Pasokan Migor Curah Menipis, Kemendag: Masih Mencukupi, Bisa Pakai ‘Second Brand’

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Produsen minyak goreng curah di salah satu pasar tradisional. SP/ JKT
Ilustrasi. Produsen minyak goreng curah di salah satu pasar tradisional. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengakui pasokan minyak goreng (migor) curah sedang menipis di pasaran menjelang lebaran tahun 2024. Hal itu dikarenakan pasokan dalam negeri atau Domestic Market Obligation (DMO) juga tengah menurun.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Isy Karim, penurunan DMO tersebut disebabkan oleh terjadinya pelemahan permintaan di luar negeri, sehingga terjadi penurunan angka DMO.

DMO merupakan syarat yang pelaku usaha harus penuhi sebelum mengekspor minyak goreng. Pengusaha diwajibkan mengalokasikan terlebih dahulu untuk dalam negeri, baru bisa mengekspor.

Isy mengatakan, DMO lebih banyak disalurkan dalam bentuk curah sekitar 60 persen, sisanya 40 persen dalam bentuk kemasan minyak goreng Minyakita. Meski demikian, Isy mengatakan bahwa masyarakat masih bisa mendapat minyak goreng premium, walaupun harganya dinilai masih kurang terjangkau.

"Dengan adanya penurunan DMO ini memang terlihat ada sedikit mulai berkurangnya pasokan ke pasar terkait dengan minyak goreng DMO," ujarnya, Kamis (28/03/2024).

Sehingga, masyarakat bisa membeli minyak goreng premium "second brand". Jadi maksudnya, para produsen minyak goreng premium ini juga memproduksi minyak goreng premium dengan harga lebih murah dan warga bisa membeli minyak goreng tersebut.

"Kalau Tropical produksi dari BKP, Bina Karya Prima, di bawahnya ada second brand merek Fitri. Harganya berselisih antara Minyakita dan premium. Jadi, masyarakat masih ada pilihan menggunakan minyak itu apabila di pasar ada kekurangan," tutur Isy.

"Jadi, apabila terjadi penurunan DMO, ini tidak terlalu mengkhawatirkan stok untuk masyarakat. Ketersediaan minyak goreng dalam jumlah yang sangat mencukupi," kata Isy.

Diketahui, berdasarkan data Kementerian Perdagangan, realisasi DMO per Februari 2024 sebesar 123.536 ton. Capaian tersebut hanya 41,2 persen dari target pemenuhan 300 ribu ton per bulan.

"Sisi positifnya proporsi Minyakita terjaga di atas 40 persen dengan proporsi minyak goreng curah 56.992 ton dan Minyakita 66.550 ton dari total pasokan," kata Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu.

Maka dari itu, Menteri Perdagangan (Mendag) Zulhas mengatakan bahwa pihaknya bersama Kementerian dan Lembaga (K/L) terkait telah mengundang produsen minyak goreng untuk membahas hal ini.

Pemerintah meminta produsen tetap memenuhi distribusi DMO sesuai alokasi masing-masing perusahaan, terutama dalam rangka mengantisipasi meningkatnya permintaan jelang Lebaran 2024.

"Target DMO pada momen puasa [dan] Idul Fitri tetap 300 ribu ton dan Kemendag bersama K/L akan melakukan pengawasan terpadu lebih intensif untuk memastikan program minyak goreng rakyat terimplementasi dengan baik di lapangan," ujar Zulhas. jk-06/dsy

Berita Terbaru

Perkuat Sinergi Antar BPD, Bank Jatim dan Bank NTT Jalin Kerja Sama Layanan Jasa Remitansi Kemitraan

Perkuat Sinergi Antar BPD, Bank Jatim dan Bank NTT Jalin Kerja Sama Layanan Jasa Remitansi Kemitraan

Kamis, 23 Jul 2026 20:20 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 20:20 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat transformasi digital dan kolaborasi strategis antar Bank…

Antusiasme Tinggi, Ribuan Pelanggan Jawa Timur Nikmati Promo Tambah Daya PLN

Antusiasme Tinggi, Ribuan Pelanggan Jawa Timur Nikmati Promo Tambah Daya PLN

Kamis, 23 Jul 2026 20:16 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 20:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Program promo tambah daya listrik bertajuk “Semangat Baru Makin Berdaya” mendapat sambutan positif dari masyarakat Jawa Timur. Hingga 2…

Putus Rantai Distribusi, Satpol PP Kota Kediri Edukasi Puluhan Pedagang Kelontong Soal Bahaya Rokok Ilegal

Putus Rantai Distribusi, Satpol PP Kota Kediri Edukasi Puluhan Pedagang Kelontong Soal Bahaya Rokok Ilegal

Kamis, 23 Jul 2026 18:59 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Kediri menggelar sosialisasi ketentuan di bidang cukai kepada puluhan pedagang kelontong…

Ratusan Petarung dari Berbagai Daerah Bakal Berlaga di Adu Wani MMA Piala Walikota Madiun 2026

Ratusan Petarung dari Berbagai Daerah Bakal Berlaga di Adu Wani MMA Piala Walikota Madiun 2026

Kamis, 23 Jul 2026 18:01 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 18:01 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - 200 petarung mixer martial arts (MMA) bakal berlaga dalam kejuaraan Adu Wani piala walikota Madiun 2026 pada tanggal 24-25 Juli di A…

10 Saksi Dihadirkan Dalam Persidangan Lanjutan Kasus Maidi, Sri Kayatin Kembali Dihadirkan 

10 Saksi Dihadirkan Dalam Persidangan Lanjutan Kasus Maidi, Sri Kayatin Kembali Dihadirkan 

Kamis, 23 Jul 2026 17:59 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 17:59 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- 10 saksi dari pihak swasta dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam sidang lanjutan kasus …

Desak Pemulihan PJU Pantura, PK PMII Sunan Drajat Serahkan Policy Brief ke Wabup Lamongan

Desak Pemulihan PJU Pantura, PK PMII Sunan Drajat Serahkan Policy Brief ke Wabup Lamongan

Kamis, 23 Jul 2026 17:28 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 17:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Ratusan titik penerangan jalan umum (PJU) di wilayah Pantura, khususnya Kecamatan Paciran dan Brondong diketahui sudah tidak bisa…