Wakil Ketua DPRD Surabaya: Toleransi Antar Umat Beragama Harus Diperkuat

author Al Qomaruddin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua DPRD Surabaya AH Thony
Wakil Ketua DPRD Surabaya AH Thony

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Pada bulan suci Ramadhan banyak bertepatan dengan hari-hari besar keagamaan seperti Pasca. Dimana keharmonisan antar umat beragama sangat tampak di Surabaya.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya memberikan apresiasi dan dukungan penuh atas upaya yang telah dilakukan Pemerintah Kota Surabaya untuk memperkuat nilai toleransi antar umat beragama di Surabaya.

Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya A.H Thony mengatakan, langkah Pemkot Surabaya dengan menyediakan ruang khusus bagi setiap perayaan hari raya keagamaan menjadi tanda bahwa Surabaya menjadi kota paling toleran bagi umat beragama di Jawa Timur.

"Saya merasa Pemkot sudah menghadirkan kesetaraan bagi setiap pemeluk agama dengan menggelar perayaan-perayaan, itu menunjukkan kesadaran toleransi yang tinggi," ungkap Thony di Surabaya, Senin (2/4).

Sejauh ini, lanjutnya, Pemkot terus bersinergi dengan berbagai pihak untuk merespon kegundahan masyarakat masalah toleransi. Pendirian rumah ibadah tidak lagi menjadi polemik antar warga masyarakat, semua bisa menerima dan hidup rukun berdampingan.

“Bahkan sekarang sudah ada kemudahan, tidak seperti yang dulu. Ini menunjukkan bahwa Pemkot memberi kesempatan yang sama dalam membangun tempat ibadah,” katanya.

Untuk menjaga keharmonisan di tengah kemajemukan dalam bermasyarakat, Pemkot Surabaya membangun Kampung Pecinan Kembang Jepun dan Ampel yang berada di distrik Surabaya Utara. Di kawasan tersebut, seluruh masyarakat dengan latar belakang etnis Jawa, Madura, Tionghoa, serta Arab hidup berbaur dan berdampingan.

Meski berbeda etnis dan keyakinan, warga setempat tetap hidup berdampingan dan saling menghormati. Bahkan, di kawasan itu, berdiri sejumlah rumah ibadah yang jaraknya tak lebih dari 1 kilometer (km). Sejumlah rumah ibadah itu meliputi kelenteng, gereja, masjid, dan wihara.

Salah satu contoh toleransi beragama sangat kental juga terlihat di Royal Residence Wiyung, Surabaya. Di sana terdapat 6 tempat ibadah dengan 6 agama berbeda yang berdampingan dengan jarak hanya 2 meter.

Ke-6 tempat ibadah itu ada Masjid Muhajirin untuk umat Islam, Vihara Buddhayana untuk umat Budha, Kapel Santo Yustinus untuk umat Katolik, Klenteng Ba De Miao untuk umat Konghucu. Kemudian Pura Sakti Raden Wijaya untuk umat Hindu dan GKI Wiyung Royal Residence untuk umat Kristen.

Dan sebagai bentuk saling menghormati, setiap perayaan hari besar keagamaan seperti pada momentum perayaan Natal dan Imlek, selalu dipasang ornamen di berbagai tempat di Surabaya. Di Balai Kota, Alun-alun Surabaya, Jembatan Sawunggaling, trotoar depan monumen Bambu Runcing, di sejumlah lokasi dan jalan-jalan utama Kota Surabaya dipasang sejumlah ornamen yang melambangkan kerukunan beragama.

Dan terbaru adalah kegiatan pawai Ogoh-ogoh, saat peringatan Hari Raya Nyepi 1 Saka 1946 yang digelar di kawasan Balai Kota Surabaya, pada Minggu (10/3/2024) yang lalu. Ogoh-ogoh itu diarak melalui sejumlah jalan, yakni Jalan Wali kota Mustajab-Jalan Sedap Malam-Jalan Jimerto-Jalan Jaksa Agung Suprapto.

