampil Madonna di Coachella

Rabu, 22 Apr 2026 22:41 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:41 WIB

SURABAYAPAGI.com – Departemen Kepolisian di California, AS, menyelidiki laporan hilangnya dua tas berisi set pakaian dan perhiasan dari arsip lama milik M…

Prediksi Chaos JK, Antara Peringatan konstruktif dan Provokasi

Prediksi Chaos JK, Antara Peringatan konstruktif dan Provokasi

Rabu, 22 Apr 2026 22:27 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Pernyataan JK mengenai potensi situasi "chaos" pada periode Juli-Agustus 2026, hingga Rabu (22/4) masih menjadi perhatian pakar . K…

Pentingnya Karakter dan Mental Health bagi Generasi Muda

Pentingnya Karakter dan Mental Health bagi Generasi Muda

Rabu, 22 Apr 2026 21:48 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 21:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – "No results can define me, no failure can erase me, and no expectations can define who I am." Prinsip hidup mendalam ini menjadi p…