Pertengahan Ramadhan, Harga Sembako di Pasar Tradisional Mulai Berangsur Landai

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Salah satu pasar tradisional di Sumenep yang menjual komoditas sembako. SP/ SMP
Ilustrasi. Salah satu pasar tradisional di Sumenep yang menjual komoditas sembako. SP/ SMP

i

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Harga sejumlah kebutuhan pokok (sembako) di sejumlah pasar tradisional Sumenep mulai berangsur landai memasuki pertengahan bulan Ramadhan. Penurunan harga sembako tersebut meliputi komoditas beras, telur, cabai merah besar maupun cabai rawit hingga minyak goreng.

Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumenep, Idham Halil mengatakan, beras premium yang mahal kini mulai stabil di harga Rp 15.000 per kg, dan beras medium Rp 14.000 per kg. 

Selain itu, harga telur ayam ras pekan ini juga mengalami penurunan agak drastis, menjadi Rp 28.000 per kg, setelah pekan lalu mencapai Rp 31.000 per kg. Sedangkan telur ayam kampung stabil di harga Rp 48.000 per kg.

“Mulai stabilnya harga-harga di pasar ini sangat terkait dengan stok dan permintaan konsumen. Di awal puasa, ada kecenderungan peningkatan permintaan konsumen. Memasuki pertengahan Ramadhan, permintaan mulai stabil, sehingga harga pun mulai landai,” jelasnya, Selasa (26/03/2024).

Selain telur, komoditas yang juga mengalami penurunan harga adalah cabai, baik cabai merah besar maupun cabai rawit. Untuk cabai merah besar, harganya dibandrol Rp 40.000 per kg. Harga itu turun drastis dibandingkan beberapa pekan sebelumnya yang mencapai Rp 75.000 per kg. Kemudian untuk cabai rawit, pekan ini harganya Rp 27.000 per kg. Jauh di bawah harga beberapa pekan lalu yang mencapai Rp 65.000 per kg.

“Kalau cabai memang harganya sangat fluktuatif. Pekan ini harganya turun karena di sentra penghasil cabai, banyak yang masuk masa panen,” ujarnya.

Sedangkan untuk komoditas lain, harganya relatif stabil. Harga gula pasir tetap Rp 17.000. Untuk harga minyak goreng curah Rp 17.000 per kg. Untuk minyakita Rp 15.000 per botol 1 liter. Sedangkan minyak goreng premium harganya Rp 38.000 per kemasan 2 liter.

“Harga-harga ini bisa saja berubah. Biasanya nanti menjelang lebaran, karena berkaitan dengan pola konsumsi masyarakat. Yang penting jangan ada aksi borong. Belanja sewajarnya, karena stok tetap aman selama puasa dan lebaran,” ujarnya.

Selain itu, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan Sumenep secara rutin melakukan pemantauan harga sembako di Pasar Anom baru sebagai pasar induk, dan Pasar Bangkal sebagai pembanding. smp-01/dsy

Berita Terbaru

Anggaran Puluhan Miliar, Perbaikan Jalan Baik di Ponorogo Hanya Bertambah 2,5 Hingga 4 Persen

Anggaran Puluhan Miliar, Perbaikan Jalan Baik di Ponorogo Hanya Bertambah 2,5 Hingga 4 Persen

Rabu, 15 Jul 2026 17:31 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 17:31 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mengalokasikan anggaran jumbo berkisar Rp 80 hingga Rp 90 miliar untuk proyek perbaikan…

Dugaan Korupsi Anggaran Desa Mliriprowo, Kejari Sidoarjo Sudah Kantongi Bakal Calon Tersangka

Dugaan Korupsi Anggaran Desa Mliriprowo, Kejari Sidoarjo Sudah Kantongi Bakal Calon Tersangka

Rabu, 15 Jul 2026 16:48 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 16:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo memastikan sudah mengantongi nama bakal calon tersangka dalam kasus dugaan korupsi anggaran…

TMMD di Lamongan Fokus Pada Percepatan dan Pemerataan Pembangunan Desa

TMMD di Lamongan Fokus Pada Percepatan dan Pemerataan Pembangunan Desa

Rabu, 15 Jul 2026 16:45 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 16:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026 resmi dibuka oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi melalui upacara, Rabu…

Rokok Ilegal di Lamongan Terus Diburu, Petugas Berhasil Sita 3.040 Batang

Rokok Ilegal di Lamongan Terus Diburu, Petugas Berhasil Sita 3.040 Batang

Rabu, 15 Jul 2026 16:43 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 16:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Peredaran rokok ilegal di Lamongan menjamur. Hal itu terbukti dengan keberhasilan petugas mengamankan 3.040 rokok tanpa cukai itu…

Bank Madiun Tinggal Tunggu Izin Dari OJK Untuk Bertranformasi Ke Perseroda 

Bank Madiun Tinggal Tunggu Izin Dari OJK Untuk Bertranformasi Ke Perseroda 

Rabu, 15 Jul 2026 16:23 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 16:23 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Transformasi Bank Madiun dari Perumda menjadi Perseroda ( PT BPR Bank Daerah Kabupaten Madiun) tinggal tunggu izin operasional dari …

Masih Tunggu Sarana dari Pusat, 159 KDKMP di Ponorogo Belum Beroperasi

Masih Tunggu Sarana dari Pusat, 159 KDKMP di Ponorogo Belum Beroperasi

Rabu, 15 Jul 2026 15:46 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Meski sejumlah ratusan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Ponorogo rampung di bangun, namun Pemerintah…