Heboh Ceramahnya Dituding Sindir Rhoma Irama, Ning Umi Laila: ‘Namung Salah Paham Mawon’

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ning Umi Laila. SP/ JKT
Ning Umi Laila. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Baru-baru ini media sosial dihebohkan adanya potongan video ceramah Ning Umi Laila yang dianggap menyindir dan menggunjingkan Rhoma Irama.

Dalam potongan video yang beredar tersebut, Ning Umi Laila yang membahas bahaya narkoba. Ia kemudian mengaitkannya dengan anak Rhoma Irama yang pernah tersandung kasus narkoba.

"Ada orang sering gembar-gembor jangan narkoba, jangan pake sabu-sabu, tapi ternyata secara tidak langsung, nggak sengaja, anaknya pakai narkoba. Siapa, Bu? Oh, kalo nggak salah? Rhoma Irama," kata Ning Umi Laila dalam Bahasa Jawa, Jumat (19/04/2024).

Umi Laila lebih lanjut juga menerangkan bahwa padahal sebagai pedangdut, Rhoma Irama kerap membuat lagu yang penuh dengan makna, namun malah kecolongan di kasus narkoba Ridho Rhoma. 

"Padahal, maaf, Rhoma Irama itu lagunya bagus-bagus, Bu, banget, semua lagunya itu punya makna tersirat, maksudnya itu blak-blakan, jangan narkoba, dia bisa menghancurkan hidupmu, tapi ternyata kecolongan," lanjutnya.

Sontak, sejumlah warganet pun menilai ucapan Ning Umi Laila kurang pantas karena menggunjingkan orang lain. Ning Umi Laila bahkan dinilai tidak mencerminkan sifat seorang pendakwah.

Dihujat, Ning Umi Laila Beri Klarifikasi

Menyusul kritikan warganet, Ning Umi Laila memberikan klarifikasi. Ia menegaskan bahwa banyak yang salah paham dalam menelan perkataannya terkait Rhoma Irama.

"Sebenarnya niku namung salah paham mawon, cuma dari kulo-nya juga kelinthu (sebenarnya itu cuma salah paham saja, cuma dari saya-nya memang keliru)," kata Ning Umi Laila.

"Dados pripun mboten nopo-nopo (Jadi bagaimana, ya, tidak apa-apa)," pungkasnya.

Diketahui, selama ini, Ning Umi Laila merupakan ustadzah yang viral di sejumlah media sosial. Ia memiliki suara merdu hingga kerap viral sholawatan dirinya viral.

Pendakwah alumni UIN Sunan Ampel Surabaya tersebut, diketahui sering memadukan bahasa Indonesia dengan Bahasa Jawa halus, bahkan tak jarang Laila menggunakan bahasa khas Surabaya dalam menyampaikan pesan dakwahnya. jk-07/dsy

Berita Terbaru

Gelombang Tinggi hingga 2,5 Meter: Nelayan di Teluk Prigi Tunda Aktivitas Melaut

Gelombang Tinggi hingga 2,5 Meter: Nelayan di Teluk Prigi Tunda Aktivitas Melaut

Selasa, 16 Jun 2026 11:40 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 11:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Akibat fenomena gelombang tinggi di laut selatan yang mencapai sekitar 2,5 meter membuat mayoritas nelayan di kawasan pesisir…

Advokat Edy Surati Pemkot, Minta Izin JPC Tak Diterbitkan

Advokat Edy Surati Pemkot, Minta Izin JPC Tak Diterbitkan

Selasa, 16 Jun 2026 11:36 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 11:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Upaya PT Jatim Parkir Center (JPC) memperpanjang izin parkir di Jalan dr. Soetomo terancam menemui jalan buntu. Pengacara Edy S…

Hadir di Tengah Masyarakat Terdampak Musibah, Pemkab Sumenep Gerak Cepat Salurkan Bantuan Korban Kebakaran

Hadir di Tengah Masyarakat Terdampak Musibah, Pemkab Sumenep Gerak Cepat Salurkan Bantuan Korban Kebakaran

Selasa, 16 Jun 2026 11:31 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 11:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) bersama Badan…

Tradisi Larung Tumpeng di Laut, Wujud Syukur Nelayan Pacitan Sambut 1 Muharam

Tradisi Larung Tumpeng di Laut, Wujud Syukur Nelayan Pacitan Sambut 1 Muharam

Selasa, 16 Jun 2026 11:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 11:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pacitan - Ratusan nelayan dan masyarakat di Pacitan, menggelar Larung Tumpeng di perairan Samudera Indonesia, sebagai tradisi pergantian…

Tradisi Jamasan Pusaka, Bentuk Penghormatan Warisan Leluhur Sambut 1 Suro

Tradisi Jamasan Pusaka, Bentuk Penghormatan Warisan Leluhur Sambut 1 Suro

Selasa, 16 Jun 2026 11:18 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 11:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sejumlah masyarakat Jawa masih melestarikan tradisi jamasan pusaka sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan budaya leluhur,…

Temukan Potensi Warisan Budaya, Pemkab Trenggalek Identifikasi Struktur Bata Kuno di Kamulan

Temukan Potensi Warisan Budaya, Pemkab Trenggalek Identifikasi Struktur Bata Kuno di Kamulan

Selasa, 16 Jun 2026 10:52 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 10:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sebagai bagian dari upaya pelestarian potensi warisan budaya yang berada di wilayah Kabupaten Trenggalek, saat ini Pemerintah…