Pertebal Iman, Puluhan Warga Lapas Kelas IIB Mojokerto Diajak Banjarian

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Puluhan napi Lapas Kelas IIB Mojokerto saat latihan banjari sembari menjalani masa tahanan.
Puluhan napi Lapas Kelas IIB Mojokerto saat latihan banjari sembari menjalani masa tahanan.

i

 

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Puluhan Warga Binaan Lapas (WBL) Kelas IIB Mojokerto rutin mengikuti pembinaan kerohanian dengan bersholawat banjari.

Kegiatan tiga kali dalam sepekan yang digelar di dalam Masjid Attaubah Lapas ini menjadi solusi untuk meningkatkan dan mempertebal iman dan taqwa para napi. 

Sebanyak 38 narapidana mulai dari kasus narkoba, kriminal umum hingga kekerasan pada perempuan dan anak tersebut diajak gemar bersholawat guna menjaga hubungan antar manusia.

Seperti yang dirasakan MR, salah satu narapidana yang terjerat kasus pencurian, Ia mengaku sejak tergabung dalam group Banjari Attaubah tersebut lebih bisa menata hubungan dirinya dengan Tuhan maupun sesama rekan narapidana lainnya. 

"Sangat bersyukur sudah masuk dalam santri, pembinaan itu sangat membantu merubah sikap dan sifat dari semua narapidana. Hubungan dengan Alloh, maupun hubungan dengan manusia lebih baik," ucap pria berusia 30 tahun ini yang bakal menghirup udara bebas 6 bulan lagi.

Perasaan sama dirasakan KN, yang menjalani sisa masa tahanan 5 bulan lagi atas kasus penggelapan. Ia juga salah satu pembina di group Banjari dan bisa mengajak puluhan napi agar kompak memunajatkan salawat setiap kali latihan rutin. 

"Sangat positif walau hanya banjari tapi akhlaknya juga tersentuh, utamanya juga mengusir kejenuhan dan depresi. Walau memang menyatukan yang berbeda-beda (kasus) itu tidak mudah," imbuh pria 50 tahun yang dulunya merupakan dosen di salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Mojokerto. 

Syukron Petugas Pembinaan Lapas Mojokerto menjelaskan, pembinaan banjari ini bertujuan untuk membantu menyalurkan kreatifitas narapidana maupun tahanan yang harus menjalani konsekuensi atas perbuatannya. 

Tak lain agar tidak jenuh dan depresi saat menjalani hukuman atas kasus yang diperbuat masing-masing napi. "Jadi bakat-bakat (positif) yang mereka miliki bisa dikeluarkan," ucap Syukron.

Group banjari ini sendiri, lanjut Syukron, bagian dari program santri Lapas dalam lingkungan internal. Dimana semua napi bisa mengikuti program tersebut namun harus melalui assessment petugas Lapas.

"Tentunya ini bisa dimanfaatkan semua narapidana yang ingin menjadi santri, tapi memang ada assessment agar bisa masuk dalam kamar santri lapas. Utamanya harus berkelakuan baik," bebernya. Dwi

Berita Terbaru

Pemkab Mojokerto Gelontor Bantuan Pertanian dan Peternakan Komunal Senilai Rp3 Miliar

Pemkab Mojokerto Gelontor Bantuan Pertanian dan Peternakan Komunal Senilai Rp3 Miliar

Selasa, 01 Sep 2026 15:43 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 15:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto menyerahkan alokasi bantuan dengan nilai total sebesar Rp.3,2 miliar lebih untuk…

Atasi Dampak Kemarau Panjang, Polres Blitar Salurkan 20.000 Liter Air Bersih ke Warga Terdampak

Atasi Dampak Kemarau Panjang, Polres Blitar Salurkan 20.000 Liter Air Bersih ke Warga Terdampak

Selasa, 01 Sep 2026 15:40 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 15:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Memasuki musim kemarau panjang, Polres Blitar Polda Jatim tunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan.…

Pemkab Madiun Sosialisasikan Aturan Pengangkatan Anak, Cegah Adopsi Anak Ilegal

Pemkab Madiun Sosialisasikan Aturan Pengangkatan Anak, Cegah Adopsi Anak Ilegal

Selasa, 01 Sep 2026 15:35 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 15:35 WIB

SURABABAYAPAGI.com, Madiun - Menindaklanjuti problem sosial sekaligus sebagai upaya mengantisipasi terjadinya praktik ilegal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Lewat Program ‘Kelurahan Bersinar’, Pemkot Madiun Perkuat Pencegahan Narkoba

Lewat Program ‘Kelurahan Bersinar’, Pemkot Madiun Perkuat Pencegahan Narkoba

Selasa, 01 Sep 2026 15:28 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Menindaklanjuti peredaran narkotika dinilai telah merambah hingga ke wilayah pinggiran, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun memperkuat…

Darurat Kekeringan, BPBD Malang Mulai Distribusikan 824 Ribu Liter Air Bersih

Darurat Kekeringan, BPBD Malang Mulai Distribusikan 824 Ribu Liter Air Bersih

Selasa, 01 Sep 2026 15:19 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Selama masa tanggap darurat bencana kekeringan dan kebakaran hutan serta lahan (karhutla), Badan Penanggulangan Bencana Daerah…

Terapkan Konsep Eco Office, DLH Malang Siap Perkuat Budaya Peduli Lingkungan

Terapkan Konsep Eco Office, DLH Malang Siap Perkuat Budaya Peduli Lingkungan

Selasa, 01 Sep 2026 15:09 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 15:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Guna membangun budaya kerja aparatur sipil negara yang lebih ramah dan peduli lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten…