Disnaker Jatim Punya Pusat Pelatihan Welder, DPD RI Terpilih: Inovasi Out Of The Box

author Riko Abdiono

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kadisnaker Jatim Sigit Priyanto dan Senator DPD RI terpilih Lia Istifhama. SP/ RIKO
Kadisnaker Jatim Sigit Priyanto dan Senator DPD RI terpilih Lia Istifhama. SP/ RIKO

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur memiliki inovasi pelatihan welder dengan standar internasional. Nantinya para peserta pelatihan ini disiapkan untuk bisa membuka usaha sendiri dan siap kerja di perusahaan-perusahaan nasional maupun internasional.

Sigit Priyanto, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Timur mengatakan saat ini pelatihan Welder ada di sejumlah Balai Latihan Kerja (BLK). 

“BLK kami konsisten menjadi pusat pelatihan welder guna mempersiapkan 4000 tenaga kerja di Pertamina Tuban dan permintaan ribuan tenaga kerja di luar negeri, diantaranya Korea,” terang Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jatim, Sigit Priyanto, di hadapan anggota DPD RI Terpilih, Lia Istifhama, Jumat (05/07/2024).

Lantas, apa itu welder? Dikutip dari Wikipedia, welder adalah juru las, yaitu orang yang mengelas menyatukan material. Pada prakteknya, welder merupakan salah satu profesi menggiurkan di skala internasional. kebutuhan welder dalam proyek luar negeri cukup tinggi, sekalipun mematok syarat welder dengan keahlian atau bersertifikasi. 

Dalam sebulan, gaji welder kisaran Rp25 juta hingga Rp30 juta, tergantung resiko kerjanya. Tak mengherankan jika gaji welder ini terbilang besar, karena tak sedikit welder dengan kualifikasi khusus yang bekerja untuk melakukan pengelasan di bawah laut ataupun dalam pembangunan pipa dan gas. Penuh resiko tingggi, itulah yang menjadi alasan mengapa gaji welder bisa mencapai range 2 jutaan per jamnya.

Dukungan Disnaker terhadap skill welder untuk memenuhi kebutuhan kerja itulah, yang menjadi apresiasi khusus dari senator DPD RI terpilih Lia Istifhama. “Ini namanya inovasi out of the box,” ujar keponakan Khofifah Indar Parawansa itu, di sela kunjungannya ke kantor Disnaker Jatim Rabu, 3 Juli 2024.

Menurutnya, persiapan tenaga kerja bersertifikasi dan skill khusus yang tidak semua wilayah bahkan semua negara mempersiapkan, bukan hanya menjadi potensi kuat menekan pengangguran. Namun juga mengangkat derajat ekonomi masyarakat. Tenaga welder ini bukan hanya bersifat entry barrier yang bertujuan penghadang potensi tenaga asing. 

“Tapi juga memenuhi kebutuhan luar negeri yang secara langsung meningkatkan penerimaan negara karena kita semua tahu, TKI adalah pahlawan devisa negara,” jelasnya.

Bukan hanya terkait persiapan tenaga kerja yang sifatnya ‘out of the box’, ning Lia, sapaan akrab Doktoral UINSA itu juga menyoroti komitmen Disnaker Jatim yang terus mendorong penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di lingkungan kerja.

“Kebetulan saya pernah kerja sebagai HRD, jadi saya sangat sepakat pentingnya perusahaan memberikan atensi pada penerapan K3. Lebih baik menyisihkan operational cost sedikit lagi untuk kepatutan K3 ini daripada berpotensi rugi besar akibat kecelakaan yang terjadi,” imbuhnya.

Pujian yang disampaikan Lia Istifhama memang bukan isapan jempol belaka. Hal ini karena Disnaker Jatim melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Latihan Kerja (BLK) Surabaya memang telah resmi menjadi pusat pelatihan welder atau juru las pada 15/1/2024 dan sekaligus penandatanganan plakat MoU dengan pimpinan Samsung Heavy Industries, Kim Jong San.

“Kami memang mempersiapkan BLK ini tuntas dari hulu sampai hilir, yaitu sudah memikirkan penempatan kerja para siswa didik BLK. Diantaranya MoU tersebut terkait penempatan siswa pelatihan las sejak tahun 2023 yang memang siap dilepas di dunia kerja. Maka dari itu, Januari lalu kami juga sudah memberangkatkan peserta Pelatihan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) Las FCAW ke Korea Selatan yang selanjutnya mereka ini ditempatkan di Samsung Heavy Industries,” papar Kadisnaker Sigit Priyanto.

“Mereka bukan hanya dilatih dengan kesesuian standar industri pembuatan kapal saja, tapi juga sudah melek K3, yang mana mereka ini ditempa untuk memperhatikan Kesehatan dan Keselamatan (K3) guna menghindari kecelakaan kerja,” jelas Sigit di hadapan rombongan politisi cantik asal Jatim itu. rko

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…