Sebabkan Kemacetan, Sejumlah PKL akan Ditertibkan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Tulungagung - Sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) yang biasa mangkal di sekitar Jalan Basuki Rahmat dan Jalan Ahmad Yani Timur Tulungagung, bakal ditertibkan Satpol PP.

Pasalnya, keberadaan PKL di bahu jalan tersebut kerap menyebabkan kemacetan. Saat ini, pihak Satpol PP bersama Satlantas Polres Tulungagung dan Dishub setempat membahas rencana penertiban ini.

Kepala Satpol PP Tulungagung, Sony Welly Ahmadi mengatakan, selama ini banyak aduan masyarakat atas kondisi dua titik jalan yang kerap macet pada waktu tertentu. Kemacetan ini dinilai terjadi lantaran keberadaan PKL di bahu jalan kawasan tersebut.

"Kemacetan terjadi pada waktu tertentu, terutama pada saat jam pulang sekolah, 2 titik jalan tersebut kerap macet," ujarnya, Kamis (20/6/2024).

Atas kondisi tersebut, ungkap Sony, pihaknya berencana untuk menertibkan PKL di kawasan tersebut secara bertahap. Jumlah PKL yang berjualan di daerah itu terus bertambah.

Padahal, keberadaan PKL di lokasi tersebut termasuk rawan, terutama bagi pengguna jalan, pejalan kaki maupun pedagang itu sendiri.

Selain itu, keberadaan pedagang yang berjualan di bahu jalan juga melanggar undang-undang lalu lintas, sehingga pihak pemerintah setempat perlu mengambil langkah tegas untuk melakukan penertiban.

"Berdasarkan data kami, ada sekitar 100 lebih pedagang yang berjualan disana, dan ternyata yang berdagang disana itu gantian. Ada yang shift pagi sampai siang, ada yang siang sampai sore, ada yang hanya malam saja," ungkapnya.

Terkait rencana penertiban ini, pihaknya masih melakukan pembahasan bersama instansi terkait untuk teknis penanganannya.

Selain itu, pihaknya juga masih terus melakukan sosialisasi secara masif kepada para pedagang disana terkait rencana penertiban kawasan tersebut.

Namun demikian, pihaknya akan mengupayakan pada awal Juli 2024 mendatang, kawasan tersebut akan mulai ditertibkan hingga steril dari keberadaan PKL.

"Kami hanya berupaya untuk mengembalikan fungsi jalan itu sebagaimana mestinya. Kami tidak melarang masyarakat berdagang, hanya saja jangan sampai melanggar aturan yang berpotensi membahayakan banyak pihak," pungkasnya. Tl-01/ham

Berita Terbaru

Obok-Obok Dinkes Ponorogo 8 Jam, KPK Amankan 3 Koper Barang Bukti dan Flashdisk

Obok-Obok Dinkes Ponorogo 8 Jam, KPK Amankan 3 Koper Barang Bukti dan Flashdisk

Selasa, 19 Mei 2026 21:43 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 21:43 WIB

SURABAYA PAGI,Ponorogo– Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ponorogo yang berlokasi di Gedung …

Aniaya Rekan Kerja, Pegawai DPUTR Gresik Ditahan Kejaksaan

Aniaya Rekan Kerja, Pegawai DPUTR Gresik Ditahan Kejaksaan

Selasa, 19 Mei 2026 21:02 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 21:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Kejaksaan Negeri Gresik resmi menahan seorang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum d…

Polemik Batasan Wilyah RW di Dukuh Menanggal, Komisi A Tegaskan Jangan Ada Penguasaan Jalan Umum

Polemik Batasan Wilyah RW di Dukuh Menanggal, Komisi A Tegaskan Jangan Ada Penguasaan Jalan Umum

Selasa, 19 Mei 2026 20:18 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 20:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Polemik batas wilayah antara warga RW 6 dan RW 8 di kawasan Bambe, Dukuh Menanggal, Kecamatan Gayungan masuk ke meja Komisi A DPRD …

PT JPC Digugat 5 Miliar, Diduga Langgar Perjanjian 

PT JPC Digugat 5 Miliar, Diduga Langgar Perjanjian 

Selasa, 19 Mei 2026 20:11 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 20:11 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun– ‎Gugatan Rp5 miliar dilayangkan Edy Susanto Santoso warga Ponorogo terhadap PT Jatim Parkir Center (JPC) dan Kiagus Firdaus terkait d…

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen, Khofifah Tekankan Peran ASN Adaptif

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen, Khofifah Tekankan Peran ASN Adaptif

Selasa, 19 Mei 2026 19:39 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 19:39 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong aparatur sipil negara (ASN) menjadi pemimpin strategis yang adaptif, tangguh, d…

Siaga 24 Jam, Pahlawan Malam PLN UIT JBM Perkuat Keandalan Sistem di Gardu Induk Grati

Siaga 24 Jam, Pahlawan Malam PLN UIT JBM Perkuat Keandalan Sistem di Gardu Induk Grati

Selasa, 19 Mei 2026 19:11 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 19:11 WIB

SurabayaPagi, Probolinggo – Di balik tetap terangnya listrik yang dinikmati masyarakat, ada dedikasi para “pahlawan malam” PLN yang siaga 24 jam menjaga keand…