Festival Rujak Uleg 2024: Vampire hingga Badarawuhi Hadir di Balai Kota Surabaya

author Lailatul Nur Aini

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Festival Rujak Uleg kembali digelar oleh Pemerintah Kota Surabaya untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-731 Kota Pahlawan. Acara yang biasanya berlangsung di Jalan Kembang Jepun kini dialihkan ke Balai Kota Surabaya, membawa semangat baru dengan tema "History of Rujak Uleg".

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyampaikan bahwa mulai tahun ini, festival ini akan mengusung tema berbeda setiap tahunnya. "History of Rujak Uleg" dipilih untuk menceritakan sejarah rujak uleg khas Surabaya, yang merupakan perpaduan berbagai bahan makanan menjadi hidangan yang nikmat dan populer.

"Festival ini tidak hanya mengenalkan rujak uleg, tapi juga sejarah Surabaya yang kaya dengan berbagai suku, termasuk Cina, Jawa, Madura, dan Belanda. Keberagaman ini yang membuat Surabaya menjadi seperti sekarang," jelas Eri Cahyadi di Balai Kota Surabaya, Minggu (19/5/2024).

Eri juga menekankan pentingnya evaluasi tahunan untuk memastikan acara berlangsung lancar dan nyaman. "Tahun lalu banyak yang kecewa. Tahun ini kami perbaiki agar lebih nyaman dan meriah," sambungnya.

Sementara itu, Husni warga Surabaya, mengakui bahwa penyelenggaraan tahun ini jauh lebih baik dibanding tahun lalu. "Tahun ini lebih tertib dan nyaman, dan paling beda itu, kali ini tidak ada jarak antara pejabat dengan masyarakat juga lebih dekat. Walaupun cuaca panas, tapi kemeriahan tetap terasa," ujar pria berusia 33 tahun itu.

Disisi lain, pada Festival Rujak Uleg kali ini, para peserta tidak hanya diharuskan piawai meracik rujak cingur, mereka juga dituntut untuk tampil unik dan berbeda dengan beragam kostum yang menarik. Tampak, peserta mengenakan kustom unik seperti sosok vampire hingga Badarawuhi.

Sekedar informasi, Festival Rujak Uleg telah menjadi agenda tahunan sejak 2004, digelar sebagai bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) sepanjang bulan Mei.

Puncak acara ini adalah prosesi mengulek rujak pada cobek batu raksasa berukuran 2,5 meter, yang selalu dinantikan oleh masyarakat.

Perayaan ini semakin ikonis setelah rujak uleg ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda oleh Kemendikbudristek pada tahun 2021. Pemkot juga menunjukkan komitmennya untuk terus menyelenggarakan festival ini dengan tema yang variatif dan pelaksanaan yang semakin baik dari tahun ke tahun.Ain

Berita Terbaru

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

SURABAYA PAGI, Malang - BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan fitur antrean online pada Layanan Tanpa Kontak Fisik atau Lapak Asik mulai 1 April 2026 guna …

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Dugaan pencaplokan wilayah laut kembali mencuat di pesisir Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Kawasan yang b…

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya mulai menyidangkan perkara dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa T…