Diduga Nikahi Istri Orang, Warga Mindu Gading Desak Kades Pecat Kaur Kesra

author Juma'in Koresponden Sidoarjo

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Puluhan warga,  saat mendatangi kantor Desa Mindu Gading. SP/JUM
Puluhan warga,  saat mendatangi kantor Desa Mindu Gading. SP/JUM

i

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Warga Desa Mindu Gading, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo  menggeruduk balai desa setempat, Senin (13/5/2024). Warga menuntut Kepala Urusan Kesejahteraan (Kaur Kesra)  desa setempat, yakni Teguh Ruly Setiawan untuk mundur dari perangkat desa, lantaran diduga telah menikah siri dengan seorang perempuan yang  masih berstatus istri orang.

Dalam aksinya, Eko Prayitno, salah satu tokoh agama desa setempat  mendesak agar Teguh Ruly Setiawan untuk mundur dari perangkat desa, (Kaur Kesra, red). Warga mengaku kecewa lantaran ulahnya yang diduga telah melakukan tindak asusila.

"Pokoknya harus dipecat. Karena ulah dia sudah membuat resah warga," ujar Eko Prayitno, di sela-sela melakukan aksi di pendopo kantor desa setempat. 

Dia menjelaskan, tuntutan warga ini buntut dari viralnya foto surat keterangan pernikahan siri  Teguh Ruly Setiawan  dengan seorang wanita asal warga RT 06 RW 04, Desa Tambak Agung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto yang beredar di media sosial (medsos). Sedangkan wanita tersebut  diduga masih berstatus istri orang.

"Kabarnya dulu juga pernah berselingkuh, kemudian membuat kesepakatan dan berjanji tidak akan mengulangi lagi. Tapi ternyata kembali ketahuan dan malah viral di medsos," ujarnya.

Warga lain, yang juga tokoh masyarakat desa setempat, yakni, haji Subadi,  mendesak Kepala Desa (Kades) Mindu Gading agar segera memberhentikan Teguh Ruly Setiawan dari perangkat desa. Warga juga mengancam akan melakukan aksi serupa jika tuntutannya tidak segera dipenuhi.

"Ini kan sudah melanggar etika, jadi kami minta agar bu Kades segera memecat yang bersangkutan dari perangkat desa. Kalau tidak segera di pecat yang kami khawatirkan warga akan melakukan aksi lagi dengan jumlah yang lebih besar," ungkapnya.

Menanggapi hal ini, Kaur Kesra Desa Mindu Gading, Teguh Ruly Setiawan, menyampaikan klarifikasi atas tuduhan selingkuh yang dilontarkan warga, dia menyebut bahwa dirinya sudah menikah siri dengan teman wanitanya yang dituding sebagai selingkuhannya tersebut.

"Iya memang kami sudah menikah siri," katanya, saat dimintai penjelasan oleh warga di pendopo kantor desa setempat.

Bahkan, dia juga mengaku  jika surat keterangan pernikahan agama islam (surat nikah siri, red) yang bertuliskan KH. Moh. Soleh sebagai wali nikahnya tersebut dibuat oleh tanganya sendiri dengan cara mencontoh di google.

"Jadi kalau membuat duplikat surat keterangan pernikahan ini dianggap salah, saya siap bertanggungjawab secara hukum," ungkapnya.

Tak hanya itu, dia juga menampik tuduhan warga perihal wanita asal warga Desa Tambak Agung, Kecamatan Puri, Mojokerto yang telah dinikahinya secara siri pada tahun 2023 lalu tersebut masih berstatuskan istri orang. 

"Sebelum saya buat surat keterangan pernikahan, dia (istri sirinya, red) terlebih dulu saya suruh membuat surat pernyataaan yang isinya bahwa sudah berstatus janda, yang masih dalam proses perceraian dengan suami sahnya," jelasnya.

Terkait hal ini, Kades Mindu Gading, Sri Susilowati, SP menjelaskan bahwa, saat ini pihaknya masih melakukan pencatatan  perkara tersebut untuk ditindaklanjuti sesuai dengan regulasi.

Tentunya pemdes setempat akan melakukan proses sesuai dengan aturan atau regulasi yang ada, lantaran pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa tidak bisa dilakukan serta merta. 

"Ada tahapan-tahapannya mas, tahapan itu harus sesuai Perbup Sidoarjo Nomor 55 Tahun 2016," tegasnya. jum

Berita Terbaru

Karyawan Koperasi di Gresik Dikeroyok Rekan Kerja, Diduga Terkait Tuduhan Kebocoran Data Nasabah

Karyawan Koperasi di Gresik Dikeroyok Rekan Kerja, Diduga Terkait Tuduhan Kebocoran Data Nasabah

Rabu, 22 Apr 2026 12:05 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 12:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Seorang karyawan koperasi berinisial F menjadi korban pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh kepala cabang bersama dua rekan k…

Stok LPG 12 Kg di Kota Malang Langka, Harga Tembus Rp218.500 per Tabung

Stok LPG 12 Kg di Kota Malang Langka, Harga Tembus Rp218.500 per Tabung

Rabu, 22 Apr 2026 12:00 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 12:00 WIB

SURABAYAPAGI.com,  Malang - Beberapa minggu-minggu ini pasca langka nya tabung gas LPG melon 3 Kilogram (Kg), kini stok untuk tabung gas LPG ukuran 12 kg juga …

Hari Kartini 2026, PLN UID Jatim Gelar Edukasi Listrik dan Program Pemberdayaan Perempuan

Hari Kartini 2026, PLN UID Jatim Gelar Edukasi Listrik dan Program Pemberdayaan Perempuan

Rabu, 22 Apr 2026 11:58 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 11:58 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Peringatan Hari Kartini Tahun 2026 dimanfaatkan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Timur sebagai momentum untuk memperkuat…

Dinkes Blitar Terus Galakkan Edukasi, Tren Angka Kematian Ibu-Anak Turun

Dinkes Blitar Terus Galakkan Edukasi, Tren Angka Kematian Ibu-Anak Turun

Rabu, 22 Apr 2026 11:48 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 11:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat terus menggalakkan edukasi untuk memperhatikan …

Dongkrak Program Vorsa UMKM, Pemkab Situbondo Anggarkan Rp3 Miliar

Dongkrak Program Vorsa UMKM, Pemkab Situbondo Anggarkan Rp3 Miliar

Rabu, 22 Apr 2026 11:31 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 11:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai satu upaya meningkatkan dan mendongkrak pengembangan bagi pelaku UMKM setempat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo…

Ringankan Beban Warga, Pemkab Banyuwagi Gratiskan PBB ke Ribuan Warga Kategori Miskin

Ringankan Beban Warga, Pemkab Banyuwagi Gratiskan PBB ke Ribuan Warga Kategori Miskin

Rabu, 22 Apr 2026 11:17 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 11:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Dalam rangka menekan dan mengurangi beban warga, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, Jawa Timur, pada tahun 2026 ini…