SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Model CLA all-electric, produsen mobil mewah asal Jerman yakni Mercedes-Benz bakal mengadopsi mengemudi otonom (autopilot) dengan bantuan penyedia layanan asal Tiongkok (China), Kamis (06/06/2024).
Pasalnya, keterlambatan dalam mengadopsi fitur-fitur mengemudi cerdas tingkat tinggi ini telah berdampak pada pertumbuhan premium dan penjualan merek Mercedes-Benz di Tiongkok.
Autopilot tersebut nantinya akan dilengkapi dengan solusi mengemudi cerdas tingkat tinggi dari perusahaan rintisan asal Tiongkok, Momenta, yang tidak bergantung pada peta definisi tinggi.
Diketahui, kendaraan listrik ini dijadwalkan untuk memasuki produksi massal pada April 2025 dan memungkinkan bantuan navigasi perkotaan. Sehingga, dengan memasukkan teknologi Momenta, akan menandai pertama kalinya Mercedes-Benz mengadopsi solusi mengemudi cerdas dari pemasok Tiongkok.
Dengan teknologi dan kolaborasi baru tersebut, CLA ini akan menjadi model Mercedes-Benz pertama yang menggabungkan kemampuan mengemudi dengan bantuan “pilot”. Chip Nvidia Orin X akan menggerakkan fitur otonom dan ADAS.
Sebagai informasi, Mercedes-Benz menyadari potensi Momenta sejak awal, berpartisipasi dalam putaran pendanaan Seri B pada awal 2017, hanya enam bulan setelah didirikan. Mercedes-Benz melanjutkan investasinya pada tahun 2021 dengan berpartisipasi dalam putaran pendanaan Seri C Momenta.
Diketahui, Momenta, didirikan pada tahun 2016 dan berkantor pusat di Suzhou, sekitar satu jam perjalanan dari pusat kota Shanghai, dengan cepat menjadi terkenal di industri pengemudian cerdas di Tiongkok.
CLA baru, bakal menargetkan demografi yang lebih muda dan lebih melek teknologi, bertujuan untuk mengatasi kesenjangan ini. CLA juga akan dilengkapi dengan sistem operasi MB.OS milik perusahaan, yang meningkatkan daya komputasi dan interaksi pengguna. jk-06/dsy
Editor : Desy Ayu