Event Besar Grebeg Suro Ponorogo 2024, Nyaris Tanpa Gunakan APBD

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Gelaran Festival Reog pada Grebeg Suro 2023. SP/ PNG
Ilustrasi. Gelaran Festival Reog pada Grebeg Suro 2023. SP/ PNG

i

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo bakal menggelar event terbesar tahunan, Grebeg Suro 2024, yang diklaim nyaris tanpa gunakan APBD. Kok bisa?

Pasalnya, Pemkab hanya menyedot 5 persen atau Rp 480 juta dari APBD, untuk anggaran Grebeg Suro 2024 dengan total sebesar Rp 5,8 miliar. 

"Sisa kekurangan dana ini akan dibantu sponsor yang didatangkan oleh Lokomotif," kata Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Ponorogo, Judha Slamet Sarwo Edi, Senin (29/04/2024).

Judha mengatakan bahwa dengan modal dana yang hanya Rp 450 juta, Disbudparpora sekarang harus mulai mencari terobosan baru melakukan koordinasi mencari mitra kerjasama. Mitra tersebut mau untuk membantu Ponorogo dalam menata kelola manajemen event dan juga pendanaannya. 

“Karena memang harus lebih baik secara kualitas maupun kuantitasnya,” kata Judha.

Sehingga, APBD ini semakin kedepan dalam tanda kutip semakin tidak seksi, dimana dipengaruhi adanya rekofusing dari pusat. “Makanya pada Grebeg Suro ini kami harus melakukan inovasi dan mencari terobosan baru yang solutif,” tegasnya.

Judha mengungkap,  Pemkab Ponorogo akan menggandeng Event Organizer (EO) nasional Local Hero Motivation (Lokomotif) Indonesia asal Sukoharjo, Jawa Tengah. Selain mengkonsep perayaan Grebeg Suro dan rangkaian kegiatannya, Lokomotif juga bertugas mendatangkan sponsor.

Lebih lanjut, untuk dana Rp 5,6 miliar itu diproyeksikan bersumber dari sponsor 70 persen, penjualan tiket penonton 20 persen, Pemkab 5 persen, sumber dari lain-lain 5 persen. "Sehingga tahun ini bisa dikatakan Grebeg Suro tidak menggunakan APBD," lanjutnya.

Meskipun dihandle EO, namun pihaknya tetap melibatkan putra/putri daerah. Hal ini untuk menjaga konsistensi pemberdayaan masyarakat berbasis pariwisata dan kebudayaan.  

"Tetap semua unsur masyarakat Ponorogo kita libatkan, mulai dari road to hingga closing Grebeg Suro," tukasnya.

Adapun Local Hero Motivation ini sifatnya adalah memotivasi local hero yang ada di Ponorogo ini. Di dalamnya ada elemen-elemen local hero dari pemuda kreatif Ponorogo, kakang senduk, budayawan, seniman, vlogger, youtuber, yang dilibatkan. 

“Jadi event ini dari warga untuk warga milik kita bersama. Ini hajatan mantu geden kita, tidak hanya hajatannya Disbudparpora saja,” pungkasnya. png-01/dsy

Berita Terbaru

Awali Pertandingan dengan Hasil  Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Awali Pertandingan dengan Hasil Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Persela Lamongan mengawali kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027 dengan hasil sempurna. Menjamu Persis Solo di Stadion…

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Perubahan desil ekonomi menjadi keresahan banyak warga yang disampaikan kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan P…

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Surabaya menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus pengukuhan pengurus…

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Menindaklanjuti fenomena angin kencang yang meningkat secara signifikan di sekitar area lepas landas (take-off) memaksa para pengelola…

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Tradisi unik di Desa Pelang Lor, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, saat rangkaian bersih desa atau sedekah bumi…

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangakalan - Sebagai upaya memberikan peluang kerja dan menekan angka pengangguran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menargetkan,…