SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ribuan pelari berkumpul di Tugu Pahlawan Surabaya pada minggu pagi untuk mengikuti Green Force Run 2024, sebuah acara yang bukan hanya ajang olahraga tetapi juga perayaan HUT Persebaya Surabaya ke-97 dan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-731. Event ini menyatukan semangat sportivitas dan kecintaan terhadap kota, menjadikannya momen istimewa bagi warga Surabaya dan para pengunjung.
Dengan kategori perlombaan yang terbagi menjadi 21K, 10K, 5K, 2.5K (family run), dan Kid Dash, Green Force Run 2024 diikuti oleh 3.500 pelari dari 118 kota/kabupaten di 23 provinsi se-Indonesia. Tidak hanya pelari lokal, peserta dari luar negeri seperti Jepang, Kenya, Filipina, Australia, hingga India turut meramaikan acara ini.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, yang juga ikut serta dalam lomba kategori 5K bersama sang istri, menyatakan dukungan penuh terhadap acara ini.
“Ajang ini juga tepat untuk mempromosikan wisata Kota Lama tersebut. Saya berharap, Kota Lama ini bisa menjadi sport tourism,” ucap Eri, Minggu (23/06/2024).
Eri Cahyadi menegaskan bahwa tahun depan acara ini akan tetap berlangsung di tengah kota meski rutenya kemungkinan mengalami perubahan.
"Hari ini tidak hanya pelari dari Indonesia tetapi juga ada dari negara lain. InsyaAllah tahun depan kita tata lagi, rutenya berbeda tetapi tetap digelar di tengah kota," jelasnya.
Selain partisipasi Wali Kota, beberapa pemain Persebaya seperti Oktafianus Fernando, Andre Oktaviansyah, dan Arif Catur Pamungkas juga turut memeriahkan acara ini, menunjukkan dukungan mereka terhadap kegiatan yang juga menjadi bagian dari perayaan HUT ke-97 Persebaya.
Event lari yang dimulai dari ikon bersejarah Tugu Pahlawan ini menawarkan pemandangan indah dan kaya sejarah di sepanjang rutenya, memperlihatkan keindahan dan warisan budaya Kota Lama Surabaya. Dengan suksesnya penyelenggaraan tahun ini, Green Force Run 2024 telah membuktikan diri sebagai acara yang tidak hanya mempromosikan olahraga tetapi juga memperkuat identitas kota sebagai destinasi sport tourism yang menarik. Zisti
Editor : Desy Ayu