Home / Opini : Jumat Berkah

Nabi Ibrahim, Sosok Rasional Pencari Kebenaran

author surabayapagi.com

- Pewarta

Kamis, 13 Jun 2024 20:45 WIB

Nabi Ibrahim, Sosok Rasional Pencari Kebenaran

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Catatan saya, nama nabi Ibrahim disebut sebanyak 69 kali di 24 surat dalam Alquran. Nama Ibrahim juga diabadikan menjadi nama sebuah surat dalam Alquran, yaitu surat ke-14.

Juga nabi Ibrahim diakui Bapak Para Nabi. Mengingat sebanyak 19 keturunannya menjadi nabi, dari 25 nabi yang disebut dalam Alquran.

Baca Juga: Puasa Asyura

Dalam Surah As-Saffat Ayat 101–110, dikisahkan sosok Nabi Ibrahim a.s.. Beliau yang diperintahkan untuk menyembelih anak tercinta yang telah dinanti-nanti selama 86 tahun lamanya.

Juga ada kisah Nabi Ibrahim AS dibakar hidup-hidup oleh raja Namrud. Namun atas izin Allah SWT, Nabi Ibrahim menerima mukjizat yang luar biasa yaitu selamat dari kobaran api tersebut. Hingga kemudian Nabi Ibrahim mendapatkan gelar Ulul Azmi karena keteguhan hatinya terhadap agama Islam.

Mukjizat Ibrahim AS yang tidak hangus ketika dibakar dikenang umat muslim sepanjang masa. Saat itu, Raja Namrud menghukum Nabi Ibrahim AS karena menghancurkan berhala-berhala. Alih-alih terbakar, api yang melahap Nabi Ibrahim AS justru berubah menjadi dingin. Dirinya selamat dan kebal dari kobaran api tersebut.

Ada juga wahyu yang diterima oleh Nabi Ibrahim yaitu

Suhuf Nabi Ibrahim. Suhuf adalah lembaran wahyu yang diberikan oleh Allah kepada Nabi Ibrahim. Berbeda dengan Alquran, suhuf merupakan wahyu Allah yang tidak perlu disampaikan atau diajarkan kembali kepada umat manusia.

Ketauladan dari Nabi Ibrahim yang saya kagumi, beliau memiliki semangat yang tinggi untuk mencari kebenaran.

Hidupnya mengabdikan diri dalam jalan kebenaran. Sejarah yang saya baca, Nabi Ibrahim adalah sosok yang rasional dalam mencari kebenaran.

Modalnya, dengan semangat dan rasa ingin tahu yang tinggi, nabi Ibrahim meneliti dan memikirkan Tuhan hingga akhirnya menemukan Allah Swt sebagai Tuhan yang benar.

Nabi dikenal haus akan kebenaran. Makanya, beliu tidak pernah menyerah untuk menemukan apa yang dia yakini sebagai kebenaran. Akhirnya, nabi Ibrahim diakui sosok yang rasional dalam mencari kebenaran.

Baca Juga: Bulan Muharram, Bulan Mulia

Dan setelah mengetahui kebenaran, beliau tidak tinggal diam. Beliau berdakwah kepada jamaahnya dan mengajak jamaahnya untuk bergabung dengannya di jalan yang lurus.

Juga sabar dan tabah dalam menghadapi berbagai ujian Allah SWT. Kekaguman saya yang besar, beliau selalu menempatkan Allah SWT di atas segalanya dan mengabdikan diri dalam jalan kebenaran. Itu cara saya meneladani Kisah dan Sifat-Sifat Nabi Ibrahim A.S

Beliau mempunyai Semangat Besar untuk mencari kebenaran. Dalam mencari kebenaran, beliau menggunakan Akal dalam Mencari Kebenaran. Selain kesabaran dalam menghadapi cobaan.

Pendeknya, beliau berkomitmen pada jalan kebenaran. Saya mengakui wajar Nabi Ibrahim diberi gelar Khalilullah?

Gelar Khalilullah adalah salah satu gelar paling terkenal yang diberikan kepada Nabi Ibrahim. Gelar ini mencerminkan kedekatan dan kasih sayang Allah kepada Nabi Ibrahim. Ini karena kesetiaan, kepatuhannya, dan kecintaannya kepada Allah.

Baca Juga: Pegadaian Kanwil XII Surabaya Bagikan Ribuan Makanan Siap Saji kepada Masyarakat

Saya menyerap hikmah yang dapat diambil dari kisah Nabi Ibrahim. Apa? Beliau Mengutamakan Allah Atas ego duniawi.

Contoh, pengorbanan Nabi Ibrahim menjadi kisah yang membuktikan bahwa perintah yang datang dari Allah SWT akan berakhir dengan hikmah serta kebahagiaan yang lebih baik.

Dalam kapasitas sebagai seorang ayah yang mencintai anaknya yang berbakti dan sholeh, tentu berat bagi Ibrahim untuk mengurbankan Ismail. Ini di ujian keimanannya kepada Allah Swt. ([email protected])

 

Oleh: Hj Lordna Putri

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU