SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pabrikan asal China ini, BYD melalui merek premium Yangwang tengah berusaha untuk merebut konsumen mobil listrik dari kalangan atas, dengan mengembangkan sebuah supercar bertenaga baterai, Minggu (07/07/2024).
Terbaru, disitat dari Motor1, BYD Yangwang U9 ini, telah melakukan uji coba di sirkuit Nurburgring. Dengan empat motor, satu motor menggerakkan setiap roda dan mampu menghasilkan 1.287 tenaga kuda.
Pasalnya, akselarasi supercar listrik ini cukup menjanjikan, dari 0 hingga 100 km hanya dalam 2,36 detik, dan masih membuatnya menjadi salah satu mobil dengan akselarasi tercepat di dunia. Meski mobil super listrik ini, memiliki bobot yang cukup berat, di bawah 5.500 pon. Sehingga, model ini tidak dapat menantang Tesla Model S Plaid dan Lucid Air Sapphire.
Supercar listrik Yangwang U9 berjalan di atas platform e4 milik BYD dan dilengkapi dengan suspensi Disus-X yang mengontrol tingkat pegas dan peredaman, menjanjikan manuver cornering yang stabil, serta trik-trik menarik seperti kemampuan berkendara dengan tiga roda atau melompat naik-turun. Trik lainnya adalah tank turn, keahlian yang diwarisi U9 dari saudara SUV-nya, U8.
Kompleksitas sistem suspensi ini kemungkinan juga berkontribusi pada bobot yang cukup besar, mencapai 2.475 kg. 175 kg lebih berat daripada Rimac Nevera.
Baterai LFP berkapasitas 80 kWh memberikan jangkauan sejauh 465 km, menurut uji tes CLTC di Tiongkok yang nampaknya terlalu optimis. Walau begitu, pengisian daya akan memakan waktu yang cepat.
Car News China melaporkan bahwa daya pengisian maksimum mencapai 500 kW, meski tentu saja akan bergantung pada tempat yang mampu memberi daya pada kecepatan tersebut. Pengisian 30-80 persen diklaim hanya membutuhkan 10 menit, dan terdapat dua port pengisian sehingga Anda dapat menyambungkan ke dua charger sekaligus.
Selain itu, U9 juga dilengkapi dengan berbagai teknologi canggih, termasuk platform e4 milik BYD dan suspensi Disus-X yang inovatif. Suspensi ini memungkinkan kontrol tingkat pegas dan peredaman secara elektronik, menghasilkan manuver menikung yang stabil dan berbagai trik menarik seperti "berkendara dengan tiga roda" dan "melompat naik-turun".
Dengan performa yang luar biasa tersebut, dibandingkan dengan pesaingnya di kelas supercar listrik, U9 ditawarkan dengan harga yang cukup terjangkau, yaitu sekitar 230.000 US Dolar atau setara Rp 3,7 miliar. Kehadirannya di pasar global berpotensi mengguncang dominasi Tesla dan Lucid di kelas supercar premium. jk-05/dsy
Editor : Desy Ayu