UMKM Parsel Lebaran Banjir Pesanan, Tembus Pasar Singapura

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Parsel lebaran buatan SJ Store. Alfiana Rosyidah/ Kompas.com
Parsel lebaran buatan SJ Store. Alfiana Rosyidah/ Kompas.com

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Parsel Lebaran merupakan peluang bisnis yang menjanjikan setiap tahun, terutama menjelang akhir bulan Ramadhan. Salah satu UMKM parsel lebaran, Vigo (22) mengungkap dirinya kebanjiran pesanan hingga tembus pasar luar negeri.

Vigo yang masih merupakan seorang mahasiswa itu raup cuan banyak dari berbisnis parsel dengan membuka toko offline di daerah Jakarta Utara. Namun kali ini, ia juga membuka toko offline di Tanah Abang. 

Menurutnya, pasar parsel Lebaran pun banyak menyasar pada orang tua dan perusahaan yang akan memberi parsel pada klien. Vigo menceritakan bisnis parsel yang dijalankannya terinspirasi dari nama ibunya. 

Bahkan, sebanyak ratusan jenis parsel yang dibuat oleh Vigo, semuanya adalah hasil rakitan dirinya dan ibunya. Vigo menyebut bahwa ibunya memiliki bakat dalam kreasi parsel dan dirinya juga mampu membaca desain parsel yang menarik.  

"Ibu saya itu pintar dalam berkreasi dan menyusun parsel. Jadi saya banyak belajar dari ibu saya. Kue-kue kering yang ada dalam parsel pun juga kami buat sendiri," jelas Vigo, Kamis (21/03/2024).

Selain itu, Vigo juga menjual hiasan lebaran. Untuk produk hiasan tersebut dijual dengan harga di bawah Rp 100.000.

Berkah tersendiri, toko parsel SJ Store milik Vigo rupanya telah mengirim parsel hingga ke luar negeri. Tepatnya di Singapura. Hal itu, menjadi tantangan tersendiri karena harus mengirim parsel dalam keadaan utuh dan tidak boleh pecah.  

"Kalau ada orang yang pesan dari luar negeri, kami takut parselnya rusak. Sejauh ini aman, tetapi kadang beberapa ada yang komplain," ucapnya. 

Meski demikian, Vigo berupaya mengantisipasi kerusakan parsel yang dikirim secara online, baik ke luar negeri maupun dalam negeri.  

"Supaya packing-nya aman, kita pakai bubble wrap untuk parselnya. Terus juga pakai kardus yang berlapis supaya tidak pecah," jelas Vigo.  

Vigo menyebutkan jumlah parsel yang telah terjual. Biasanya, parsel banyak terjual dalam musim-musim tertentu seperti Lebaran, Natal, dan Imlek. 

"Kalau lebaran gini bisa jual 100-200 parsel per orangnya, biasanya yang beli perusahaan-perusahaan gitu. Jadi kalau ditotal bisa mencapai ribuan," tuturnya.  

Diketahui, pada hari-hari biasa, Vigo mengatakan penjualan parsel masih tergolong aman. Namun, saat hari biasa, Vigo hanya membuka toko parsel di platform online. 

Lebih lanjut, Vigo menyebut bahwa dalam menjalankan bisnis diperlukan niat yang kuat. Hal ini nantinya akan membuat pebisnis fokus dalam mengerjakan produk bisnis dan tidak mudah menyerah, sehingga akan memberikan effort untuk mengembangkan bisnis. jk-03/dsy

Berita Terbaru

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…

Harga Kedelai Melonjak Ugal-ugalan, Produsen Tempe di Lumajang Terancam Tak Sanggup Produksi Lagi

Harga Kedelai Melonjak Ugal-ugalan, Produsen Tempe di Lumajang Terancam Tak Sanggup Produksi Lagi

Minggu, 05 Apr 2026 13:56 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Para produsen tempe di Lumajang, Jawa Timur mengeluh dan menjerit usai harga kedelai melonjak ugal-ugalan yang juga dipicu imbas…

Viral, Sepiring Mi Goreng di Terminal Purabaya Seharga Rp15 Ribu Tanpa Telor

Viral, Sepiring Mi Goreng di Terminal Purabaya Seharga Rp15 Ribu Tanpa Telor

Minggu, 05 Apr 2026 13:46 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 13:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, viral di media sosial (medsos) terkait aksi protes terhadap harga sepiring mi goreng yang dibanderol Rp15 ribu di…

Efisiensi BBM dan Listrik OPD, Pemkab Ponorogo Bakal Terapkan ASN 50 Persen WFH dan 50 Persen WFO

Efisiensi BBM dan Listrik OPD, Pemkab Ponorogo Bakal Terapkan ASN 50 Persen WFH dan 50 Persen WFO

Minggu, 05 Apr 2026 13:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 13:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Dalam rangka menghemat (efisiensi) penggunaan bahan bakar minyak (BBM) dan listrik, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, Jawa…