Pj Sekdaprov Jatim Bobby Soemiarsono Lepas 300 PM UPT Dinsos Jatim Klaster Anak dan Remaja

author Lailatul Nur Aini

- Pewarta

Kamis, 20 Jun 2024 19:30 WIB

Pj Sekdaprov Jatim Bobby Soemiarsono Lepas 300 PM UPT Dinsos Jatim Klaster Anak dan Remaja

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Dinas Sosial Jawa Timur (Dinsos Jatim) menggelar acara pelepasan 300 penerima manfaat (PM) dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) klaster anak dan remaja, pada Kamis, (20/6/2024).

Acara tersebut dilepas secara langsung oleh Pj Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jatim, Bobby Soemiarsono.

Baca Juga: Bobby Soemiarsono Resmi Jabat Pj Sekdaprov Jatim

PM yang dilepas berasal dari UPT Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Anak (PPSAA) Nganjuk, Situbondo, Trenggalek, dan Sumenep; UPT Pelayanan Sosial Bina Remaja (PSBR) Jombang, Blitar, Bojonegoro, dan Pamekasan; serta UPT Perlindungan Sosial dan Rehabilitasi Sosial Marsudi Putra (PRSMP) Surabaya.

Pada kesempatan tersebut, Bobby menekankan pentingnya mengikuti perkembangan teknologi bagi para PM yang merupakan generasi penerus bangsa.

"Teknologi terus berkembang dengan cepat. Jika kita tidak mengikuti, kita akan tertinggal. Semua akan bergantung pada teknologi," kata Bobby.

Bobby mendorong para PM untuk mempelajari teknologi dari hal-hal sederhana yang ada di sekitar mereka, tidak harus menunggu hingga di bangku perguruan tinggi.

"Kreativitas bisa lahir dari ide-ide sederhana. Antara teknologi dan hal-hal sederhana itu akan tercipta kreativitas dan membuka peluang besar," lanjutnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menghindari narkoba dan tidak terburu-buru menikah, karena pernikahan tanpa pekerjaan atau keterampilan hanya akan menambah masalah.

"Jangan terburu-buru menikah, ini masuk dalam program pemerintah juga. Jangan berpikir menikah bisa membereskan segala masalah. Kalau tidak punya pekerjaan atau keterampilan, pernikahan malah menambah masalah baru," tandas Bobby.

Baca Juga: Adhy Karyono Ajukan Kepala Bapenda Jadi PJ Sekdaprov Jatim

Sementara itu, Kepala Dinsos Jatim, Restu Novi Widiani, menjelaskan bahwa pelepasan PM UPT klaster anak dan remaja ini adalah acara tahunan yang dimulai sejak 2023.

Dari 485 anak di UPT PPSAA Dinsos Jatim, 75 anak telah memasuki masa terminasi dan lulus SMA, dengan beberapa telah bekerja atau melanjutkan kuliah.

"Secara tidak langsung ini adalah usaha kita untuk memangkas masalah anak tidak sekolah, mencegah kenakalan anak, kita juga mencegah terjadinya putus sekolah. Sekaligus kita juga tidak akan tega jika ada yang stunting," ungkap Novi.

Baca Juga: Wahid Wahyudi Resmi Dilantik Jadi PJ Sekdaprov Jatim

Novi menambahkan, Dinsos Jatim juga memberikan pelayanan keterampilan kepada 400 anak remaja putus sekolah berusia 15 hingga 21 tahun melalui UPT PSBR.

"Angkatan pertama dari Januari hingga Juni 2024 telah meluluskan 200 anak, sementara UPT PRSMP Surabaya meluluskan 35 anak pada angkatan pertamanya," paparnya.

Diketahui, acara pelepasan diwarnai dengan pentas seni dari para PM, penyerahan sertifikat kelulusan, dan bantuan kemandirian sosial berupa cash transfer senilai Rp 5 juta per orang untuk peralatan keterampilan.

Selain Pj Sekdaprov Jatim, acara ini juga dihadiri oleh beberapa kepala dinas dan perwakilan dari berbagai instansi terkait, serta Kepala Cabang Pembantu Bank Jatim, Injoko.Ain

Editor : Mariana Setiawati

BERITA TERBARU