Dipicu Persaingan Ketat, Pabrikan AS Diminta Keluar dari China

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penjualan Ford, mobil produksi asal AS. SP/ JKT
Penjualan Ford, mobil produksi asal AS. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pasar mobil China memang jadi yang terbesar di dunia. Namun, adanya kondisi persaingan yang ketat antar produsen global dan lokal Tiongkok, produsen mobil lama Amerika Serikat (AS) seperti Ford dan General Motors (GM) disarankan untuk meninggalkan pasar China. 

Analis Bank of America Securities, John Murphy mengungkap, kebijakan tersebut untuk menjaga modal di tengah transisi kendaraan listrik yang semakin tinggi. "Saya pikir Anda harus melihat (Detroit Three: Ford, General Motors, dan Chrysler) keluar dari China sesegera mungkin," ujar John Murphy, Senin (08/07/2024).

Menurut John, dua jenama AS ini memang perlu mengambil langkah yang lebih drastis untuk memotong anggaran agar bisa lebih kompetitif di era elektrifikasi. Terbukti, pasar China memang tidak ramah bagi banyak produsen mobil asing, terutama dalam beberapa tahun terakhir. Penjualan Ford dan GM juga telah merosot dalam satu dekade terakhir.

"Loyalitas konsumen di dalam negeri terhadap produk atau merek lokal begitu kuat. China tidak ramah untuk produsen luar," kata Murphy.

Bahkan, China sendiri awalnya merupakan pasar terbesar GM, namun produsen mobil tersebut kini harus berjuang untuk membukukan laba di pasar Tiongkok. Sementara, Ford yang menyadari persaingan ketat dari para pesaing lokal, seperti BYD dan Geely, mengubah bisnisnya di China menjadi pusat ekspor.

Melihat hal itu, agar tetap bisa bersaing dengan pabrikan Tiongkok dalam pasar kendaraan listrik, CEO Ford, Jim Farley, mengklaim perusahaannya akan meluncurkan mobil listrik seharga 30 ribu dolar AS atau setara Rp 400 jutaan pada awal 2027. Jenama Negeri Paman Sam itu yakin akan mendapatkan keuntungan yang sangat besar jika menghadirkan roda empat bertenaga baterai dengan harga terjangkau.

Farley juga mengatakan, Amerika Serikat harus menghentikan kebiasaan menggunakan mobil besar untuk membantu transisi negara menuju masa depan yang lebih bersih dan elektrifikasi.

"Kita harus mulai kembali mencintai kendaraan kecil. Ini sangat penting bagi masyarakat kita dan untuk adopsi kendaraan listrik. Kami sangat menyukai kendaraan monster, dan saya juga menyukainya, tapi ini masalah beratnya," kata Farley.

Selain itu, Farley juga menegaskan, Ford memprioritaskan pembuatan kendaraan listrik kecil, karena tidak masuk akal secara finansial untuk melistriki kendaraan listrik besar. jk-02/dsy

Berita Terbaru

Manfaatkan Perkembangan dan Etika Penggunaan AI, Polres Blitar Sosialisikan ke Siswa SMAN 1 Talun

Manfaatkan Perkembangan dan Etika Penggunaan AI, Polres Blitar Sosialisikan ke Siswa SMAN 1 Talun

Selasa, 06 Okt 2026 11:22 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 11:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Seiring perkembangan teknologi termasuk teknologi Artoficial Intelligence (AI) sehingga menjalar kemasarakat, termasuk anak anak…

Dukung Pembangunan, Pemkab Tulungagung Siapkan Perluasan Lahan Gerai KDKMP

Dukung Pembangunan, Pemkab Tulungagung Siapkan Perluasan Lahan Gerai KDKMP

Selasa, 06 Okt 2026 11:10 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 11:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Guna memperluas pembangunan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah setempat, Pemerintah Kabupaten…

Pemkot Surabaya Fungsikan 2.036 Posyandu Jadi Pusat Pelayanan Terintegrasi

Pemkot Surabaya Fungsikan 2.036 Posyandu Jadi Pusat Pelayanan Terintegrasi

Selasa, 06 Okt 2026 11:06 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 11:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui fungsi posyandu, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menjadikannya…

Sinergi Eksekutif-Legislatif Menguat, Bupati Jember Paparkan Prioritas Pembahasan Raperda APBD 2027

Sinergi Eksekutif-Legislatif Menguat, Bupati Jember Paparkan Prioritas Pembahasan Raperda APBD 2027

Selasa, 06 Okt 2026 10:57 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 10:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember bersama DPRD Kabupaten Jember menunjukkan keselarasan pandangan dalam pembahasan Rancangan…

Peringati Hari Olahraga Nasional, First Line Dance Surabaya Gelar Kompetisi dari Berbagai Daerah

Peringati Hari Olahraga Nasional, First Line Dance Surabaya Gelar Kompetisi dari Berbagai Daerah

Selasa, 06 Okt 2026 10:35 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 10:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - First Line Dance Surabaya kembali menggelar kompetisi Line dance yang diadakan pada 27 september 2026 dan dihadiri banyak peserta …

HUT ke-81 TNI, Perkuat Kolaborasi Sukseskan Program Prioritas Pembangunan

HUT ke-81 TNI, Perkuat Kolaborasi Sukseskan Program Prioritas Pembangunan

Selasa, 06 Okt 2026 09:57 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 09:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Kabupaten Lamongan menjadi momentum penguat sinergi antara…