Ritual Pertobatan Umat Budha, Maha Vihara Dayin Jakarta Barat Gelar Festival Ching Ming Ciek

author Arlana Chandra Wijaya

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Jakarta - Umat Budha di Jakarta Barat menggelar ritual pertobatan pada acara Ching Ming Ciek di Maha Vihara Dayin Jakarta Barat selama tiga hari.

Festival Ching Ming Ciek yang digelar 4 sampai 6 April 2024 ini mengandung makna pertobatan atas semua karma yang dilakukan umat Budha baik yang disengaja maupun tidak sengaja.

“Pertobatan Satya Buddha yang ada di dalam Tantrayana Satya Buddha ini adalah salah satu pertobatan di dalam agama Budha, dan pertobatan ini langsung di Tulis Oleg Mahaguru Ling Seng Fo sendiri,” ucap Suwito Mulyadi selaku pemilik rumah duka Grand Heaven Surabaya dalam keterangan tertulis. Senin (8/4/2024).

Suwito menerangkan, pertobatan yang dilakukan harus dilakukan dengan tulus dan bersungguh-sungguh seperti dalam ajaran Buddha Tantrayana.

“Dalam perobatan Satya Buddha kita Bernamaskara menyebut nama-nama besar Buddhadan Boddhisattva dari silsilah Zhenfo Song,” ujarnya.

Di dalam festival Ching Ming Ciek ini para umat dan keluarga partisipan bisa mendaftarkan nama leluhur dan anggota keluarga mereka untuk didoakan seperti dalam ritual Cheng Beng yang digelar di hari kedua.

Suwito meyakini, dalam ritual Puja Api Homa dengan Yidam Ksitigharbha Bodhistva di ajaran Budha mempunyai makna sangat mendalam. Karena menyeberangkan atau menyelamatkan arwah yang dikenal sebaga Chaudu.

“Di dalam agama Buddha Bodhisatva yang mempunyai ikral anYg sangat agung yaitu tidak akan mencapai keBuddhaan sebelum neraka kosong. Dengan sebutan Namo DaYuan Dijangwang Phusa,” tuturnya.

Di hari ketiga sebagai rangkaian penyempurnaan festival Ching Ming Ciek ditutup dengan pelafalan Sutra Amitabha Buddha dan memercikan beras dan air Amirta Kepada semua Mahluk yang tidak terlihat.

“Makluk yang berada di alam setan kelaparan, dan pada jam 19.00 kita mengadakan Puja Api homa Trini Arya Sukhavatiloka, ritual Chaudu Puja Api Homa Sendiri di kenal hanya ada di dalam ajaran Buddha Tantrayana,” pungkasnya. Byb

Berita Terbaru

Dugaan Pelanggaran Ruang Laut di JIIPE Gresik Disorot, Potensi Sanksi Menanti Hasil Supervisi

Dugaan Pelanggaran Ruang Laut di JIIPE Gresik Disorot, Potensi Sanksi Menanti Hasil Supervisi

Selasa, 05 Mei 2026 14:50 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 14:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Penanganan kasus dugaan pelanggaran pemanfaatan ruang laut tanpa izin Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (…

Terus Dikebut untuk Petani, Pembangunan Bendungan Bagong di Trenggalek Sudah Rampung 59 Persen

Terus Dikebut untuk Petani, Pembangunan Bendungan Bagong di Trenggalek Sudah Rampung 59 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 14:46 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 14:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Menindaklanjuti khususnya petani di Trenggalek bisa merasakan manfaat Bendungan Bagong menjelang musim kemarau ekstrem (fenomena…

Perkuat Kamtibmas, Wali Kota Mojokerto Tekankan Pentingnya Sinergi Satlinmas di Tingkat Kelurahan

Perkuat Kamtibmas, Wali Kota Mojokerto Tekankan Pentingnya Sinergi Satlinmas di Tingkat Kelurahan

Selasa, 05 Mei 2026 14:16 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 14:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menegaskan pentingnya peran Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) sebagai garda terdepan …

Sinergi Pemkot Mojokerto – IPPAT, Permudah Investasi dan Tambah PAD untuk Kesejahteraan Warga

Sinergi Pemkot Mojokerto – IPPAT, Permudah Investasi dan Tambah PAD untuk Kesejahteraan Warga

Selasa, 05 Mei 2026 14:10 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 14:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto memperkuat sinergi dengan Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) sebagai langkah strategis untuk…

Masuki Musim Kemarau, Pembangunan Sumur Bor di Plandaan Jadi Solusi Krisis Air bagi Petani

Masuki Musim Kemarau, Pembangunan Sumur Bor di Plandaan Jadi Solusi Krisis Air bagi Petani

Selasa, 05 Mei 2026 13:45 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 13:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Memasuki musim kemarau (fenomena El Nino) yang ekstrem, kini sebanyak empat titik sumur bor telah dibangun dari total sepuluh titik…

Jelang Idul Adha, Harga Kambing Melonjak Rp3 Juta dan Sapi Rp20 Juta di Pasar Hewan Ngawi

Jelang Idul Adha, Harga Kambing Melonjak Rp3 Juta dan Sapi Rp20 Juta di Pasar Hewan Ngawi

Selasa, 05 Mei 2026 13:31 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 13:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Jelang Hari Raya Idul Adha menjadi momentum bahagia bagi para peternak dan penjual hewan kurban berupa sapi dan kambing di Pasar…