Anggota Hanya Dapat Air Mineral

Link: Ada Bau Dugaan Korupsi di Anggaran Mamin Satpol PP Jombang

author Syaiful Arif Koresponden Jombang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Anggaran belanja makanan dan minuman (mamin) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Jombang, yang mencapai Rp 1 miliar lebih mendapat sorotan dari Lingkar Indonesia untuk Keadilan (LInK). 

Besaran anggaran mamin Rp 10 ribu untuk snack dan air mineral bagi masing-masing anggota penegak perda itu tidak sesuai dengan realisasi. 

Dimana masing-masing anggota penegak perda hanya menerima air mineral sebotol dalam sehari, saat bertugas.

Direktur LInK, Aan Anshori pun menduga ada praktik korupsi di anggaran mamin Satpol PP Jombang tahun 2023 tersebut.

"Aku mencium adanya dugaan korupsi terkait dengan masalah ini. Korupsi di urusan mamin ini, bukan pertama kalinya dan sudah sangat jamak terjadi," kata dia, Rabu (20/3/2024). 

Aan berharap agar persoalan ini diselidiki, sehingga apa yang sebenarnya terjadi bisa gamblang. "Jika memang ada indikasi korupsi maka aku minta APH untuk menjadikan ini pintu masuk membongkar kasus korupsi di Satpol PP maupun di dinas yang lainnya, dan ini juga demi kesejahteraan anggota Satpol PP," tandasnya. 

Dijelaskannya bahwa di dalam satu miliar anggaran mamin itu juga terdapat komponen biaya penguatan dan ketahanan tubuh yang jumlahnya juga besar.

"Apalagi ada biaya penguatan ketahanan tubuh sebesar Rp 220.000.000, nah kalau jatuhnya ke anggota satpol itu hanya dalam bentuk satu gelas air mineral itu berarti sangat ngawur," ujarnya.

Kondisi ini, sambung Aan, seharusnya membuat aparat penegak hukum ataupun inspektorat untuk segera melakukan penyelidikan atas adanya fenomena ini. 

"Perlu diselidiki lebih lanjut. Apalagi ada pengakuan dari kepala Satpol PP kalau memang anggaran mamin setiap anggota Satpol PP itu memang 10 ribu rupiah," tuturnya.

Padahal menurut Aan, seharusnya Rp 10 ribu sudah dapat snack dan satu botol air mineral. 

Pria berkacamata ini mengungkapkan keprihatinannya, lantaran kinerja penegak perda itu merupakan hal yang sangat penting di Kabupaten Jombang. Aparat penegak perda merupakan garda yang menjaga marwah Pemkab Jombang.

"Penegakan perda di Pemkab itu kan yang melakukan Satpol PP, anggota Satpol ini kan ujung tombak, jadi memang mereka ada di garda depan, tidak manusiawi kalau mereka setiap hari hanya mendapat uang lauk-pauk 10 ribu rupiah, dan itu pun diimplementasikan dalam bentuk air mineral, itu membuat kita sangat prihatin," kata Aan.

Aan mengapresiasi pada anggota Satpol PP Jombang yang berani berbicara ke publik atas realisasi mamin yang sangat tidak manusiawi tersebut.

"Aku mengapresiasi anggota satpol yang berani menyuarakan hal ini. Karena aku yakin hal seperti ini, sudah lama terjadi, sehingga aku apresiasi atas pengakuan itu," ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, anggaran belanja makanan dan minuman (mamin) tahun 2023 pada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Jombang, Jawa Timur nilainya cukup besar hingga mencapai Rp 1 miliar lebih.

Uang itu diproyeksikan untuk makanan dan minuman rapat, serta dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT). Selain itu anggaran tersebut juga untuk mamin anggota Satpol PP. 

Namun, pada kenyataannya, setiap anggota Satpol PP Kabupaten Jombang, mendapatkan uang mamin sebesar Rp 10 ribu per hari. Uang itu hanya untuk membeli satu botol air mineral kemasan.

"Hanya dapat air mineral saja setiap hari, satu botol. Tanpa snack atau semacamnya," kata, salah satu anggota Satpol PP Jombang, Minggu 17 Maret 2024. Sarep

Berita Terbaru

Perkuat Kesenian Reog, Ponorogo Dukung Barongan Blora Jadi ICH Extension UNESCO 

Perkuat Kesenian Reog, Ponorogo Dukung Barongan Blora Jadi ICH Extension UNESCO 

Jumat, 16 Okt 2026 19:11 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 19:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, PONOROGO-Pemerintah Kabupaten Blora, Jawa Tengah menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, dalam pengusulan…

67 Juta UMKM, Sertifikasi SNI Masih Minim, DPR RI Soroti Keterbatasan Anggaran BSN

67 Juta UMKM, Sertifikasi SNI Masih Minim, DPR RI Soroti Keterbatasan Anggaran BSN

Jumat, 16 Okt 2026 18:32 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 18:32 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Rendahnya cakupan sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi tantangan d…

Kirab Enam Tumpeng Raksasa Warnai Haul ke-61 Mbah KH Moh Syafi’i di Pongangan

Kirab Enam Tumpeng Raksasa Warnai Haul ke-61 Mbah KH Moh Syafi’i di Pongangan

Jumat, 16 Okt 2026 16:09 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 16:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Tradisi dan gotong royong kembali berpadu dalam peringatan Haul ke-61 Mbah Kiai Haji (KH) Mohammad Syafi’i dan para sesepuh Desa Pon…

Bupati Sumenep : Warnai Hari Santri dan Hari Jadi ke-757 Sumenep Dengan 111.111 Kali Al-Waqi'ah

Bupati Sumenep : Warnai Hari Santri dan Hari Jadi ke-757 Sumenep Dengan 111.111 Kali Al-Waqi'ah

Jumat, 16 Okt 2026 14:57 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 14:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Pemerintah Kabupaten Sumenep mengkolaborasikan peringatan Hari Santri 2026 dan Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep dengan gerakan…

Emil Dardak Pastikan Pengurus Demokrat Jatim Tuntas Akhir Oktober, Pelantikan November

Emil Dardak Pastikan Pengurus Demokrat Jatim Tuntas Akhir Oktober, Pelantikan November

Jumat, 16 Okt 2026 11:23 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 11:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur Emil Elestianto Dardak memastikan penyusunan kepengurusan DPD Partai Demokrat Jatim periode 2…

Mu+ku, Zes, Suko Hadir dan Siap Jadi Icon Fashion Baru

Mu+ku, Zes, Suko Hadir dan Siap Jadi Icon Fashion Baru

Jumat, 16 Okt 2026 11:20 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 11:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - PT MDS retailing tbk grup resmi menghadirkan Mu+ku, zes, dan suko di Tunjungan plaza 3 dengan konsep yang unik. Serta setiap…