Hanya 130 Juta, UPT Keramik di Malang Perlu Dukungan Pemprov Jatim

author Riko Abdiono

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Komisi B DPRD Jatim saat meninjau langsung UPT Pengembanganan Mutu Produk Industri dan Teknologi Kreatif Disperindag Jatim di Malang, Selasa (26/03/2024). SP/ Riko
Komisi B DPRD Jatim saat meninjau langsung UPT Pengembanganan Mutu Produk Industri dan Teknologi Kreatif Disperindag Jatim di Malang, Selasa (26/03/2024). SP/ Riko

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Komisi B DPRD Jawa Timur mulai mencari terobosan agar aset dan kantor- kantor milik Pemprov Jawa Timur semakin bermanfaat secara ekonomi. Kali ini Komisi yang membidangi perekonomian ini melihat langsung UPT Pengembangan Mutu Produk Industri dan Teknologi Kreatif Malang dengan sub Unit kerajinan Keramik di Kota Malang milik Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur.

Habib Mahdi Wakil Ketua Komisi B DPRD Jatim mengatakan, UPT dinas selayaknya bisa menjadi alternatif mendongkrak pendapatan daerah. Terlebih Disperindag merupakan pengungkit utama Ekonomi yg bisa menghasilkan PAD.

“Kami melihat UPT dibawah dinas memiliki potensi besar untuk kita genjot menjadi alternatif pendapatan asli daerah,” jelas Mahdi, di Malang UPT Pengembangan Mutu Produk Industri dan Teknologi Kreatif Disperindag Jatim, di Malang, Selasa (26/03/2024).

Kepala Disperindag Jatim, Iwan S.Hut mengatakan aset di UPT ini perlu dilakukan Optimalisasi pengelolaan aset di UPT yang memilik sub unit keramik dan batik ini. Karena sejauh ini UPT yang terletak di lokasi strategis ini hanya memiliki 10 orang Pegawai. Dengan capaian PAD tahun 2023 sebesar 120 juta dan target 2024 sebesar 130 juta.

“Tahun 2024 target PAD kami di UPT Malang ini sebesar 130 juta namun Sampai bulan Maret ini sudah tercapat 80jt. Sehingga kami optimis dapat melebih target PAD di tahun 2024,” jelas Iwan yang megatakan UPT sub Unit keramik ini adalah Satu satunya dari 9 UPT Keramik eks Kanwil Indag RI yang masih beroperasi di Indonesia.

Sementara itu, Agus Dono Wibawanto Anggota Komisi B DPRD Jatim menilai perlu ada inovasi pengembangan UPT sub unit keramik ini dalam memfasilitasi pelakuk industri kecil menengaj (IKM) kemarik di Malang. Ia mencobtohkan, Daerah Dinoyo Malang, tahun 1980-an terkenal dengan produksi Keramik asli Malang. Hasil kerajinan keramik dari IKM ini salah satunya bisa digunakan untuk souvenir l oleh wisatawan yang berkunjung ke Jatim atau Malang.

“Kita kalau ke luar negeri, oleh travel guide nya pasti diajak ke sentra sentra kerajinan lokal, disana mau tak mau harus beli sebagai oleh oleh pertanda kita pernah datag ke tempat itu. Nah ini bisa dicontoh oleh Kota Malang, arahkan wisatawan ke sentra kerajinan Keramik,” cetus politisi Demokrat asli Malang ini.

Terkait PAD yang masih sedikit, Agus Dono menilai, saat ini ketika ada sesuatu yang merosot seharusnya dihidupkan dan ditingkatkan. Bukan malah dikurangi perhatiannya atau malah dimatikan.

“Bila perlu dikerjasamakan, dikasih anggaran dan di BLUD kan, sehingga bisa melibatkan pihak ketiga. Justru ini nanti pengungkitnya luar biasa, upt keramik ini jangan sampai dimatikan,” usulnya lagi.

Senada, Hadinuddin Anggota Komisi B DPRD Jatim mengatakan banyak yang masih perlu diperbaiki dari UPT Disperindag yang berlokasi di tengah Kota Malang ini. Mulai dari manajemen SDM nya, pengaturan cahflow nya sampai bagaikana cara pemasaran produk IKM keramik ini.

“Ini kan lembaga percontohan, UPT sebagai pembina IKM. Kalau pembina tidak produktif bagaimana IKM bisa produktif?, maka perlu strategi jangka pendek dan panjang supaya IKM bisa lebih produktif,” jelas politisi Partai Gerindra ini yang berharap ada inovasi dan dukungan dari Pemprov Jatim agar UPT ini dapat menjadi ujung tombak tumbuhnya ekonomi di daerah. rko

Berita Terbaru

Demo Tolak BBM Naik 

Demo Tolak BBM Naik 

Kamis, 11 Jun 2026 20:15 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Jumat hari ini (12/6), jadwalkan demo tolak BBM naik. Aksi demonstrasi mahasiswa dari BEM UI itu…

BGN Dituntut Kembalikan Rp218,2 Miliar, Nanik S Deyang, Tolak

BGN Dituntut Kembalikan Rp218,2 Miliar, Nanik S Deyang, Tolak

Kamis, 11 Jun 2026 20:08 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Seorang pengusaha asal Sukabumi H Mujazin menuntut pengembalian dana sekitar Rp218,2 miliar yang disetorkan sebagai talangan untuk…

CIMB, Anggap Kepercayaan Investor Asing ke RI Merosot

CIMB, Anggap Kepercayaan Investor Asing ke RI Merosot

Kamis, 11 Jun 2026 20:04 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:04 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bank terbesar kedua di Malaysia, CIMB Group Holdings, menilai ini merupakan waktu yang tepat untuk berinvestasi di Indonesia meski saat ini…

Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026

Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026

Kamis, 11 Jun 2026 18:54 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 18:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Menyambut momentum bulan Muharram atau yang dikenal masyarakat Jawa sebagai bulan Suro, Polres Gresik memperkuat koordinasi bersama b…

Pangkalan AS di Bahrain, Diserang Iran

Pangkalan AS di Bahrain, Diserang Iran

Kamis, 11 Jun 2026 18:51 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 18:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Iran dilaporkan telah melancarkan serangan ke pangkalan AS di Bahrain. Dilansir kantor berita AFP, Kamis (11/6/2026), media Iran…

Terkuat Persekongkolan Jenderal Polisi (Purn) Sony Sonjaya, dengan Pihak Swasta

Terkuat Persekongkolan Jenderal Polisi (Purn) Sony Sonjaya, dengan Pihak Swasta

Kamis, 11 Jun 2026 18:46 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 18:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejagung menetapkan tersangka baru dalam kasus korupsi penyimpangan program Makan Bergizi Gratis atau MBG di Badan Gizi Nasional…