SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo akan melakukan pemasangan sebanyak 54 titik pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) dengan tenaga surya dan PJU konvensional atau jaringan.
Dalam program tersebut, Pemkot telah mengalokasikan dana sebesar Rp 860.000.000, yang nantinya akan diprioritaskan di wilayah Selatan dan akan dilakukan pelaksanaannya pada tahun 2024.
“Pengadaan PJU akan dibagi dalam 2 paket. Paket PJU dengan tenaga surya dan paket PJU secara konvensional atau jaringan. Nanti, PJU dengan tenaga surya dianggarkan Rp 490.000.000 dan PJU secara konvensional dianggarkan Rp 370.000.000,” ujar Kepala Bidang Pengembangan Transportasi Dinas Perhubungan Kota Probolinggo, Deddy Ariawan, Senin (20/05/2024).
Dari alokasi dana tersebut, sedianya akan dibangun 54 titik PJU yang diprioritaskan pada wilayah Selatan. Dari 21 titik PJU tenaga surya, pemasanganya akan diprioritaskan di wilayah selatan Kota Probolinggo, yang masih jauh dari jaringan listrik. Seperti, di Jalan Amir Hamzah, Jalan Sunan Drajat, Jalan Manggis, Jalan Asem, dan Jalan Semangka.
“21 titik untuk pemasangan PJU dengan tenaga surya. Pasangan pemasangan PJU secara konvensional atau jaringan pada 33 titik,” kata Deddy.
Untuk PJU konvensional, rencananya akan dipasang di kawasan RTH Maramis, Jalan Serayu, dan Jalan dr. Mohamad Saleh, Jalan Semeru 3, Jalan Dr. Soetomo, Jalan Gatot Subroto, dan Jalan Indragiri.
“PJU tenaga surya dipasang di wilayah selatan yang jaringan listriknya jauh. Sedangkan PJU konvensional dipasang di titik yang sudah ada jaringan listriknya, sehingga pemasangannya tidak kesulitan aliran listrik,” jelas Deddy.
Lebih lanjut, jika tahapan e-catalog tidak ada kendala yang berarti. Sedianya pemasangan PJU akan mulai dilakukan pada bulan Juni 2024. prb-01/dsy
Editor : Desy Ayu