Buka Sekali Selama 35 Hari, Pasar Djadoel Ahad Legi di Ngawi Laris Manis

author surabayapagi.com

- Pewarta

Senin, 20 Mei 2024 09:21 WIB

Buka Sekali Selama 35 Hari, Pasar Djadoel Ahad Legi di Ngawi Laris Manis

i

Salah satu pedagang kuliner di Pasar Djadoel Ahad Legi di Taman Wisata Tawun Ngawi. SP/ NGW

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Salah satu pasar di Ngawi memiliki tradisi unik tersendiri. Pasalnya, pasar pada umumnya buka setiap hari, namun kali ini hanya buka sesuai pasaran tertentu dalam kalender Jawa. 

Namanya, Pasar Legi yang hanya buka sekali sepanjang 35 hari. Pasar tersebut adalah Pasar Djadoel Ahad Legi yang buka setiap Minggu pasaran Legi. Pasar tersebut dibuka perdana sejak 30 Juni 2019.

Baca Juga: Jadi Objek Wisata untuk para Pemancing

Pasar Jadul Ahad Legi terletak di area Taman Wisata Tawun, Desa Tawun, Kecamatan Kasreman, Ngawi. Pasar ini menyulap area taman menjadi lautan jajanan.

Bagi pecinta wisata kuliner dan budaya lokal, Pasar Jadul Ahad Legi di Ngawi, Jawa Timur, adalah destinasi yang wajib dikunjungi. Pasar ini menawarkan pengalaman berbelanja yang unik dan berbeda, membawa pengunjung kembali ke era tempo dulu.

Tak hanya kuliner saja, suasana pedesaan Jawa yang kental terasa di sini. Pengunjung dapat berkeliling pasar dengan berjalan kaki, menyusuri jalan di bawah rumpun bambu yang dihiasi dengan dekorasi tradisional. 

Bahkan, di sepanjang jalan, aroma masakan khas Jawa yang menggoda pun tercium semerbak. Sehingga, Pasar Djadoel Ahad Legi dinobatkan sebagai surga bagi para pecinta kuliner tradisional. 

Baca Juga: Kios Pedagang Daging Sapi di Pasar Ngawi Pilih Tutup Pasca Idul Adha

Disini, pengunjung dapat menemukan berbagai macam jajanan dan makanan khas Jawa Timur, seperti, pecel Madiun, sate ayam, es dawet, nasi jagung, rujak petis, dan masih banyak lagi.

“Saya jualan dari pagi. Alhamdulillah laris, saya jualan tepo pecel dan juga mbili dan mbote,” kata Kartini, warga setempat, sekaligus pedagang di Pasar Djadoel, Senin (20/05/2024).

Beragam jajanan tradisional yang sudah jarang ditemui di era modern pun tersedia di sini, seperti kue putu bambu, klepon, onde-onde, dan jenang. Harganya pun relatif murah dan terjangkau. Mulai dari Rp1.000 yang paling mahal Rp15.000. Sebelum masuk ke Pasar Djadoel, ada biaya masuk Taman Wisata Tawun dengan tiket Rp10.000 per orang.

Baca Juga: Pedagang Angkringan Kelimpungan, Stok LPG 3 Kg Mulai Langka

Berbagai macam kerajinan tangan dan produk lokal pun tersedia di sini, seperti batik, sepatu kulit, aksesoris, dan masih banyak lagi. Ini menjadi kesempatan bagi pengunjung untuk membeli oleh-oleh khas Ngawi yang unik dan bernilai.

Diketahui, Pasar Jadul Ahad Legi bukan hanya sekedar pasar tradisional. Pasar ini merupakan sebuah wadah untuk melestarikan budaya dan tradisi lokal Jawa Timur. Pengunjung dapat merasakan keramahan dan kehangatan masyarakat setempat saat berbelanja di sini. ngw-01/dsy

Editor : Desy Ayu

BERITA TERBARU