Bursa Taruhan Euro 2024 versi Bet365: Inggris Akan Menang Susah Payah, De Oranje Mulus Dua Gol

author surabayapagi.com

- Pewarta

Jumat, 05 Jul 2024 21:31 WIB

Bursa Taruhan Euro 2024 versi Bet365: Inggris Akan Menang Susah Payah, De Oranje Mulus Dua Gol

SURABAYAPAGI.COM, Berlin - Sabtu (6/7/2024) malam dan Minggu (7/7/2024) dini hari WIB, menjadi partai menentukan bagi Timnas Pusat, Belanda, dengan Timnas Inggris. Terutama Timnas Inggris, yang pada awal turnamen, diunggulkan untuk menjadi juara Euro 2024. Namun performa masih belum meyakinkan.

Kini, The Three Lions, julukan Timnas Inggris, akan menjamu Swiss yang diluar dugaan mengalahkan juara bertahan Italia.

Baca Juga: Bursa Taruhan Belanda vs Inggris: Ngevoor Lek-lekan, Tapi Rumah Judi Eropa Prediksi Inggris Menang

Sama halnya juga Timnas Belanda, akan menjajal Turkiye, yang siap menjadi batu sandungan De Oranje untuk bisa melaju.

Dalam bursa taruhan kedua laga tersebut, baik Inggris vs Swiss dan Belanda vs Turkiye, bursa taruhan dari Asianbookie dan Bet365, sama-sama menjagokan Inggris dan De Oranje untuk bisa menang.

Ini seperti dilihat Surabaya Pagi, Jumat (6/7/2024), bursa voor-vooran Inggris kontra Swiss, yakni voor 1/4 untuk Swiss. Artinya, meski Inggris diunggulkan oleh para petaruh, namun dengan voor 1/4, terbilang sangat tipis dan rentang buat kejutan.

Apalagi, pasaran koefisien yang diberikan rumah taruhan dari Inggris, Bet365 juga hampir sama. Bagi bandar Bet365, memberikan koefisien peluang Inggris dengan 2.25, untuk bisa menang 2x45 menit. Sementara, Swiss diberikan 3.80. Perbandingan hasil yang cukup seimbang.

Berbeda dengan bursa taruhan yang diberikan untuk laga Belanda vs Turkiye, Asianbookie, merilis voor-vooran dengan voor 1 bola untuk Turkiye. Artinya, De Oranje bisa mencetak dua gol dan atau lebih. Apalagi, bila gaya permainan Timnas Pusat ini, selayaknya mengkandaskan Romania dengan tiga gol tanpa balas.

Prediksi yang sama juga diberikan rumah taruhan Bet365, yang cukup mencolok memberikan koefisien untuk Belanda sebesar 1.57 untuk bisa menang 2x45 menit alias menit di waktu normal.

Sedangkan, Turkiye, dengan diprediksi menurunkan Arda Guler sejak awal, hanya diberi koefisien peluang 6.00. Cukup jauh. Artinya, Bet365 memprediksi ada celah dan peluang Belanda bisa menang besar atas Turkiye.

 

Catatan untuk Inggris

Baca Juga: Bursa Taruhan Spanyol vs Prancis Versi Bet365 dan Ladbrokes: Lek-lekan, tapi Spanyol Diunggulkan

Meski The Three Lions diunggulkan, namun masih menjadi catatan, terkait taktik dan strategi yang diturunkan oleh pelatih Gareth Southgate. Pasalnya, setiap skuad yang diturunkan, masih belum menunjukkan konsisten.

Southgate kerap menerapkan formasi 4-2-3-1, yang bisa diubah menjadi 4-3-3 tergantung kondisi di lapangan. Tapi satu catatan menarik adalah pemain di lini tengah Timnas Inggris selalu terkena rotasi. Boleh dibilang belum ada pakem yang jelas di lini tengah Inggris, padahal memenangi lini tengah sangat penting untuk menguasai jalannya laga.

Hal sangat berbeda terjadi di Timnas Swiss, yang kerap mengandalkan Granit Xhaka dan Remo Freuler sebagai gelandang. Keduanya bahkan selalu menjadi starter pada 4 laga yang sudah dijalani Swiss. Layak dinanti komposisi lini tengah Inggris untuk menandingi Xhaka-Freuler.

Swiss sejauh ini memiliki statistik akurasi umpan hingga 85,3 persen, dengan 1.489 umpan berhasil dari 1.733 umpan. Dari jumlah itu, Xhaka memiliki akurasi umpan 89,3 persen (254 umpan berhasil dari 280 umpan), sedangkan Freuler 87,8 persen (146 umpan berhasil dari 165 umpan), yang membuktikan dominasi kedua pemain itu di lapangan tengah.

 

Belanda Ingin Rubah Sejarah

Baca Juga: Bursa Taruhan Spanyol vs Jerman: Lek-lekan, Diprediksi Tipis

Sementara, laga Belanda kontra Turkiye sendiri ingin dibuktikan bagi kedua negara. Bagi De Oranje, ingin menunjukkan dengan skuad kini yang dimiliki Ronald Koeman, berambisi lolos ke babak semifinal bahkan bisa melaju ke final.

Pasalnya Der Oranje terakhir kali lolos ke semifinal Piala Eropa edisi 2004. Ketika itu, gagal ke final karena dikalahkan tuan rumah Portugal. Empat tahun sebelumnya, Belanda di kandang sendiri juga dikalahkan Italia di semifinal lewat adu penalti.

Bahkan, setelah Euro 2024, Belanda layaknya tim medioker di ajang Piala Eropa. Capaian terbaik mereka hanya menembus perempat final Euro 2008, babak 16 besar Euro 2020, dan kandas di fase grup Euro 2012. Lebih mengenaskan lagi di Euro 2016 karena Belanda gagal lolos dari babak kualifikasi.

Di sisi lain, Turki juga membidik semifinal Eirp pertama mereka sejak 2008 lalu. Saat itu di Austria-Swiss, Turki masih bermain dengan skuad terbaiknya.

Akankah Inggris, Swiss, Belanda dan Turkiye, bisa mencatatkan untuk laga semifinal? Duel pemenang Inggris vs Swiss akan berhadapan pemenang antara Belanda vs Turkiye. rmc

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU