Bursa Taruhan Jerman vs Denmark: Tim Panser Ngevoor Denmark 3/4 Bola

author surabayapagi.com

- Pewarta

Jumat, 28 Jun 2024 20:25 WIB

Bursa Taruhan Jerman vs Denmark: Tim Panser Ngevoor Denmark 3/4 Bola

SURABAYAPAGI.COM, Dortmund - Laga babak 16 besar Euro 2024 antara Jerman kontra Denmark, menjadi laga yang dinanti. Pasalnya, bila menilik sejarah, Jerman pernah mendapat hasil negatif dari Denmark pada final Euro 1992 lalu. Tak heran, Tim Dinamit, Denmark saat menghadapi tuan rumah, siap mengusung memori manis 32 tahun lalu itu. Apalagi, Denmark, dalam fase grup bermain cukup solid. Bahkan, menyulitkan Timnas Inggris.

Tak heran, laga yang akan digelar di Westfallen BVB Stadion, Dortmund, Jerman, pada Minggu (30/6/2024) pukul 02:00 WIB dinihari ini menjadi pembuktian tuan rumah. Apakah mampu menjaga konsistensi hingga melaju ke perempat final?

Baca Juga: Bursa Taruhan Spanyol vs Jerman: Lek-lekan, Diprediksi Tipis

 

Bursa Taruhan, Unggulkan Jerman

Bila dilihat bursa taruhan dari Asianbookie.com, Jumat (28/6/2024), tuan rumah Die Mannschaft, julukan Timnas Jerman, masih diunggulkan. Para bandar di situs tersebut, ditelusuri Surabaya Pagi, menempatkan anak asuh Julian Nagelsmann ini bisa melaju ke babak perempat final dengan kemenangan selisih 1-2 gol.

Ini dilihat dari handicap dan voor-vooran yang diberikan rumah taruhan Asia itu, dimana, Jerman ngevoor 3/4 bola kepada Christian Eriksen Dkk. Dengan handicap yang diberikan, yakni Die Mannschaft diberi koefisien 1.875, sedangkan Denmark memiliki peluang dengan koefisien 2.025.

Artinya, bandar taruhan melihat, Jerman sebagai tuan rumah masih memiliki senjata utama untuk mengalahkan Denmark.

Tak heran, dari rekor head-to-head Jerman dengan Denmark di pagelaran Euro, Denmark juga punya catatan buruk ketika melawan Tim Panser. Namun, Christian Eriksen dan kawan-kawan tentu bertekad memberikan kejutan dan menghentikan langkah Jerman.

 

Head-to-Head

Catatan pertemuan kedua tim di putaran final Piala Eropa memang hanya terjadi di tiga pertandingan. Jerman unggul dengan dua kemenangan dan Denmark hanya sekali menang. Bahkan secara keseluruhan, Danish Dynamite punya catatan buruk karena telah mengalami 15 kekalahan dari 28 duel melawan Der Panzer.

Hanya 8 kemenangan yang pernah diraih Denmark atas Jerman dan salah satunya di final Piala Eropa 1992. Di Göteborg, Swedia, kala itu, gol Faxe Jensen dan Kim Vilfort membawa Denmark merengkuh juara dengan skor 2-0. Padahal, Jerman adalah favorit karena berstatus sebagai jawara Piala Dunia 1990 (masih dengan nama Jerman Barat).

Bahkan, 6 pemain Jerman Barat yang masuk line up di final Piala Dunia 1990 kembali menjadi starter di final Euro 1992, yakni Bodo Illgner, Jürgen Kohler, Guido Buchwald, Andreas Brehme, Thomas Hässler, dan Jürgen Klinsmann. Belum lagi nama-nama seperti Stefan Effenberg, Matthias Sammer, dan Karl-Heinz Riedle di skuad asuhan Berti Vogts kala itu.

