Responsivitas Mesin, Mitsubishi Mirage Kalahkan Porsche 718 Cayman

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kolase foto - Mitsubishi Mirage (atas), dan Porsche 718 Cayman (bawah). SP/Mitsubishi/Porsche
Kolase foto - Mitsubishi Mirage (atas), dan Porsche 718 Cayman (bawah). SP/Mitsubishi/Porsche

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Mobil ekonomis Mitsubishi Mirage berhasil mengalahkan mobil sport Porsche 718 Cayman T dalam hal responsivitas mesin. Hasil tersebut berasal dari studi baru yang dilakukan Car and Driver yang membandingkan waktu 0-60 mph (0-96 km/jam) sebuah kendaraan dengan kinerjanya dalam tes 5-60 mph (8 hingga 96 km/jam), mengutip laman Carscoops, Minggu (26/05/2024).

Dimulai dari mulai merekam metrik akselerasi yang terakhir sebagai upaya untuk mereplikasi dengan lebih baik apa yang mungkin dialami oleh pemilik saat berakselerasi di dunia nyata.

Yakni, di mana orang cenderung tidak menggunakan kontrol peluncuran atau bahkan menyalakan mesin mereka sebelum menginjak pedal gas dan lepas landas dari lampu hijau.

Lantas, sebuah tren mengejutkan muncul, saat melihat hasil dari uji coba 0-60 dan 5-60. Mereka menemukan bahwa banyak kendaraan yang sebenarnya lebih lambat saat melaju daripada saat berhenti.

Diketahui, dari performa terburuk yang dikendarai adalah Porsche 718 Cayman T manual 2020, yang berhasil mencapai kecepatan jalan raya hanya dalam 4,4 detik saat berhenti, tetapi membutuhkan waktu dua detik lebih lama (6,4 detik) untuk mencapai kecepatan yang sama dari kecepatan 5 mph.

Yang lebih mengejutkan lagi, Porsche bukanlah satu-satunya kendaraan sporty yang memiliki performa lebih buruk saat start dari posisi diam. BMW M235i xDrive Gran Coupe 2020 (+1,8 detik) dan Porsche Cayenne Coupe Turbo GT 2024 (+1,7 detik) termasuk di antara kendaraan yang paling melambat dalam tes 5-60.

Sementara itu, kendaraan ekonomis, seperti Mitsubishi Mirage memiliki performa terbaik di sini. Meskipun mobil kecil ini hanya dapat mencapai 60 mph dalam 12,8 detik dari posisi berhenti, ia berhasil mencapai kecepatan tersebut 0,1 detik lebih cepat pada putaran 5-60 mph (12,7).

Meskipun turbo lag tampaknya merupakan penjelasan yang baik untuk apa yang terjadi di sini, Car and Driver memperingatkan bahwa ada beberapa faktor yang rumit dalam apa yang mereka sebut sebagai tes responsif powertrain.

Jumlah mobil berperforma dalam daftar kendaraan yang “paling tidak responsif” mungkin juga berkaitan dengan fakta bahwa kontrol peluncuran dan teknologi lainnya secara tegas ditujukan untuk meningkatkan waktu 0-60 kendaraan - bukan waktu 5-60 mph. jk-01/dsy

Berita Terbaru

Tim Gabungan Bersama Polres Blitar Maksimalkan Pencarian Korban Terbawa Arus Pantai Pangi

Tim Gabungan Bersama Polres Blitar Maksimalkan Pencarian Korban Terbawa Arus Pantai Pangi

Minggu, 14 Jun 2026 11:39 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 11:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Memasuki hari ke empat pencarian korban laka laut di Pantai Pangi, Desa Tumpak Kepuh, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar, Polsek…

DLHKP Tingkatkan Operasional Kendaraan Pengangkut Sampah, Komitmen Jaga kebersihan Kota Kediri

DLHKP Tingkatkan Operasional Kendaraan Pengangkut Sampah, Komitmen Jaga kebersihan Kota Kediri

Minggu, 14 Jun 2026 11:29 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 11:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Dalam rangka memastikan seluruh unit tetap laik jalan dalam melayani kebersihan kota, Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan…

Pemkab Magetan Gencarkan Pengadaan ‘Rubuha’ untuk Tekan Hama Tikus

Pemkab Magetan Gencarkan Pengadaan ‘Rubuha’ untuk Tekan Hama Tikus

Minggu, 14 Jun 2026 11:22 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 11:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Guna menekan maraknya hama tikus yang menyerang tanaman padi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan melalui Dinas Tanaman Pangan…

Tekan Biaya Operasional Kenaikan BBM, Pemkot Malang Pertimbangkan Pakai EV untuk Kendaraan Dinas

Tekan Biaya Operasional Kenaikan BBM, Pemkot Malang Pertimbangkan Pakai EV untuk Kendaraan Dinas

Minggu, 14 Jun 2026 11:11 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 11:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Guna menekan biaya operasional imbas kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per…

Lewat FF Level 2, Pemkot Surabaya Genjot Standar Kompetensi Para Personel Damkar

Lewat FF Level 2, Pemkot Surabaya Genjot Standar Kompetensi Para Personel Damkar

Minggu, 14 Jun 2026 11:00 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 11:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya menyiapkan pemimpin-pemimpin lapangan yang memiliki kompetensi dan sertifikasi profesional sekaligus meningkatkan…

Tekan Sampah Plastik ke Laut, Kota Surabaya Jadi Percontohan Program RI-UEA 

Tekan Sampah Plastik ke Laut, Kota Surabaya Jadi Percontohan Program RI-UEA 

Minggu, 14 Jun 2026 10:54 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 10:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai salah satu langkah strategis untuk menekan pencemaran sampah plastik di sungai sebelum bermuara ke laut, Kota Surabaya…