Enam Bulan Menuju Pemilihan, Keterpilihan Calon Bupati Lamongan Belum Menjanjikan

author Muhajirrin

- Pewarta

Sabtu, 25 Mei 2024 20:57 WIB

Enam Bulan Menuju Pemilihan, Keterpilihan Calon Bupati Lamongan Belum Menjanjikan

i

Direktur survei DKS Indonesia Mohammad Firdaus saat memaparkan hasil survei. SP/Muhajirin

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Bakal calon bupati dan timnya harus lebih bekerja keras untuk mempengaruhi mayarakat agar dipilih. Meski pilkada kurang dari 6 bulan pencoblosan, keterpilihan calon bupati seperti pada hasil survei DKS Indonesia teryata masih rendah.

Seperti disampaikan oleh Direktur DKS Indonesia Mohammad Firdaus, keterpilihan para calon bupati masih diangka 31,3 persen, prosentase itu tertinggi yang ditempati oleh petahana H. Yuhronur Efendi.

Baca Juga: Ahmad Shandy Tidak Jadi Berangkat, Fokus Bisnis dan Bershalawat

Posisi kedua disusul oleh KH. Abdul Rouf dengan keterpilihan 24,7 persen, nomor tiga ditempati H. Abdul Ghofur dengan keterpilihan 14,4 persen. "Keterpilihan tiga besar masih didominasi tiga nama, pak Yuhronur Efendi, KH. Abdul Rouf, dan H. Abdul Ghofur," ujarnya Sabtu (25/5/2024).

Posisi ke empat kata Firdaus panggilan akrabnya, ada nama Suhandoyo, keterpilihan nya mencapai 12,9 persen, sebanyak 6,4 persen ditempati oleh Debby Kurniawan, Khusnul Yaqin ada pada posisi ke 5 dengan keterpilihan 2,1 persen, nama Raden Imam Mukhlisin 1,3 persen, yang tidak tahu mencapai 6,9 persen.

Ketujuh calon bupati tersebut lanjutnya, berpotensi kejar-kejaran untuk bisa mengatrol keterpilihan yang masih ada 6 bulan ini. "Posisi petahana yang masih 31,3 persen masih berpotensi disalip dengan kompetitor nya, asal timnya bisa meyakinkan calon pemilih," terangnya.

Tidak hanya itu, masih rendahnya keterpilihan calon bupati yang sudah mendaftar ke berbagai partai politik tersebut, karena posisinya masih belum jelas, karena sampai saat ini masih belum ada parti politik yang merekom untuk para calon bupati tersebut. "Faktor masih belum naiknya keterpilihan bupati, masyarakat juga masih menunggu kemana rekom partai diberikan," bebernya.

Baca Juga: Penentu Bupati Terpilih Karena Amplop dan Bingkisan

Sementara itu, populasi survei ini adalah warga masyarakat Lamongan yang sudah punya hak pilih dalam pemilu 14 februari 2024. Mereka yang sudah berusia minimal 17 tahun atau yang sudah menikah.

Survei ini menggunakan metode multistage random sampling, jumlah sampel survei ini sebanyak 1.896 responden dengan tingkat margin of error' atau kesalahan survei sebanyak 2,3% dan pada tingkat kepercayaan survei 95%.

Pengambilan data survei dilakukan dengan cara tatap muka menggunakan kuesioner oleh tim pewawancara yang sudah dilatih dengan tugas mewawancarai 1-4 responden setiap desa/kelurahan.

Baca Juga: Kaji Ghofur Sowan ke Kiai Ubaidillah Faqih Langitan

Kendali mutu surveyor minimal mahasiswa atau sederajat dan mendapatkan pelatihan secara intensif di setiap pelaksanaan survei. 

Sedangkan Quality control terhadap kuesioner hasil wawancara dilakukan sampling ulang dengan mendatangi responden sebanyak 20% atau sekitar 379 responden untuk ditanya kembali apakah benar responden diwawancarai berdasarkan pertanyaan dan jawaban yang ada pada kuesioner.

Input data kuesioner hasil wawancara dilakukan menggunakan software SPSS, kemudian data di olah dalam bentuk tabel setelah proses analisis. jir

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU