Polisi Hanya Tegur Viral Video Bule yang Plesetkan IKN jadi Ibu Kota Koruptor Nepotisme

author Erick Kresnadi Koresponden Jakarta

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Polisi Hanya Tegur Viral Video Bule yang Plesetkan IKN jadi Ibu Kota Koruptor Nepotisme
Polisi Hanya Tegur Viral Video Bule yang Plesetkan IKN jadi Ibu Kota Koruptor Nepotisme

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Minggu ini, viral di media sosial X sebuah video yang memperlihatkan seorang bule menyebut tak ada air di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Pria memakai kaus berwarna biru dan topi putih itu juga mengatakan IKN adalah Ibukota Korupsi dan Nepotisme.

Unggahan akun @yaniarsim itu dilihat Surabaya Pagi di media sosial X. Dalam video tersebut tampak ada foto bule sedang berada di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur.

Si bule menggunakan kaos berwarna biru dan topi putih. Ia terlihat menggambarkan pembangunan IKN. "Liputan langsung Om Bule dari IKN, Ibukota Koruptor & Nepotisme. Cocok ya namanya," tulis akun tersebut.

Pada video itu bule yang belum diketahui namanya itu pun menyebut, jika kondisi di IKN masih kesulitan air. Dia mengaku susah mandi dan kakus. Maka itu, pipa didatangkan dari Jakarta untuk saluran air.

"Maka pipa-pipa ini sudah didatangkan dari Jakarta. Pipa-pipa akan dipasang ya sepanjang ini dan nanti akan masuk di sana akan ada hotel, di situ akan ada rumah-rumah. Ya kalian akan mungkin tinggal di sini aja," ungkapnya.


Hina Pemerintah

Pernyataan bule itu juga seakan menghina pemerintah. Menurut dia, pembangunan IKN akan jadi dalam waktu dua bulan lagi tepatnya Agustus 2024 dengan keajaiban dari doa dukun atau paranormal.

"Kita berdoa supaya ada mungkin dukun atau Mak Erot yang bisa berdoa dan ada magic-magic supaya bimsalabim jadi seketika. Ini juga ada orang-orang di sini ya lagi beli tanah, semua dari Pulau Jawa mereka lagi melihat tanah di Ibu Kota Koruptor dan Nepotisme," ucap dia.


Bukan Bule Tapi WNI

"Betul tim Polda Kaltim melakukan penyelidikan terhadap media sosial yang viral tersebut. Hasil sementara bahwa tempat tersebut bukan di area IKN," kata Kabid Humas Polda Kalimantan Timur Kombes Artanto saat dikonfirmasi, Kamis, (13/6/2024).

Menurut Artanto, identitas bule tersebut sudah diketahui. Namun, ia tidak menyebut secara gamblang. Bahkan, polisi juga tidak menangkap warga asing yang membuat gaduh itu. Aparat hanya melakukan imbauan.

"Untuk sementara ini mengimbau sebagai edukasi yang bersangkutan dulu," ujar Artanto.

Tidak hanya itu, Artanto juga mengimbau kepada bule tersebut untuk tidak melakukan hal serupa.

Baik di IKN maupun di tempat lain meskipun hal tersebut merupakan pendapat atau penilaian. Imbauan juga disampaikan kepada pemilik akun yang merupakan warga Indonesia.

"Apalagi yang bersangkutan adalah WNI yang akunnya menggunakan nama 'om bule'. Jangan sampai membuat antipati sebagai masyarakat Indonesia terhadap orang lain," ungkapnya. erc/klm/rmc

Berita Terbaru

OJK Masih Tuntut Ganti Polis Rp 566,24 Miliar ke Henry Surya

OJK Masih Tuntut Ganti Polis Rp 566,24 Miliar ke Henry Surya

Kamis, 09 Jul 2026 18:54 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 18:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mengejar aset milik Henry Surya selaku tersangka dalam perkara tindak pidana perasuransian PT…

Menteri ESDM Molor Luncurkan BBM B50

Menteri ESDM Molor Luncurkan BBM B50

Kamis, 09 Jul 2026 18:53 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 18:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis baru, yakni biodiesel B50, baru diresmikan Kamis (9/7). Sedianya, B50 telah mulai berlaku sejak…

Pengelola Kopdes Kecewa Soal Gaji, Bosnya Baru Pahami

Pengelola Kopdes Kecewa Soal Gaji, Bosnya Baru Pahami

Kamis, 09 Jul 2026 18:50 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 18:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Media sosial dihebohkan para pengelola Kopdeskel Merah Putih yang kecewa terhadap sistem pengelolaan dan pengupahan yang…

Perum Bulog Masih Rendah Serap Jagung ke Petani

Perum Bulog Masih Rendah Serap Jagung ke Petani

Kamis, 09 Jul 2026 18:49 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 18:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Perum Bulog ditugaskan menyerap minimal 1 juta ton jagung petani dalam setahun untuk pengelolaan cadangan jagung pemerintah.…

Menkeu Ngaku Belum Tahu Punya Utang Rp 25,8 Triliun ke Taspen

Menkeu Ngaku Belum Tahu Punya Utang Rp 25,8 Triliun ke Taspen

Kamis, 09 Jul 2026 18:48 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 18:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Direktur Utama PT TASPEN (Persero) Rony Hanityo Aprianto mengungkapkan pemerintah masih berutang sebesar Rp 25,8 triliun kepada…

Resto Viaduct By Gubeng Jadi Spot Para UMKM untuk Berkembang

Resto Viaduct By Gubeng Jadi Spot Para UMKM untuk Berkembang

Kamis, 09 Jul 2026 18:44 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 18:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kondisi ekonomi yang tidak stabil menyebabkan banyak umkm maupun pengusaha yang gulung tikar, namun berbeda dengan Resto Viaduct…