BI Dukung Pengembangan Digitalisasi Transportasi

author surabayapagi.com

- Pewarta

Rabu, 29 Mei 2024 19:53 WIB

BI Dukung Pengembangan Digitalisasi Transportasi

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta- Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Filianingsih Hendarta mengatakan BI mendukung pengembangan digitalisasi transportasi melalui akselerasi digitalisasi sistem pembayaran yang aman, efisien, dan lancar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

"Bank Indonesia sebagai otoritas sistem pembayaran mendukung pengembangan digitalisasi transportasi sebagai salah satu program prioritas pemerintah untuk menciptakan sistem pembayaran yang aman, efisien, dan lancar," kata Filianingsih dalam sesi pleno bertemakan Smart Move: Urban Mobility's Digital Evolution di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Rabu (29/5).

Baca Juga: Tren Inflasi Indonesia Turun dalam 10 Tahun Terakhir

Sesi pleno tersebut merupakan bagian dari rangkaian acara Intelligent Transport System (ITS) Asia Pacific Forum yang dilaksanakan pada periode 28-30 Mei 2024.

Menurut Filianingsih, digitalisasi dan integrasi pembayaran di sektor transportasi masih  beragam. Pihaknya mengidentifikasi setidaknya tiga tahapan digitalisasi pembayaran di sektor transportasi, yakni tahap inisiasi, tahap implementasi, dan tahap replikasi.

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi RI 2025 Diproyeksikan hingga 5,6 Persen

Pada tahap inisiasi, sektor transportasi masih mengembangkan model bisnis yang paling sesuai. Jadi fokusnya adalah memastikan kenyamanan bagi operator dan juga pengguna.

Pada tahap implementasi, digitalisasi pembayaran sudah diterapkan pada sektor transportasi dan modelnya meliputi hybrid, baik tunai maupun non tunai, dan full cash atau seluruh sistem pembayaran digital.

Baca Juga: BI Terapkan Kebijakan Insentif Likuiditas

Tahap ketiga adalah penerapan sistem pembayaran digital dan model bisnisnya direplikasi di berbagai jenis dan moda transportasi. Contohnya adalah pembayaran tanpa uang tunai di tempat parkir, bus, kereta api serta layanan penyeberangan dan pelabuhan terpadu.

Bank Indonesia sebagai bank sentral juga akan melanjutkan akselerasi digitalisasi sistem pembayaran sebagai implementasi Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2025, untuk mendorong pemulihan ekonomi dan keuangan yang inklusif dan efisien. 

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU