Diantar Pendukung Incumbent Ning Ita Mendaftar ke PKS

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Incumbent Ning Ita saat mentodorkan berkas lamaran ke DPD PKS Kota Mojokerto
Incumbent Ning Ita saat mentodorkan berkas lamaran ke DPD PKS Kota Mojokerto

i

 

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Calon Incumbent Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari terus bergerilya menyodorkan berkas lamaran ke sejumlah partai politik.

Kali ini, Wali Kota Mojokerto periode 2018 - 2023 tersebut mencoba peruntungannya dengan mendaftar sebagai Bakal Calon Wali Kota Mojokerto ke Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Minggu (19/5/2024) siang.

Dengan didampingi tim pemenangan "Ita Kita', mantan petinggi Pemkot Mojokerto tersebut mendatangi kantor DPD PKS Kota Mojokerto di Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan Kota Mojokerto tepat pukul 2 siang. 

"Saya kesini untuk daftar langsung sebagai Bacawali melalui PKS. Semoga bisa diterima dan hasilnya positif, sehingga bisa bersama-sama dengan partai lain untuk berkoalisi dan berjuang bersama di kontestasi Pilkada 2024 nanti," ujarnya.

Terpisah, Ketua DPD PKS Kota Mojokerto, Budiarto menyambut baik lamaran Ning Ita dan berjanji akan mengawal berkasnya ke DPW dan DPP PKS.

"Secepatnya kami konsolidasikan, kita akan presentasikan visi misi Ning Ita ke DPW dan DPP, semoga ada kecocokan sehingga urusan kita dilancarkan. Karena penentuan rekom adalah rana DPP tapi tetap kami kawal terus," janjinya. 

Masih kata Budi, hingga penjaringan hari ini, hanya Ning Ita yang melamar sebagai Bacawali, sedangkan untuk Bakal Calon Wakil Wali Kota (Bacawawali) juga ada satu pelamar yakni dari Kepala Desa Mojowates, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto.

"Kedua-duanya berasal dari eksternal partai. Terkait kader, kita masih menghitung-hitung kepantasan diri untuk mencalonkan dalam bursa pilkada nanti," pungkasnya 

Sekedar informasi, sebelumnya Ning Ita juga menyodorkan berkas lamarannya ke Nasdem, PAN, PDIP, Golkar dan PKB. Dwi

 

Berita Terbaru

Jalur Malang-Lumajang Ditutup Sementara Imbas Meluasnya Karhutla Bromo

Jalur Malang-Lumajang Ditutup Sementara Imbas Meluasnya Karhutla Bromo

Senin, 14 Sep 2026 14:13 WIB

Senin, 14 Sep 2026 14:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menindaklanjuti titik api di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) yang semakin meluas, kini merembet hingga ke tepi…

Haji Rofik dicopot dari Anggota Banggar DPRD Jatim, diganti Nurul Huda

Haji Rofik dicopot dari Anggota Banggar DPRD Jatim, diganti Nurul Huda

Senin, 14 Sep 2026 14:06 WIB

Senin, 14 Sep 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA — DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Timur tiba-tiba mencopot Haji Rofik dari anggota Badan Anggaran DPRD Jatim. Keputusan i…

Berkah Bendungan Mengering, Petani di Ngawi Panen Padi hingga Jagung

Berkah Bendungan Mengering, Petani di Ngawi Panen Padi hingga Jagung

Senin, 14 Sep 2026 13:20 WIB

Senin, 14 Sep 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Momentum musim kemarau justru membawa berkah bagi petani setempat, salah satunya Bendungan Sangiran di Desa Sumberbening, Kecamatan…

Perkuat Integrasi LP2B, Pemkab Tuban Jaga Lahan Pertanian Tetap Produktif

Perkuat Integrasi LP2B, Pemkab Tuban Jaga Lahan Pertanian Tetap Produktif

Senin, 14 Sep 2026 13:19 WIB

Senin, 14 Sep 2026 13:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban terus memperkuat komitmen perlindungan lahan pertanian melalui pengintegrasian Lahan Pertanian…

Pemkab Jember Matangkan Skema Parkir Berlangganan Terintegrasi Samsat

Pemkab Jember Matangkan Skema Parkir Berlangganan Terintegrasi Samsat

Senin, 14 Sep 2026 13:18 WIB

Senin, 14 Sep 2026 13:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Demi menggenjot pendapatan asli daerah (PAD) dan menekan potensi kebocoran retribusi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember…

Hanguskan 478 Hektare, Karhutla Gunung Butak Meluas ke Gunung Kawinajang

Hanguskan 478 Hektare, Karhutla Gunung Butak Meluas ke Gunung Kawinajang

Senin, 14 Sep 2026 13:17 WIB

Senin, 14 Sep 2026 13:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Hingga Minggu (13/9/2026) malam, Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Gunung Butak hingga Gunung Kawinajang di…