2 Rumah di Blitar Dibobol Maling saat Ditinggal Mudik, Pelaku Terekam CCTV

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Polisi saat melakukan olah TKP. SP/Lestariono
Polisi saat melakukan olah TKP. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Dua rumah di komplek perumahan Singgasana Rama Kelurahan Klampok Kec Sananwetan Kota Blitar di obok-obok maling. Akibatnnya kedua korban pemilik rumah alami kerugian jutaan rupiah, kini kasus masih dalam penyelidikan Polres Blitar Kota.

Menurut keterangan Kasi Humas Polres Blitar Kota Iptu Samsul Anwar pada wartawan Jumat (19/4) siang, kejadian tersebut terjadi berlainan waktu dan tanggal, kedua korban baru mengetahui setelah kembali dari mudik.

"Kejadian pertama di rumah korban di Jln Sulawesi Blok D II, awal diketahui korban Windi (34) ketika kembali dari mudik tanggal 12 April sekitar pukul 23.40 melihat kamera CCTV yang dipasang pada dinding rumahnya tidak ada, selanjutnya korban bersama suaminya melakukan pengecekan barang-barang miliknya, sekaligus melihat hasil rekaman kamera terlihat ada seseorang berjenis laki laki, dan terekam hari Jumat (12/4) pukul 18.00, sebelum korban kembali mudik," kata Iptu Samsul.

Juga mantan Kanit Dikyasa Sat Lantas Polres Blitar Kota ini juga menyampaikan, selain korban Windi, aksi pencurian juga dialami oleh Svetlana (42) warga yang sama di Perum Singgasana Rama lain Blok, diketahui pada hari Senin (15/4) sepulang dari mudik, ketika melihat jendela rumah tercongkel, dan diketahui laci meja terbuka,  sejumlah uang hilang termasuk  barang berharga lainya, sampai parfum seharga Rp 700 ribu pun hilang dari lemarinya.

"Kini masih dalam penyelidikan Satreskrim bersama Polsek Sananwetan, kedua korban melapor ke Polsek Sananwetan hari Rabu (17/4) sore, dalam olah TKP diduga pelaku bobol plafon perumahan, ya kemungkinan pelakunya sama di dua rumah tersebut," pungkas Iptu Samsul Anwar pada wartawan. Les

Berita Terbaru

Kuasa Hukum Korban Ungkap Dugaan Pola Kedekatan Berulang Sebelum Peristiwa di Hotel

Kuasa Hukum Korban Ungkap Dugaan Pola Kedekatan Berulang Sebelum Peristiwa di Hotel

Selasa, 15 Sep 2026 10:07 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 10:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Persidangan perkara dugaan pencabulan terhadap anak dengan terdakwa Jan Leon di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya mengungkap fakta b…

Srikandi Muncul di Sidang, Maidi Mengaku Tak Tahu Permintaan Bantuan

Srikandi Muncul di Sidang, Maidi Mengaku Tak Tahu Permintaan Bantuan

Selasa, 15 Sep 2026 09:00 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 09:00 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun - Nama Srikandi, kelompok pendukung Maidi, muncul dalam sidang perkara dugaan korupsi di Pengadilan Tipikor Surabaya. Namun, ketika jaksa…

RI Mulai Ekspor Bawang Merah

RI Mulai Ekspor Bawang Merah

Selasa, 15 Sep 2026 07:23 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 07:23 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan melepas ekspor bawang merah Brebes ke Thailand dari fasilitas Controlled Atmosphere Storage…

Seorang Direktur PT di Jakarta, Tersangkut Perkara Pajak

Seorang Direktur PT di Jakarta, Tersangkut Perkara Pajak

Selasa, 15 Sep 2026 07:17 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 07:17 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jakarta Pusat melalui Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Perpajakan menyerahkan…

Tahun Depan, Gaji PPPK Ditanggung Pusat

Tahun Depan, Gaji PPPK Ditanggung Pusat

Selasa, 15 Sep 2026 07:14 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 07:14 WIB

SURABAYAPAGI.com - Gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang selama ini menjadi tanggungan pemerintah daerah (Pemda),mulai tahun depan dan…

LOCUS DAN TEMPUS, TAK DIUNGKAP LOGIS OLEH JPU

LOCUS DAN TEMPUS, TAK DIUNGKAP LOGIS OLEH JPU

Selasa, 15 Sep 2026 07:11 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 07:11 WIB

Kajari Surabaya Yth, Praktisi hukum banyak yang kenal jaksa itu mengemban Dominus Litis. Ini asas hukum dari bahasa Latin yang berarti “penguasa perkara” atau …