Warga Terdampak Tanah Gerak di Jombang Bakal Dapat Bantuan Peralatan Isi Huntara

author Syaiful Arif Koresponden Jombang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kementrian Sosial (Kemensos) sudah menyiapkan kebutuhan peralatan rumah tangga di hunian sementara (Huntara). SP/ SAREP
Kementrian Sosial (Kemensos) sudah menyiapkan kebutuhan peralatan rumah tangga di hunian sementara (Huntara). SP/ SAREP

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Warga terdampak tanah gerak di Desa Sambirejo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, bakal tersenyum lega. Karena, Kementrian Sosial (Kemensos) sudah menyiapkan kebutuhan peralatan rumah tangga di hunian sementara (Huntara). 

Pj Bupati Jombang, Sugiat mengatakan, Kemensos akan melakukan assessment lokasi untuk menyiapkan kebutuhan warga terdampak tanah gerak Wonosalam. 

"Kemensos nantinya akan membantu isi kebutuhan warga yang dievakuasi ke huntara. Kita sudah minta teman teman Dinsos komunikasi langsung ke Kemensos. Alhamdulilah Kemensos menyatakan akan menangani (kebutuhan) itu,’’ katanya, Selasa (23/04/2024).

Terpisah, Kepala Dinas Sosial Jombang, Hari Purnomo mengatakan dari hasil koordinasi, Kemensos menyetujui untuk membantu isi kebutuhan huntara. 

"Beberapa hari lalu, kita bersama pak Camat Wonosalam sudah komunikasi langsung dengan Kemensos. Disana, ada Sentra Terpadu Prof Dr Soeharso Surakarta yang akan siap membantu isi huntara,’’ ujar dia.

Melalui Sentra Terpadu Prof Dr Soeharso Surakarta, Kemensos akan mengcover kebutuhan rumah tangga huntara, dengan item bantuan menyesuaikan kebutuhan masing-masing kepala keluarga. 

”Bantuannya berupa alat alat rumah tangga. Ada peralatan dapur, peralatan tidur, almari, kompor gas, magic com, tabung gas, dan lain-lain menyesuaikan kebutuhan warga,’’ jelas.

Pada Maret lalu, Kemensos juga sudah memberikan bantuan untuk warga terdampak longsor. Diantaranya, berupa permakanan, sandang, alat rumah tangga dan perlengkapan evakuasi. 

”Kemarin dari Kemensos turun sendiri dan diserahkan pak kepala desa Sambirejo,’’ pungkasnya. sar

Berita Terbaru

Bupati Masih Bisa Jadi "Ratu" di Daerah

Bupati Masih Bisa Jadi "Ratu" di Daerah

Kamis, 12 Mar 2026 19:39 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:39 WIB

KPK Ungkap Temuan Korupsi di Kabupaten Pekalongan Hingga Rp 46 Miliar oleh Keluarga Mantan Pedangdut   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Bupati Pekalongan nonaktif …

Desakan DK PBB tak Dihiraukan Iran

Desakan DK PBB tak Dihiraukan Iran

Kamis, 12 Mar 2026 19:34 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:34 WIB

Trump Isyaratkan Akhiri Perang, Karena Harga Minyak   SURABAYAPAGI.COM, New York - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) pada Rabu (11/3) …

Hentikan Aksi Militer di Kawasan Timur Tengah

Hentikan Aksi Militer di Kawasan Timur Tengah

Kamis, 12 Mar 2026 19:31 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Kerajaan Arab Saudi Mohammed bin Salman (MbS) dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto…

Usai Kalah Praperadilan, Eks Menag Yaqut Langsung Ditahan KPK

Usai Kalah Praperadilan, Eks Menag Yaqut Langsung Ditahan KPK

Kamis, 12 Mar 2026 19:29 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Staquf, telah ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka terkait kasus…

3 Perusahaan Emas di Sidoarjo dan Surabaya, Digeledah Bareskrim

3 Perusahaan Emas di Sidoarjo dan Surabaya, Digeledah Bareskrim

Kamis, 12 Mar 2026 19:27 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Tiga perusahaan emas di Surabaya dan Sidoarjo digeledah Bareskrim Polri. Ketiga perusahaan meliputi PT SJU, PT IGS dan PT…

Lailatul Qadr

Lailatul Qadr

Kamis, 12 Mar 2026 19:25 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Setiap Ramadan, kita sering memburu datangnya Lailatul Qadar. Di antara seluruh malam dalam bulan yang mulia itu, ada satu malam…