Berantas Judi Online Lebih dari Rp1 Triliun, Pj Gubernur Jatim Bentuk Satgas Khusus

author Lailatul Nur Aini

- Pewarta

Rabu, 26 Jun 2024 18:23 WIB

Berantas Judi Online Lebih dari Rp1 Triliun, Pj Gubernur Jatim Bentuk Satgas Khusus

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, mengambil langkah tegas dalam memberantas judi online di Bumi Majapahit sekarang ini. Melihat perputaran uang yang mencapai lebih dari Rp1 triliun dari transaksi judi online, Adhy membentuk satuan tugas (satgas) khusus.

Satgas ini terdiri dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jatim dan Polda Jatim, yang akan bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).

Baca Juga: Nikita Mirzani dan Wulan Guritno, Diperiksa Polri, Promosi Situs Judi

"Dinas Kominfo sudah kami tugaskan untuk koordinasi dengan Kominfo pusat dan Reskrim,” ujar Adhy saat ditemui di Surabaya, Rabu (26/6/2024).

Langkah pembentukan Satgas Judi Online ini diambil setelah adanya paparan data dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), yang mengungkapkan terdapat 135.227 pemain judi online di Jawa Timur.

Perlu diketahui, menurut data PPATK, nilai transaksi dari kegiatan ini mencapai Rp1,015 triliun, menempatkan Jawa Timur sebagai provinsi dengan transaksi judi online terbesar keempat di Indonesia.

"Kami sedang intens berkoordinasi dengan Kemenkominfo untuk langkah pemberantasan selanjutnya. Kan yang menginisiasi dari Kominfo pusat, kami tunggu mereka yang menentukan, kalau kami kan berkolaborasi apa action-nya nanti untuk itu (memberantas judi online)," jelas Adhy.

Adhy menegaskan bahwa Pemprov Jatim berkomitmen penuh untuk memberantas praktik judi online. "Satgas sudah terbentuk, tinggal implementasinya. Kami tunggu daftarnya (pelaku judi online)," sambungnya.

Baca Juga: Bandar Judi Online 'Royal Dream' Ratusan Miliaran Rupiah, Dibongkar Polrestabes Surabaya

Adapun demikian, langkah konkret ini, diharapkan Jawa Timur dapat segera memutus mata rantai judi online yang semakin meresahkan masyarakat.

Sebelumnya, Menko Polhukam Hadi Tjahjanto mengumumkan lima provinsi dengan transaksi judi online terbanyak, yakni Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Banten. Di Jawa Barat, tercatat ada 535.644 pemain dengan transaksi mencapai Rp3,8 triliun, menjadikannya provinsi dengan transaksi judi online tertinggi.

"Pada kesempatan ini, ingin sampaikan lima provinsi terbesar secara demografi yang masyarakatnya sudah terpapar judi online," ungkap Hadi setelah rapat koordinasi Pencegahan Judi Online di kantor Menko PMK, Selasa (25/6/2024).

Baca Juga: Polisi di Ponorogo Sosialisasi Bahaya Judi Online

Hadi menyebutkan, pemerintah memiliki data hingga tingkat kelurahan dan desa terkait judi online, dan akan mengundang camat, kepala desa, serta lurah untuk membantu pemulihan korban judi online.

Berikut secara rinci lima provinsi dengan jumlah transaksi judi online terbesar di Indonesia:

1. Jawa Barat: 535.644 pemain, transaksi Rp3,8 triliun
2. DKI Jakarta: 238.568 pemain, transaksi Rp2,3 triliun
3. Jawa Tengah: 201.963 pemain, transaksi Rp1,3 triliun
4. Jawa Timur: 135.227 pemain, transaksi Rp1,015 triliun
5. Banten: 150.302 pemain, transaksi Rp1,022 triliun. Ain

Editor : Mariana Setiawati

BERITA TERBARU