120 Stan Industri Pendukung Ekspor, Ramaikan Lamongan Ekportiva

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati saat mengunjungi salah satu stan dalam pameran Lamongan Eksportiva. SP/MUHAJIRIN 
Bupati saat mengunjungi salah satu stan dalam pameran Lamongan Eksportiva. SP/MUHAJIRIN 

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Ada 120 perusahaan industri pendukung ekspor, ikut andil meramaikan Lamongan Ekportiva selama 4 hari di telah resmi dibuka oleh Bupati Yuhronur Efendi, Rabu (5/6/2024) malam di Lamongan Sport Center malam ini.

Lamongan Exportiva 2024, yang dimaksudkan untuk meningkatkan peluang ekspor produk unggulan Lamongan tersebut, karena selama setahun tidak kurang lebih dari 96 triliun nilai ekspor berbagai bidang dari kota soto.

“Digelarnya kegiatan ini memiliki tujuan utama membuka peluang ekspor bagi industriawan di Kabupaten Lamongan. Selain itu juga ajang untuk saling memotivasi antar pelaku usaha masing-masing,” tutur Bupati yang akrab disapa Pak Yes saat memberikan pengarahan.

Kegiatan ekspor ini tambah bupati, tentu sangat menunjang kesejahteraan industri. Yang mana keberhasilan tersebut juga akan membawa dampak positif pada pertumbuhan ekonomi para pelaku industri di Kabupaten Lamongan.

Dijelaskan oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lamongan Anang Taufik bahwa komoditi penyumbang nilai pemasaran ialah hasil perikanan, produk alas kaki, plastik dan hasil hutan. Pada gelombang pertama ekspor tahun 2024, sebanyak 8 ton komoditi ikan tenggiri dan tuna berhasil diekspor ke Thailand.

“Potensi perikanan yang dimiliki Lamongan akan dikelola dengan baik, tentu berkat kolaborasi bersama seluruh perusahaan. Pada gelombang pertama sudah 8 ton yang berhasil kami ekspor, semoga jumlah tersebut terus bertambah,” jelas Anang.

Tidak hanya itu, industri kecil menengah (IKM) yang ada di Lamongan terus aktif dan bertambah, khususnya di bidang makanan dan minuman (mamin). Dari total IKM yang ada di Lamongan yakni 18 ribu, 50% diantaranya bergerak di bidang mamin. 

Menurut Anang kondisi terkini pada pelaku IKM mamin cenderung meningkat, karena permintaan selalu stabil. Namun pendampingan oleh Disperindag Kabupaten Lamongan juga terus digencarkan, saat ini yang menjadi tantangan pelaku IKM ialah keterbatasan jaringan dan keterbatasan adaptasi dengan teknologi.

“Produk unggulan dari IKM ini semakin banyak yang berhasil masuk ke pasar modern. Namun Disperindag juga terus mendampingi,” kata Anang.

Selama lima hari kedepan, Lamongan Eksportiva akan menampilkan 120 stan yang memamerkan perusahaan industri pendukung ekspor, UMKM naik kelas, layanan ekspor dan P3DN, sosialisasi 11 program prioritas Lamongan, perbankan dan lembaga layanan, perusahaan nasional multi produk, aneka kuliner, hingga wahana hiburan dan permainan. jir

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…