Laila Mufidah Optimistis Wisata Kota Lama Surabaya akan Lebih Hidup 

author Al Qomaruddin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah meyakini bahwa wisata Kota Lama Surabaya akan lebih hidup dibanding kota lain. Selain ada tiga kawasan etnik yang terintegrasi, generasi arek-arek Suroboyo juga lebih kreatif.

"Kuncinya adalah bagaimana pengembangan potensi yang ada di wisata Kota Lama Surabaya. Mau disajikan seperti apa. Tapi kami yakin, Pemkot Surabaya bisa membuat wisata ini lebih hidup. Lihat Tunjungan Romansa kita bisa," kata Laila.

Agar tidak menjadi wisata pasif, sudah saatnya pengelola menggandeng para generasi kreatif kota ini menjadi bagian dari destinasi ini. Mereka yang akan mengisi setiap momen dan menghibur pengunjung. Termasuk menggandeng musisi jalanan Surabaya.

"Saya yakin, kalau di Kota Tua Djakarta ada live musik menghibur, di sini akan jauh lebih menghibur. Surabaya gudangnya musisi kreatif. Nyaman menikmati malam bersama musik live sambil lesehan di udara terbuka dan ditemani gedung tua," kata Laila.

Agar pengunjung makin berkesan dan pulang penuh kesan, sajian kuliner harus disesuaikan. Aneka makanan jadul harus disajikan khusus. Makanan khas Suroboyo harus dikuatkan. Selain ada tempat nongkrong berkelas di kawasan Kota Lama Surabaya.

"Tetap prioritaskan pelaku ekonomi kerakyatan di daerah sekitar. PKL sekitaran dan warga sekitaran. Sementara gedung kuno yang ada saat ini juga harus ada aktivitas di dalamnya. Tidak gedung mati. Tetap aktivitas ekonomi warga jadi prioritas," tandas Laila.

Perempuan berhijab ini juga mengingatkan agar ada program edukasi merawat sejarah di kawasan Kota Lama. Dia juga mengingatkan agar ada sirine pengingat saat jam operasional malam ditutup. Misalnya sirine meraung pukul 21.00. Ini untuk menghindari tempat wisata jadi tempat mesum. Alq

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…