Puluhan Wartawan Tolak RUU Penyiaran dengan aksi Tabur Bunga di Depan Kantor DPRD Kota Blitar

author Lestariyono Blitar

- Pewarta

Jumat, 17 Mei 2024 16:23 WIB

Puluhan Wartawan Tolak RUU Penyiaran dengan aksi Tabur Bunga di Depan Kantor DPRD Kota Blitar

i

Aksi tabur bunga yang dilakukan sejumlah wartawan di depan Kantor DPRD Kota Blitar. SP/Lestariono

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Puluhan wartawan lakukan aksi penolakan RUU Penyiaran oleh DPR, pada Jumat 17 Mei 2024 di depan kantor DPRD Kota Blitar, dalam aksinya para wartawan dari PWI dan AJI dengan menyuarakan tentang matinya kebebasan Pers atas RUU Penyiaran, seperti yang disampaikan Orator M Robi Ridwan, dan Imron,  bahwa kebebasan Pers telah diatur dalam UU.No.40 tahun 1999 hal tersebut sudah mutlak.

Dengan semangat Ketua AJI di Blitar raya ini menyampaikan dalam orasinya bahwa RUU Penyiaran nomor 32 tahun 2002 bila disahkan oleh wakil rakyat, adalah bertentangan dengan UU yang sebelumnya!, sehingga  hal itu berpotensi membelenggu bahkan membungkam kebebasan Pers.

Baca Juga: AJI Ingatkan DPR, Investigasi Buruk Hanya Bagi Koruptor

"Harus ada beberapa pasal dalam draf RUU yang sudah masuk di badan legislatif (baleg) DPR, hal itu berpotensi membelenggu bahkan melarang penayangan hasil liputan." Ungkap Robi, yang mendapat tepuk tangan puluhan wartawan sambil membentangkan poster.

Sambil menunggu kehadiran anggota DPRD Kota Blitar, awak media tersebut meletakan identitasnya di tepi jalan yang di taburi bunga setaman pertanda bila RUU Penyiaran disahkan maka kebebasan Pers telah mati.

Dengan mendatangi kantor DPRD Kota Blitar para!awak media yang begitu trengginas dalam melaksanakan tugasnya sehari hari itu, berharap anggota DPRD Kota menolak RUU Penyiaran.

Baca Juga: Wartawan Demo di Gedung DPR, Desak Revisi RUU Penyiaran

Sedang dari pihak DPRD Kota disampaikan oleh Totok Sugiharto dari Komisi II menyatakan aspirasi dari teman teman Jurnalis Blitar Raya akan disampaikan ke DPR RI.

Baca Juga: Dewan Pers Kritisi Draf RUU Penyiaran dari DPR-RI, Larang Penayangan Jurnalistik Investigasi

"Kami sangat mendukung perjuangan rekan rekan untuk kebebasan Pers jangan sampai di kebiri oleh aturan apapun,  untuk itu rekan rekan untuk mengawal dan memastikan usulan rekan rekan bisa di tampung dan ditindaklanjuti oleh DPR, ." Kata Totok Sugiharto di hadapan puluhan wartawan yang disaksikan oleh beberapa anggota DPRD lainya yang ikut menemui para wartawan.

Kegiatan orasi yang berjalan hampir satu jam itu diakhiri dengan doa bersama, dan para wartawan pun membubarkan diri dengan tertib dan saling bersalaman dengan Anggota DPRD Kota Blitar. Les

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU