Terdampak Tol Ki Agung, Warga Kota Kediri Berburu Besi Bangunan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu warga yang sedang mengambili bahan bangunan yang bisa dimanfaatkan hingga dijual kembali di rumah terdampak Tol Ki Agung. Ayu Ismawati/ JPRK
Salah satu warga yang sedang mengambili bahan bangunan yang bisa dimanfaatkan hingga dijual kembali di rumah terdampak Tol Ki Agung. Ayu Ismawati/ JPRK

i

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Proyek pembangunan Tol Kediri-Tulungagung (Ki Agung) terus berjalan hingga sampai di lingkungan Mejenan, Kelurahan/Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Akibatkan, sebanyak 150 bidang tanah, diantaranya rumah dan bangunan warga yang terkena proyek strategis nasional itu akan dirobohkan ramai-ramai, diperkirakan akhir Mei 2024.

“Kalau sudah termasuk yang kami surati kemarin (sejak 24 April, Red), maka deadline-nya tanggal 25 Mei,” ujar Ketua Tim Pengadaan Tanah (TPT) Jalan Tol Kediri-Tulungagung Linanda Krisni Susanti, Selasa (21/05/2024).

Di sisi lain, pembongkaran sejumlah bangunan di sana menjadi kesempatan warga untuk mencari keuntungan. Di antara bangunan yang tengah dirobohkan itu, beberapa warga nampak mengais sisa-sisa material.

Salah satunya Laksono, pria asal Kelurahan Rejomulyo itu sudah beberapa hari ini mengumpulkan sisa-sisa material yang masih bisa dimanfaatkan. Hal tersebut karena biaya pembongkaran dianggap tak sebanding dengan hasil yang didapat. 

“Yang punya sudah beli rumah baru. Yang ini (bekas rumah, Red) nggak dibongkar sendiri karena malah rugi. Ini saja yang bisa diambil dan laku dijual cuma besi-besi saja. Lainnya nggak laku,” tandasnya.

Dengan mengumpulkan besi dari bangunan bekas itu, puluhan ribu bisa dikantongi dalam sehari. Bersama enam orang rekannya, keuntungan dari penjualan besi hasil berburu itu akan dibagi bersama-sama. 

“Biasanya sekilo mulai Rp 3.500 – 4.000. Satu orang biasanya bisa dapat Rp 60 ribu,” tuturnya. 

Hal serupa disampaikan Hasan, salah satu keluarga yang terdampak. Si pemilik rumah yang merupakan kakaknya sudah lebih dulu pindah dengan membiarkan bangunan rumahnya terbengkalai. 

“Kalau dibongkar sendiri biayanya besar. Katanya tanggal 25 sudah harus selesai pembongkaran,” tegasnya.

Sejak rumah dikosongkan oleh pemiliknya, menurut Hasan para pencari besi dari berbagai daerah sudah mulai berdatangan. Tak hanya besi, tapi juga material yang bisa dimanfaatkan lagi. Seperti kabel dan paving jalan.

“Besi beton yang paling banyak dicari. Tapi ngambilnya susah. Mungkin nanti waktu mulai dibongkar pakai bego (backhoe, Red) makin banyak orang ke sini,” sambungnya. kdr-01/dsy

Berita Terbaru

BSI Catat 24,3 Juta Nasabah, Laba Semester I 2026 Tumbuh 11 Persen

BSI Catat 24,3 Juta Nasabah, Laba Semester I 2026 Tumbuh 11 Persen

Jumat, 21 Agu 2026 20:48 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 20:48 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencatat pertumbuhan bisnis pada Semester I 2026, ditopang peningkatan jumlah nasabah, penghimpunan …

Bulog Bojonegoro Salurkan Bantuan Beras untuk 640 Ribu Penerima di Tiga Kabupaten

Bulog Bojonegoro Salurkan Bantuan Beras untuk 640 Ribu Penerima di Tiga Kabupaten

Jumat, 21 Agu 2026 19:12 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 19:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum Bulog Cabang Bojonegoro mulai menyalurkan Program Bantuan Pangan (Banpang) tahap II untuk alokasi Juli, Agustus, dan…

Hadir sebagai Saksi Meringankan Thariq, ADS Ungkap Pengerjaan Sejumlah Bangunan Milik Maidi

Hadir sebagai Saksi Meringankan Thariq, ADS Ungkap Pengerjaan Sejumlah Bangunan Milik Maidi

Jumat, 21 Agu 2026 16:44 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 16:44 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun -  Kesaksian salah satu staff Pemkot Madiun berinisial ADS yang dihadirkan untuk meringankan terdakwa Thariq Megah justru mengungkap f…

Penjualan Mobil Jatim Capai 25.228 Unit, GIIAS Surabaya 2026 Bidik Pasar Otomotif Jawa Timur

Penjualan Mobil Jatim Capai 25.228 Unit, GIIAS Surabaya 2026 Bidik Pasar Otomotif Jawa Timur

Jumat, 21 Agu 2026 15:28 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 15:28 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Jawa Timur kembali menjadi salah satu pasar penting industri otomotif nasional. Hingga April 2026, penjualan mobil di provinsi ini m…

Kerja Sama Dindik Jatim dengan HGI Disorot, Afiliasi Korporasi hingga Jejak Higgs Domino Jadi Pertanyaan

Kerja Sama Dindik Jatim dengan HGI Disorot, Afiliasi Korporasi hingga Jejak Higgs Domino Jadi Pertanyaan

Jumat, 21 Agu 2026 11:25 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 11:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kerja sama Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur dengan HGI Research Centre dan BOKE Technology di bidang pendidikan, kecerdasan buatan …

Walikota Mojokerto Ning Ita Raih Penghargaan Koperasi Awards 2026

Walikota Mojokerto Ning Ita Raih Penghargaan Koperasi Awards 2026

Jumat, 21 Agu 2026 09:02 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 09:02 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto -  Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menerima penghargaan Bakti Koperasi Nayaka Mahambara dalam ajang Koperasi Award 2026 di …