Tidak heran jika momen di Stadion Nya Ullevi kala itu akan dijadikan motivasi oleh skuad Denmark. Berhadapan dengan Jerman tidak membuat nyali mereka ciut. Semua tentu sepakat untuk menjadi juara harus bisa mengalahkan tim terbaik. Apalagi mental juara Denmark juga terbentuk berkat keberhasilan masuk semifinal Euro 2020. Mayoritas pemain di Euro 2020 lalu juga masih menjadi bagian dari skuad tahun ini.

"Jerman tim yang bagus dan kami tahu kualitas mereka. Jerman bermain sebagai tuan rumah tapi jika kamu ingin juara, kamu harus mengalahkan semua. Jadi tidak masalah bertemu Jerman di fase apa karena kami harus mengalahkan mereka," kata bek Denmark, Joakim Mæhle, di laman resmi UEFA.

 

Baca Juga: Bursa Taruhan Prancis vs Belgia: Les Blues Ngevoor Belgia 1/2 Bola

Jerman Tetap Waspada

Jerman sendiri jelas tidak boleh menganggap remeh Denmark. Tim asuhan Kasper Hjulmand memang tidak meraih satu pun kemenangan di laga fase grup dengan jumlah 3 poin. Namun, keberhasilan menahan imbang Inggris membuktikan kualitas yang dimiliki Denmark.

Ingat juga bahwa tim yang tidak pernah menang di fase grup belum tentu memiliki kualitas buruk. Ingat, Portugal menjadi juara EURO 2016 tanpa mampu meraih kemenangan di babak grup. Beberapa pemain Denmark juga punya kualitas individu bagus yang bisa membahayakan pertahanan Die Mannschaft.

"Jonas Wind merupakan pemain lincah dengan pergerakan bagus. Rasmus Højlund punya kecepatan dan tahu cara memanfaatkan kekuatan tubuhnya. Lalu ada Christian Eriksen yang punya sentuhan sempurna," sebut pemain bertahan Jerman, Nico Schlotterbeck.

Mampukah, Denmark yang dikabarkan akan menurunkan seluruh pemain terbaiknya, seperti  duet striker Jonas Wind dan Rasmus Højlund diprediksi masih tetap menghuni barisan penyerang. Pemain lain seperti Eriksen, Mæhle, Joachim Andersen, serta pemain senior layaknya Kasper Schmeichel dan Pierre-Emile Højbjerg juga masih bisa dipercaya main.

Sayangnya, Morten Hjulmand harus absen karena akumulasi kartu kuning. Padahal peranan sang gelandang sangat penting mengingat ia selalu menjadi starter di tiga laga fase grup. Hjulmand juga merupakan pemain yang mencetak gol balasan ke gawang Inggris.

Jerman sendiri akan menghadapi masalah di lini belakang. Jonathan Tah dipastikan absen karena akumulasi kartu kuning. Sedangkan Antonio Rüdiger dikabarkan absen karena mengalami cedera paha.

Solusi harus segera dicari Julian Nagelsmann mengingat keduanya menjadi bagian dari tim inti Jerman selama ini. Nama Schlotterbeck dan Robin Koch bisa dikedepankan meski Nagelsmann juga punya opsi memainkan Emre Can di posisi tersebut. Mampukah Jerman bisa melaju ke perempatfinal untuk menjaga nama baik tuan rumah? rmc

Baca Juga: Tim Garuda Satu Grup dengan Jepang, Australia dan Arab Saudi

 

Prakiraan Susunan Pemain:

JERMAN (4-2-3-1): Manuel Neuer (GK); Joshua Kimmich, Robin Koch, Nico Schlotterbeck, Maximilian Mittelstädt; Toni Kroos, Robert Andrich; lkay Gündoan, Florian Wirtz, Jamal Musiala; Kai Havertz.

Pelatih: Julian Nagelsmann

 

DENMARK (3-4-1-2): Kasper Schmeichel (GK); Joachim Andersen, Andreas Christensen, Jannik Vestergaard; Joakim Mæhle, Victor Kristiansen, Pierre-Emile Højbjerg, Mathias Jensen; Christian Eriksen; Jonas Wind, Rasmus Højlund.

Pelatih: Kasper Hjulmand

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU