Buka Sekali Selama 35 Hari, Pasar Djadoel Ahad Legi di Ngawi Laris Manis

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu pedagang kuliner di Pasar Djadoel Ahad Legi di Taman Wisata Tawun Ngawi. SP/ NGW
Salah satu pedagang kuliner di Pasar Djadoel Ahad Legi di Taman Wisata Tawun Ngawi. SP/ NGW

i

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Salah satu pasar di Ngawi memiliki tradisi unik tersendiri. Pasalnya, pasar pada umumnya buka setiap hari, namun kali ini hanya buka sesuai pasaran tertentu dalam kalender Jawa. 

Namanya, Pasar Legi yang hanya buka sekali sepanjang 35 hari. Pasar tersebut adalah Pasar Djadoel Ahad Legi yang buka setiap Minggu pasaran Legi. Pasar tersebut dibuka perdana sejak 30 Juni 2019.

Pasar Jadul Ahad Legi terletak di area Taman Wisata Tawun, Desa Tawun, Kecamatan Kasreman, Ngawi. Pasar ini menyulap area taman menjadi lautan jajanan.

Bagi pecinta wisata kuliner dan budaya lokal, Pasar Jadul Ahad Legi di Ngawi, Jawa Timur, adalah destinasi yang wajib dikunjungi. Pasar ini menawarkan pengalaman berbelanja yang unik dan berbeda, membawa pengunjung kembali ke era tempo dulu.

Tak hanya kuliner saja, suasana pedesaan Jawa yang kental terasa di sini. Pengunjung dapat berkeliling pasar dengan berjalan kaki, menyusuri jalan di bawah rumpun bambu yang dihiasi dengan dekorasi tradisional. 

Bahkan, di sepanjang jalan, aroma masakan khas Jawa yang menggoda pun tercium semerbak. Sehingga, Pasar Djadoel Ahad Legi dinobatkan sebagai surga bagi para pecinta kuliner tradisional. 

Disini, pengunjung dapat menemukan berbagai macam jajanan dan makanan khas Jawa Timur, seperti, pecel Madiun, sate ayam, es dawet, nasi jagung, rujak petis, dan masih banyak lagi.

“Saya jualan dari pagi. Alhamdulillah laris, saya jualan tepo pecel dan juga mbili dan mbote,” kata Kartini, warga setempat, sekaligus pedagang di Pasar Djadoel, Senin (20/05/2024).

Beragam jajanan tradisional yang sudah jarang ditemui di era modern pun tersedia di sini, seperti kue putu bambu, klepon, onde-onde, dan jenang. Harganya pun relatif murah dan terjangkau. Mulai dari Rp1.000 yang paling mahal Rp15.000. Sebelum masuk ke Pasar Djadoel, ada biaya masuk Taman Wisata Tawun dengan tiket Rp10.000 per orang.

Berbagai macam kerajinan tangan dan produk lokal pun tersedia di sini, seperti batik, sepatu kulit, aksesoris, dan masih banyak lagi. Ini menjadi kesempatan bagi pengunjung untuk membeli oleh-oleh khas Ngawi yang unik dan bernilai.

Diketahui, Pasar Jadul Ahad Legi bukan hanya sekedar pasar tradisional. Pasar ini merupakan sebuah wadah untuk melestarikan budaya dan tradisi lokal Jawa Timur. Pengunjung dapat merasakan keramahan dan kehangatan masyarakat setempat saat berbelanja di sini. ngw-01/dsy

Berita Terbaru

Resmi, Pemkab Ponorogo Buka Lelang 6 Jabatan Eselon II

Resmi, Pemkab Ponorogo Buka Lelang 6 Jabatan Eselon II

Senin, 27 Jul 2026 16:52 WIB

Senin, 27 Jul 2026 16:52 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Pagi-Usai diterpa krisis jabatan setingkat kepala dinas pasca OTT Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Pemerintah Kabupaten Ponorogo…

Dewan Gelar RDP Terkait Serapan Anggaran Semester Satu

Dewan Gelar RDP Terkait Serapan Anggaran Semester Satu

Senin, 27 Jul 2026 16:50 WIB

Senin, 27 Jul 2026 16:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Komisi III DPRD Kota Mojokerto menggelar rapat evaluasi serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Semester I Tahun A…

Nama Mantan Bupati Ponorogo Dan Eks DPR-RI Tersebut Dalam Sidang Korupsi BSPS Sumenep

Nama Mantan Bupati Ponorogo Dan Eks DPR-RI Tersebut Dalam Sidang Korupsi BSPS Sumenep

Senin, 27 Jul 2026 15:50 WIB

Senin, 27 Jul 2026 15:50 WIB

SURABAYA, Surabaya Pagi-Nama politikus yang juga mantan Bupati Ponorogo periode 2015-2019 Ipong Muchlison, terseret dalam persidangan kasus dugaan korupsi…

Produksi Hingga 8.000 Lumpia per Hari, Kampung Lumpia Surabaya Diminta Bebas Pajak Berat

Produksi Hingga 8.000 Lumpia per Hari, Kampung Lumpia Surabaya Diminta Bebas Pajak Berat

Senin, 27 Jul 2026 15:49 WIB

Senin, 27 Jul 2026 15:49 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Anggota DPR RI Komisi VII, Bambang Haryo Soekartono (BHS), mengunjungi Kampung Lumpia Ngaglik, Surabaya, yang belakangan viral di m…

Kesaksian Imam Pejel: Dana CSR Bank Jatim Rp540 Juta Digunakan Bangun PSC Corner di Atas Tanah Milik Menantu Maidi

Kesaksian Imam Pejel: Dana CSR Bank Jatim Rp540 Juta Digunakan Bangun PSC Corner di Atas Tanah Milik Menantu Maidi

Senin, 27 Jul 2026 15:46 WIB

Senin, 27 Jul 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Fakta baru kembali terungkap dalam sidang lanjutan perkara dugaan pemerasan berkedok Corporate Social Responsibility (CSR) dan g…

Masih Mahal, Harga Gabah Kering Panen di Jombang Tembus Rp7.800 per Kg

Masih Mahal, Harga Gabah Kering Panen di Jombang Tembus Rp7.800 per Kg

Senin, 27 Jul 2026 15:39 WIB

Senin, 27 Jul 2026 15:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Musim panen serentak, harga gabah di tingkat petani di Dusun Gondekan, Desa Jabon, Kecamatan Jombang masih bertahan tinggi pada…