Kerjasama Dengan Polsek Tandes, PLN Gelar Edukasi Bahaya Bermain Layang-Layang di Dekat Saluran Listrik

author Arlana Chandra Wijaya

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya - PLN UPT (Unit Pelaksana Transmisi) Gresik bekerja sama dengan Polsek Tandes, Surabaya melakukan peninjauan langsung ke daerah perkampungan di kawasan Balongsari, Surabaya, guna memastikan permainan layang-layang tidak berbahaya terhadap penyaluran listrik, Minggu (7/7/2024).

Hal ini dilakukan guna mengantisipasi kebiasaan menghabiskan masa liburan sekolah dengan bermain layang-layang yang dilakukan oleh anak-anak dan orang tua.

General Manager PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) Amiruddin menyampaikan, petugas berpatroli pada jalur tower transmisi.

“Patroli dilakukan pada sepanjang jalur SUTT 150 kV Surabaya Barat - Darmo grande, bertujuan memberikan edukasi bahayanya jika layang-layang diterbangkan dekat dengan tower transmisi, termasuk dapat menjadi penyebab terganggunya sistem kelistrikan apabila layang-layang putus dan mengenai jaringan tower transmisi. Apalagi dalam musim liburan sekolah saat ini, setiap hari petugas mendatangi langsung jika terlihat pemain layang-layang berada di sekitar wilayah tower transmisi," ungkap Amiruddin.

Amiruddin menyebut pihaknya telah melakukan himbauan kepada masyarakat untuk tidak bermain layang-layang di dekat jaringan listrik.

“Upaya beragam dilakukan untuk pendekatan ke anak-anak dan masyarakat sekitar, agar pesan yang disampaikan oleh PLN bisa diterima dan dimengerti, karena potensi yang ditimbulkan apabila bermain layang-layang di sekitar jaringan SUTT/SUTET dapat membahayakan masyarakat sekitar serta mengganggu pasokan listrik kepada pelanggan," lanjut Amiruddin.

Lebih lanjut Amiruddin menjelaskan agar masyarakat khususnya anak-anak yang memiliki kegemaran bermain layang-layang bisa melakukan kegiatan tersebut di tempat yang lebih aman dan terbuka seperti tanah lapang yang jauh dari infrastruktur kelistrikan.

“Edukasi diberikan dengan menjelaskan gambaran Peduli Bahaya Listrik Tegangan Tinggi terkait komponen pada layang-layang yakni benang layang-layang yang terbuat dari kawat atau benang basah dapat menghantarkan listrik sehingga dapat membahayakan baik untuk pemainnya dan orang disekitarnya, dan lebih luas lagi berdampak pada gangguan penyaluran listrik," lanjutnya.

Edukasi yang diberikan petugas saat patroli, diharapkan memberi kesadaran warga membantu menjaga keandalan system ketenagalistrikan dengan mematuhi larangan yang disampaikan PLN.

“Apabila masyarakat telah memahami, bermain layang-layang dapat dilakukan dengan aman, jauh dari infrastruktur kelistrikan, dan menggunakan bahan yang tidak membahayakan. Sehingga anak-anak tetap bisa bermain untuk mengisi liburan sekolah, peralatan aman dan pasokan listrik kepada pelanggan tetap andal," pungkas Amiruddin. Byb

Berita Terbaru

Penjualan BAIC Naik 91 Persen, Surabaya Jadi Medan Baru Perebutan Pasar Otomotif

Penjualan BAIC Naik 91 Persen, Surabaya Jadi Medan Baru Perebutan Pasar Otomotif

Rabu, 26 Agu 2026 13:51 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 13:51 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pasar otomotif Jawa Timur menjadi salah satu sasaran ekspansi PT JIO Distribusi Indonesia, distributor resmi BAIC di I…

Hanya Butuh 12 Hari, Polres Blitar Berhasil Ringkus 10 Kasus dan Dua Target Operasi Peredaran Narkoba

Hanya Butuh 12 Hari, Polres Blitar Berhasil Ringkus 10 Kasus dan Dua Target Operasi Peredaran Narkoba

Rabu, 26 Agu 2026 13:48 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 13:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polres Blitar terus menerus lakukan pencegahan peredaran/pengguna Narkoba dan barang haram ( Obat obatan terlarang ) lainya, di…

Diduga Kurang Berhati-hati, Pengendara Motor di Blitar Sruduk Pohon di Tepi Jalan

Diduga Kurang Berhati-hati, Pengendara Motor di Blitar Sruduk Pohon di Tepi Jalan

Rabu, 26 Agu 2026 13:45 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 13:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Usai sholat subuh warga masarakat sekitar Jalan Raya Nglegok Ds. Penataran, Kec. Nglegok, Kab. Blitar, di kejutkan suara benturan…

Harga Kedelai Lokal di Bojonegoro Meroket Jelang Panen saat Puncak Kemarau

Harga Kedelai Lokal di Bojonegoro Meroket Jelang Panen saat Puncak Kemarau

Rabu, 26 Agu 2026 13:38 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 13:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Menjelang panen saat puncak kemarau mengakibatkan sejumlah harga kedelai lokal dan kedelai impor di Kabupaten Bojonegoro…

Lewat MTQ 2026, Pemkab Bojonegoro Siap Jaring Bibit Qur’ani hingga Pelosok

Lewat MTQ 2026, Pemkab Bojonegoro Siap Jaring Bibit Qur’ani hingga Pelosok

Rabu, 26 Agu 2026 13:32 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 13:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Sebagai upaya menjaring bibit unggul generasi Qur’ani sekaligus memberikan ruang pembinaan bagi peserta dari seluruh wilayah, P…

Terserang Virus Gemini, Panen Cabai di Madiun Anjlok hingga 80 Persen

Terserang Virus Gemini, Panen Cabai di Madiun Anjlok hingga 80 Persen

Rabu, 26 Agu 2026 13:00 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Terserang virus gemini membuat sejumlah petani cabai rawit di Desa Tambakmas, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun merugi lantaran…