Berkaca dari kerukunan tersebut, Pemkot mengajak seluruh masyarakat untuk terus mengumandangkan bahwa Surabaya adalah kota yang terbuka bagi seluruh golongan dan agama.

"Capaian ini saya rasa tidak sekadar kerja keras dari pemkot, tetapi juga Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) yang sudah kerja keras," kata AH. Thony.

Thony optimistis penghargaan yang diberikan pemerintah kepada setiap pemeluk agama, bisa menjadi investasi bagi Kota Surabaya. Sebab, kegiatan itu diyakini A.H Thony mampu menghadirkan dampak berkesinambungan, baik itu pada aspek sosial, budaya, dan perekonomian masyarakat."Artinya sebagai pemerintah wajib mengayomi seluruh warganya," katanya

Politisi partai Gerindra ini berharap perayaan peringatan hari raya keagamaan bisa konsisten digelar oleh pemkot. "Ini perlu diteruskan dan dievaluasi sehingga bisa lebih baik lagi untuk tahun-tahun selanjutnya," kata A.H Thony.

Dia meyakini langkah pemerintah kota juga sejalan dengan keinginan seluruh warga Surabaya karena kerukunan antar-umat merupakan tugas seluruh masyarakat.

“Ini demi terciptanya stabilisasi kota dan kerukunan antar umat, sehingga masyarakat madani bisa dicapai lebih cepat tercapai," pungkas Thony. Alq

Berita Terbaru

Usai Keluarga Maidi, Kini Sekwan DPRD Kota Madiun Dipanggil KPK 

Usai Keluarga Maidi, Kini Sekwan DPRD Kota Madiun Dipanggil KPK 

Kamis, 07 Mei 2026 20:48 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 20:48 WIB

‎‎SURABAYA PAGI, Madiun – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Sekretaris DPRD Kota Madiun, Misdi sebagai saksi dalam pengembangan kasus dugaa…

Sidang Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi, Saksi Ungkap Dugaan Dana Asrama Dipakai Beli Tanah

Sidang Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi, Saksi Ungkap Dugaan Dana Asrama Dipakai Beli Tanah

Kamis, 07 Mei 2026 19:29 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya kembali melanjutkan sidang perkara dugaan korupsi dana hibah P…

Fertilitas Jatim di Bawah Ambang Ideal, BPS Soroti Ancaman Krisis Tenaga Produktif

Fertilitas Jatim di Bawah Ambang Ideal, BPS Soroti Ancaman Krisis Tenaga Produktif

Kamis, 07 Mei 2026 19:03 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 19:03 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Tren penurunan angka kelahiran di Jawa Timur kian terlihat dalam beberapa tahun terakhir. Data terbaru Badan Pusat Statistik m…

Kasus Pemecatan Guru di Jombang Memanas, Lia Istifhama Soroti Objektivitas dan Marwah Profesi

Kasus Pemecatan Guru di Jombang Memanas, Lia Istifhama Soroti Objektivitas dan Marwah Profesi

Kamis, 07 Mei 2026 18:57 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 18:57 WIB

SurabayaPagi, Jombang – Polemik pemecatan guru di Indonesia kembali menjadi perhatian publik. Sejumlah kasus yang mencuat belakangan ini menunjukkan beragam a…

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen, Tertinggi se-Jawa, Khofifah Soroti Ketahanan di Tengah Krisis Global

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen, Tertinggi se-Jawa, Khofifah Soroti Ketahanan di Tengah Krisis Global

Kamis, 07 Mei 2026 18:51 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 18:51 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut pertumbuhan ekonomi Jawa Timur pada Triwulan I Tahun 2026 yang mencapai 5,96 p…

Ekonomi Biru Jadi Fokus, Khofifah Soroti Peran SDM Maritim untuk Daya Saing Global

Ekonomi Biru Jadi Fokus, Khofifah Soroti Peran SDM Maritim untuk Daya Saing Global

Kamis, 07 Mei 2026 18:46 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 18:46 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa penguatan sumber daya manusia (SDM) maritim unggul dan pengembangan e…