Enam Bulan Menuju Pemilihan, Keterpilihan Calon Bupati Lamongan Belum Menjanjikan

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Direktur survei DKS Indonesia Mohammad Firdaus saat memaparkan hasil survei. SP/Muhajirin
Direktur survei DKS Indonesia Mohammad Firdaus saat memaparkan hasil survei. SP/Muhajirin

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Bakal calon bupati dan timnya harus lebih bekerja keras untuk mempengaruhi mayarakat agar dipilih. Meski pilkada kurang dari 6 bulan pencoblosan, keterpilihan calon bupati seperti pada hasil survei DKS Indonesia teryata masih rendah.

Seperti disampaikan oleh Direktur DKS Indonesia Mohammad Firdaus, keterpilihan para calon bupati masih diangka 31,3 persen, prosentase itu tertinggi yang ditempati oleh petahana H. Yuhronur Efendi.

Posisi kedua disusul oleh KH. Abdul Rouf dengan keterpilihan 24,7 persen, nomor tiga ditempati H. Abdul Ghofur dengan keterpilihan 14,4 persen. "Keterpilihan tiga besar masih didominasi tiga nama, pak Yuhronur Efendi, KH. Abdul Rouf, dan H. Abdul Ghofur," ujarnya Sabtu (25/5/2024).

Posisi ke empat kata Firdaus panggilan akrabnya, ada nama Suhandoyo, keterpilihan nya mencapai 12,9 persen, sebanyak 6,4 persen ditempati oleh Debby Kurniawan, Khusnul Yaqin ada pada posisi ke 5 dengan keterpilihan 2,1 persen, nama Raden Imam Mukhlisin 1,3 persen, yang tidak tahu mencapai 6,9 persen.

Ketujuh calon bupati tersebut lanjutnya, berpotensi kejar-kejaran untuk bisa mengatrol keterpilihan yang masih ada 6 bulan ini. "Posisi petahana yang masih 31,3 persen masih berpotensi disalip dengan kompetitor nya, asal timnya bisa meyakinkan calon pemilih," terangnya.

Tidak hanya itu, masih rendahnya keterpilihan calon bupati yang sudah mendaftar ke berbagai partai politik tersebut, karena posisinya masih belum jelas, karena sampai saat ini masih belum ada parti politik yang merekom untuk para calon bupati tersebut. "Faktor masih belum naiknya keterpilihan bupati, masyarakat juga masih menunggu kemana rekom partai diberikan," bebernya.

Sementara itu, populasi survei ini adalah warga masyarakat Lamongan yang sudah punya hak pilih dalam pemilu 14 februari 2024. Mereka yang sudah berusia minimal 17 tahun atau yang sudah menikah.

Survei ini menggunakan metode multistage random sampling, jumlah sampel survei ini sebanyak 1.896 responden dengan tingkat margin of error' atau kesalahan survei sebanyak 2,3�n pada tingkat kepercayaan survei 95%.

Pengambilan data survei dilakukan dengan cara tatap muka menggunakan kuesioner oleh tim pewawancara yang sudah dilatih dengan tugas mewawancarai 1-4 responden setiap desa/kelurahan.

Kendali mutu surveyor minimal mahasiswa atau sederajat dan mendapatkan pelatihan secara intensif di setiap pelaksanaan survei. 

Sedangkan Quality control terhadap kuesioner hasil wawancara dilakukan sampling ulang dengan mendatangi responden sebanyak 20% atau sekitar 379 responden untuk ditanya kembali apakah benar responden diwawancarai berdasarkan pertanyaan dan jawaban yang ada pada kuesioner.

Input data kuesioner hasil wawancara dilakukan menggunakan software SPSS, kemudian data di olah dalam bentuk tabel setelah proses analisis. jir

Berita Terbaru

Gus Fawait Gandeng HKTI, Targetkan Produktivitas Pertanian Jember Terus Naik

Gus Fawait Gandeng HKTI, Targetkan Produktivitas Pertanian Jember Terus Naik

Senin, 05 Okt 2026 20:50 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:50 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Bupati Jember, Gus Fawait hadir dalam Pelantikan Pengurus Anak Cabang Himpunan Kerukunan Tani Indonesia se-Kabupaten Jember di…

Naik Motor Antar Homecare ke Jelbuk, Gus Fawait Temui Nenek 86 Tahun Hidup Sendiri

Naik Motor Antar Homecare ke Jelbuk, Gus Fawait Temui Nenek 86 Tahun Hidup Sendiri

Senin, 05 Okt 2026 20:44 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Kegiatan Homecare di Kecamatan Jelbuk hari ini dilaksanakan oleh jajaran tenaga kesehatan Puskesmas Jelbuk. Kali ini Bupati Gus…

Transportasi Jatim Menuju Satu Sistem, DPRD Atur Integrasi Rute, Tarif hingga Tiket

Transportasi Jatim Menuju Satu Sistem, DPRD Atur Integrasi Rute, Tarif hingga Tiket

Senin, 05 Okt 2026 20:38 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM – SURABAYA ;Naik transportasi umum di Jawa Timur ke depan diarahkan tidak lagi menjadi perjalanan yang terputus-putus. DPRD Jawa Timur mulai m…

Wakil Ketua DPRD Jatim Ungkap Tingginya Jumlah Kios Kosong di Pasar Tradisional

Wakil Ketua DPRD Jatim Ungkap Tingginya Jumlah Kios Kosong di Pasar Tradisional

Senin, 05 Okt 2026 20:26 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM - SURABAYA :Wakil Ketua DPRD Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Deni Wicaksono mengungkap banyaknya jumlah kios kosong pasar-pasar…

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Program Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur berupa bantuan modal dan pemberdayaan usaha bagi masyarakat kurang mampu, KIP JAWARA…

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

SURABAYAPAGI com, Madiun - Harga beras premium di tingkat konsumen Kabupaten Madiun mencapai Rp15.000 per kilogram. Sementara itu, harga gabah kering di…