Bayi Perempuan Dibuang di Ember Bekas Cat Usai Dilahirkan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jember - Sesosok bayi perempuan ditemukan di halaman belakang rumah warga Dusun Kauman, Desa/Kecamatan Tempurejo, Jember. Saat ditemukan, bayi yang diduga baru dilahirkan itu berada dalam ember bekas cat tembok.

Kapolsek Tempurejo AKP Heri Supadmo mengatakan bayi tersebut ditemukan sekitar pukul 05.00 WIB. Warga yang menemukan pertama kali bernama Holifah.

"Jadi awalnya, seorang warga setempat atas nama Holifah mendengar suara tangisan bayi di belakang rumahnya. Ternyata setelah dicek, ditemukan bayi yang diletakkan di dalam ember bekas cat tembok di bawah jendela rumah," kata Heri, Senin (10/6/2024).

"Awalnya, Bu Holifah ini mengira itu adalah suara orang kencing, namun setelah disenter ke dalam ember bekas cat tembok itu, ia dikagetkan karena itu adalah bayi," imbuhnya.

Holifah langsung melaporkan penemuan bayi itu ke suaminya. Dan pada saat itu sang suami langsung melapor ke Polsek Tempurejo.

"Setelah melapor pada kami, bayi tersebut langsung kita bawa ke Puskesmas Tempurejo. Alhamdulillah keadaan bayi masih sehat," ujar Heri.

"Bayi tersebut berjenis kelamin perempuan. Kalau usianya diperkirakan masih beberapa jam saja soalnya masih ada sisa ari-ari di bagian pusarnya," sambungnya.

Menurut Heri, pihaknya saat ini masih melakukan proses penyelidikan siapa yang membuang bayi tersebut. Bahkan pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan para bidan setempat untuk mendata siapa saja ibu hamil yang ada di wilayah tersebut.

"Kita sudah lakukan koordinasi dengan para bidan, saat ini masih belum diketahui siapa yang membuang bayi tersebut dan masih kita selidiki," pungkasnya. Jb-01/ham

Berita Terbaru

Marhaenisme dan Relevansi Pemikiran Bung Karno

Marhaenisme dan Relevansi Pemikiran Bung Karno

Selasa, 18 Agu 2026 22:49 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 22:49 WIB

Oleh Deni Wicaksono Ketua Persatuan Alumni GMNI Jawa Timur…

KEI Dorong Kelompok Rentan Pagerungan Besar Olah Sampah Jadi Produk Bernilai Ekonomi

KEI Dorong Kelompok Rentan Pagerungan Besar Olah Sampah Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Selasa, 18 Agu 2026 22:11 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI, Sumenep - SKK Migas-Kangean Energy Indonesia (KEI) bersama Pemuda Karang Taruna Laskar Obor menggelar pelatihan daur ulang sampah non-B3 bagi…

Dalang Cilik Naik Panggung, Petrokimia Gresik Dorong Regenerasi Seni Wayang

Dalang Cilik Naik Panggung, Petrokimia Gresik Dorong Regenerasi Seni Wayang

Selasa, 18 Agu 2026 19:45 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 19:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Upaya melestarikan seni dan budaya tradisional terus dilakukan PT Petrokimia Gresik (Persero). Di tengah pesatnya perkembangan z…

Warga Uji Transparansi Pergantian Pimpinan DPRD Magetan, Rekaman Paripurna Diminta Dibuka

Warga Uji Transparansi Pergantian Pimpinan DPRD Magetan, Rekaman Paripurna Diminta Dibuka

Selasa, 18 Agu 2026 19:22 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 19:22 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Magetan – Proses pergantian pimpinan DPRD Kabupaten Magetan kembali menjadi perhatian. Kali ini, publik meminta dokumen dan rekaman Rapat Par…

AUM Wealth Management Danamon Tumbuh 20 Persen, Bisnis Priority Banking Makin Diperkuat

AUM Wealth Management Danamon Tumbuh 20 Persen, Bisnis Priority Banking Makin Diperkuat

Selasa, 18 Agu 2026 19:10 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 19:10 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Bank Danamon Indonesia Tbk kembali memperkuat bisnis pengelolaan kekayaan (wealth management) setelah meraih dua penghargaan dalam A…

Jadi Alarm bagi Ketahanan Pangan, Harga Gabah di Magetan Nyaris Rp9 Ribu per Kg

Jadi Alarm bagi Ketahanan Pangan, Harga Gabah di Magetan Nyaris Rp9 Ribu per Kg

Selasa, 18 Agu 2026 15:33 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Baru-baru ini, harga komoditas gabah di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, sedang berada di level tinggi. Gabah kering giling (GKG)…