Petani Cabai di Ngawi Rugi Besar, Harga Anjlok Diterjang Hujan Deras

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Desa Bruhuh, Muhtarom menunjukkan tanaman cabai milik petani yang rusak dan mati akibat diterjang hujan disertai angin. SP/ NGW
Kepala Desa Bruhuh, Muhtarom menunjukkan tanaman cabai milik petani yang rusak dan mati akibat diterjang hujan disertai angin. SP/ NGW

i

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Imbas hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan para petani cabai di Ngawi, Jawa Timur rugi besar lantaran banyak cabai yang rusak dan gagal panen dalam sebulan terakhir. Padahal saat berkembang, kondisi tanaman bagus dan terawat. Bahkan harga cabai pun ikut anjlok.

"Sebenarnya saat tumbuh kembangnya sudah bagus. Tapi karena hujan dan angin terus akhirnya banyak pohon cabai banyak yang busuk dan mati. Sedangkan cabai yang tersisa juga terlihat rusak sehingga tidak layak jual,” jelas Kepala Desa Bruhuh, Muhtarom, Selasa (28/10/2025).

Diketahui, kerugian petani makin menjadi setelah harga cabai di pasaran turun. Sebelumnya, harga cabai mencapai Rp 50.000 perkilogram. Saat ini harga di pasaran turun menjadi Rp 38.000 per kilogram.

“Dengan harga segitu kami untuk kembali modal saja sangat sulit,” sebut Muhtarom. 

Selain cabai rawit, tanaman cabai keriting juga rusak. Kerusakan terlihat jelas pada cabai keriting yang membusuk. Selain itu, di tingkat petani, harga cabai keriting anjlok menjadi Rp 20.000 per kilogram dari sebelumnya Rp 35.000. Sementara di pasaran, harga cabai keriting berkisar Rp 25.000 per kilogram.

Akibatnya, kini banyak petani yang kebingungan memilih jenis tanaman holtikultura yang cocok dikembangkan di musim penghujan. Bila petani menanam tomat dikhawatirkan merugi akibat harganya yang anjlok hingga Rp 1.000 per kilogram. 

"Kami terus terang bingung dengan cuaca seperti ini mau menanam apa. Tanam tomat juga banyak yang rusak. Bahkan harganya pun sangat rendah," kata dia.

Diketahui, harga cabai dan tomat di pasaran Ngawi, Jawa Timur banyak turun drastis. Anjloknya harga tersebut dipicu kondisi cabai dan tomat yang rusak akibat cuaca dalam sebulan terakhir. ng-01/dsy

Berita Terbaru

Hari Koperasi Ke-79, Lamongan Gelar Fun Walk Insan Koperasi bersama Mahasiswa Internasional

Hari Koperasi Ke-79, Lamongan Gelar Fun Walk Insan Koperasi bersama Mahasiswa Internasional

Minggu, 26 Jul 2026 18:40 WIB

Minggu, 26 Jul 2026 18:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Puncak peringatan Hari Koperasi Ke-79 Tahun 2026 di Lamongan digelar berbeda. Sebagai wujud syukur atas perjalanan Gerakan…

Bupati Pasarkan Produk Lokal Lamongan pada Mahasiswa Mancanegara

Bupati Pasarkan Produk Lokal Lamongan pada Mahasiswa Mancanegara

Minggu, 26 Jul 2026 18:38 WIB

Minggu, 26 Jul 2026 18:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Menerima kunjungan 162 partisipan 6th Summer School 2026 Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga dari 43 negara, Bupati…

Jujitsu Wali Kota Mojokerto Cup 2026 Resmi Ditutup, Bantar Angin Raih Juara Umum

Jujitsu Wali Kota Mojokerto Cup 2026 Resmi Ditutup, Bantar Angin Raih Juara Umum

Minggu, 26 Jul 2026 18:22 WIB

Minggu, 26 Jul 2026 18:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Turnamen Jujitsu Wali Kota Mojokerto Cup 2026 resmi ditutup pada Minggu (26/7), setelah berlangsung selama tiga hari, 24–26 Juli 2…

Dosen Komunikasi: Pernyataan Londo Ireng Perlu Jadi Momentum Perbaikan Komunikasi Publik

Dosen Komunikasi: Pernyataan Londo Ireng Perlu Jadi Momentum Perbaikan Komunikasi Publik

Minggu, 26 Jul 2026 15:40 WIB

Minggu, 26 Jul 2026 15:40 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut istilah "Londo Ireng" dalam pidatonya pada puncak Hari Lahir (Harlah) ke-28 Partai K…

Perjuangan Manusia Melawan Kekuasaan Adalah Perjuangan Ingatan Melawan Lupa

Perjuangan Manusia Melawan Kekuasaan Adalah Perjuangan Ingatan Melawan Lupa

Minggu, 26 Jul 2026 15:30 WIB

Minggu, 26 Jul 2026 15:30 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Kalimat Milan Kundera itu terasa semakin penting ketika sebuah bangsa mulai berjarak dari peristiwa-peristiwa yang membentuk…

Tingkatkan Perekonomian, Pemkab Sumenep Kembangkan Pertanian Hidroponik

Tingkatkan Perekonomian, Pemkab Sumenep Kembangkan Pertanian Hidroponik

Minggu, 26 Jul 2026 14:48 WIB

Minggu, 26 Jul 2026 14:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Sebagai upaya untuk meningkatkan perekonomian warga, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur mulai mengembangkan usaha…