Kolom Fadhilah

Puasanya Orang Bodoh

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

Saya pernah membaca buku dari DR. Syarif Arafah, yang berjudul "Mengapa Orang di Sekitarmu Bodoh?"

Dalam buku ini terdapat cerita inspiratif yang kadang jenaka, disertai tips, cara, dan panduan praktis nan efektif dan sederhana mengapa orang sering tidak bisa memahami kita, atau sebaliknya.

Dijelaskan, biasanya orang bodoh tidak memiliki keinginan untuk mengembangkan diri meskipun mereka memiliki potensi yang besar.

Golongan orang seperti ini pantas disebut bodoh, karena mereka tidak memanfaatkan potensi besar tersebut.

Orang bodoh tahu puasa bukan hanya sekedar perbuatan fisik berupa menahan lapar, haus, dan dorongan seksual. Tapi pembinaan dan pengendalian diri dari perbuatan-perbuatan tercela.

Artinya : Diriwayatkan dari Abu Hurairah, dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam beliau bersabda : Barang siapa tidak meninggalkan perkataan dan perbuatan dusta serta bertindak bodoh, maka bagi Allah tiada gunanya ia meninggalkan makan dan minum. [HR. Bukhari

Orang bodoh berpuasa suka melakukan dusta dan tindakan bodoh. Antara lain suka berbantah-bantah.

Orang bodoh tahu, orang berpuasa dilatih agar jujur dalam perkataan dan tidak melakukan tindakan ngawur yaitu melanggar aturan-aturan syara’. Mengapa saat berpuasa ia suka tidak jujur? padahal ia mengetahuinya beberapa hadits tentang kejujuran.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah, dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam beliau bersabda : Barang siapa tidak meninggalkan perkataan dan perbuatan dusta serta bertindak bodoh, maka bagi Allah tiada gunanya ia meninggalkan makan dan minum. [HR. Bukhari).

Nah, pada bulan Maret ini umat Muslim melaksanakan puasa yang bisa diartikan menjadi 'Menahan diri' dari waktu mulainya terbit fajar (Saat subuh) sampai waktunya terbenamnya Matahari (Saat Maghrib) .

Pada waktu-waktu itu banyak syafaat akan didapati pada waktu menjalankan puasa seperti melakukan banyak aktifitas yang akan menghapus dosa-dosa kita.

Selain Larangan biasa (Makan & minum dengan sengaja) ada larangan yang lain yaitu berdusa (berbohong).

“Barangsiapa tidak meninggalkan perkataan dusta dan pengamalannya, maka Allah tidak butuh kepada perbuatannya yang meninggalkan makan dan minum” (HR Bukhari).

Orang bodoh berbohong pada waktu puasa, ia tahu perbuatannya hanya merugikan diri sendiri. Ia juga suka dusta yang dilarang untuk dilakukan.

Orang bodoh tahu saat berpuasa harus menunjukkan sopan santun dalam berucap. Dan tidak mengatakan perkataan kotor dan tidak senonoh, tidak bertengkar serta selalu ramah dan tidak membalas kata kasar kepada orang lain.

Ya orang bodoh semacam itu karena belum tahu. Makanya diajak ikut pengajian. Beda orang bodoh yang bebal, cenderung tak mau dikasih tahu. Dengan kata lain, "Orang bodoh bisa diajak jadi pintar, tetapi orang bebal tak dapat diajak menjadi 'smartphone'.

Gambarannya, meskipun kemana-mana ia selalu membawa 'smartphone'. Bahkan sampai membawa dua atau tiga buah smartphone. Maklum orang bebal umumnya tak pernah mau berusaha ikuti saran orang lain, karena ia merasa dirinya paling benar. ([email protected])

 

 

Oleh:

Hj Lordna Putri

Berita Terbaru

Berakhir di Balik Jeruji — Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Usai Alami Serangan Jantung

Berakhir di Balik Jeruji — Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Usai Alami Serangan Jantung

Sabtu, 19 Sep 2026 12:16 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 12:16 WIB

SURABAYA0AGI.com, Surabaya — Kabar duka datang dari penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pungutan liar (pungli) di lingkungan Dinas Energi d…

Benahi Profesi dari Dalam — Ketua Umum AAI Tjandra Sridjaya Dorong Advokat Perkuat Kompetensi dan Kebersamaan

Benahi Profesi dari Dalam — Ketua Umum AAI Tjandra Sridjaya Dorong Advokat Perkuat Kompetensi dan Kebersamaan

Sabtu, 19 Sep 2026 12:15 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 12:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pembenahan profesi advokat tidak cukup hanya dengan memperkuat organisasi. Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), k…

Kick Off Hari Santri di Lamongan, Diawali Jelajah Santri Sako Pramuka Pandu Ma’arif

Kick Off Hari Santri di Lamongan, Diawali Jelajah Santri Sako Pramuka Pandu Ma’arif

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Kick off peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Kabupaten Lamongan, diawali dengan kegiatan Jelajah Santri Sako Pramuka P…

Puluhan Ribu Alumni Gontor Padati Pondok Jelang Peringatan 100 Tahun

Puluhan Ribu Alumni Gontor Padati Pondok Jelang Peringatan 100 Tahun

Sabtu, 19 Sep 2026 10:44 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:44 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Puluhan ribu alumni Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) dari berbagai penjuru dunia memadati kawasan pondok untuk mengikuti…

Minat Investasi Emas Menguat, HSBC Indonesia Hadirkan Reksa Dana Saham Syariah

Minat Investasi Emas Menguat, HSBC Indonesia Hadirkan Reksa Dana Saham Syariah

Sabtu, 19 Sep 2026 09:29 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 09:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Meningkatnya perhatian investor terhadap emas sebagai bagian dari diversifikasi portofolio mendorong PT Bank HSBC Indonesia (HSBC I…

Gugatan Sengketa Lahan Tidak Diterima, Kiagus : Silahkan Ambil Lahan, Ganti Investasi Kami

Gugatan Sengketa Lahan Tidak Diterima, Kiagus : Silahkan Ambil Lahan, Ganti Investasi Kami

Jumat, 18 Sep 2026 21:41 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 21:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Direktur PT Jatim Parkir Center (JPC), Kiagus Firdaus, membuka peluang penyelesaian sengketa lahan melalui negosiasi setelah Pen…