Berkah Ramadhan, Olahan Bandeng Jelak Ramai Pesanan hingga 3 Kali Lipat

author surabayapagi.com

- Pewarta

Minggu, 17 Mar 2024 09:23 WIB

Berkah Ramadhan, Olahan Bandeng Jelak Ramai Pesanan hingga 3 Kali Lipat

i

Ibu RT pengolah bandeng jelak di Kota Pasuruan cuan saat Ramadan banjir pesanan. SP/ PSR

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Di momen bulan suci Ramadhan kali ini, pesanan aneka olahan bandeng Jelak asli UMKM asal Kelurahan Blandongan, Kecamatan Bugulkidul laris manis dan terus menerima pesanan. Bahkan, pesanan tersebut meningkat dua hingga tiga kali lipat dari hari biasa.

“Setiap harinya selalu ada orderan, paling minim itu 50 ekor bandeng bahkan sampai ratusan. Biasanya sama orang yang pesan itu dibuat hajatan,” kata Menurut Nur Hayati, ketua kelompok UMKM Bandeng Jelak Kota Pasuruan, Minggu (17/03/2024).

Baca Juga: 217 Pos Kesehatan Tersebar di 35 Kabupaten/Kota Jatim Selama Musim Mudik Lebaran

Hayati juga mengatakan bahwa selama ini dirinya juga sudah mengirimkan beberapa olahan bandengnya tersebut di berbagai daerah di luar Kota Pasuruan. Seperti halnya Probolinggo dan juga Malang. 

Lebih lanjut, di UMKM Joyo Food ini ada 7 olahan bandeng yang disediakan. Dari ketujuh olahan tersebut terdapat satu olahan yang menjadi best seller, yakni ikan bandeng bakar madu.

Perpaduan bumbu pedas yang dibakar membuat aroma asapnya semakin keluar. Kemudian setelah setengah matang, bandeng dilumuri dengan madu yang menambah rasa manis di setiap gigitannya.

“Untuk bandengnya sendiri memang sudah gurih dan gak bau tanah. Itu yang menjadi ciri khas bandeng jelak khas Kota Pasuruan,” tambahnya.

Baca Juga: Aksi Heroik Sang Petualang Mudik Gunakan Sepeda Motor Antar Pulau

Selain itu, menurut Sofiyatul Khusna, merupakan salah satu ibu rumah tangga pengolah bandeng di Kelurahan Blandongan, Kecamatan Bugulkidul, Kota Pasuruan. Ia mengatakan pesanan masakan olahan bandeng naik di awal bulan puasa.

"Pesanan olahan bandeng selalu ada setiap hari. Bulan puasa ini naik 100 persen di awal bulan," terang Sofia, panggilan akrab Sofiyatul.

Yanti, anggota kelompok lain, mengatakan pesanan datang dari restoran-restoran dan warga untuk buka bersama. Meski pesanan ramai, mereka tetap mematok harga terjangkau.

Baca Juga: Libur Lebaran, Pengurusan Paspor Kantor Imigrasi Kelas I Surabaya Tutup Selama 8 Hari

"Antara Rp 21 ribu - Rp 26 ribu per porsi pakai nasi," kata Yanti.

Meski permintaan naik, mereka tidak pernah khawatir bahan baku. Bandeng jelak yang diolah merupakan hasil tambak di Kota Pasuruan. Bandeng hasil tambak Kota Pasuruan dikenal tidak berbau tanah dan gurih.

Diketahui, komoditas bandeng yang mereka olah merupakan hasil tambak asli Kota Pasuruan, yang dikenal bandeng jelak. Bandeng jelak tidak berbau tanah dan gurih. psr-01/dsy

Editor : Desy Ayu

BERITA TERBARU