Tren Modifikasi Wrapping Stiker Banyak Diminati, Mulai Rp 8 Jutaan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu hasil modifikasi wrapping stiker dengan warna cerah masih menjadi tren di Indonesia. SP/ JKT
Salah satu hasil modifikasi wrapping stiker dengan warna cerah masih menjadi tren di Indonesia. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Salah satu tren modifikasi seperti Bodi mobil atau sepeda motor yang dibungkus menggunakan stiker (Wrapping Stiker) masih banyak diminati konsumen di Indonesia. Apalagi, bahan stiker yang ditawarkan kini memiliki keunggulan lebih dari merek lain.

Terlebih, bahan stiker yang ditawarkan kini sudah dibekali teknologi yang lebih bagus, salah satunya dari tingkat kelenturan. Tak hanya itu, warna yang ditawarkan pun juga terbilang banyak, sehingga konsumen bisa memilih sesuai selera.

“Kalau untuk wrap teknologinya lebih bagus dari tingkat kelenturan. Kalau dulu, trennya warna-warnanya yang solid, putih kuning hitam. Sekarang warna-warna metalik jauh lebih banyak, tingkat kelenturannya juga lebih bagus,” ucap Tomi Gunawan, pemilik Tomi Airbrush, Minggu (30/06/2024).

Lebih lanjut, Tomi menambahkan jika saat ini ada tiga jenis stiker yang banyak digunakan seperti Max Decal, Teck Wrap dan Oracal. Dengan begitu, jika stiker terkena kotoran atau getah pohon, maka bodi mobil bisa di wax layaknya cat mobil asli.

“Ketiga jenis stiker ini yang paling banyak digunakan. Ada beberapa seri, dan warna, ini yang membedakan harganya. Tergantung dari kebutuhan konsumen. Tetapi dari kualitas kurang lebih sama dan sudah cukup oke. Bahkan sekarang ada beberapa stiker yang sudah bisa dipoles, kayak setengah cat,” tuturnya.

Bicara soal harga, bagi konsumen yang ingin melapisi bodi kendaraan menggunakan stiker berbahan Max Decal, Teck Wrap, dan Oracal siapkan dana Rp 8 juta sampai Rp 20 juta tergantung warna dan seri. jk-01/dsy

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…