Jokowi Perpanjang Kebijakan HGBT untuk 7 Sektor Industri Tertentu

author surabayapagi.com

- Pewarta

Senin, 08 Jul 2024 19:42 WIB

Jokowi Perpanjang Kebijakan HGBT untuk 7 Sektor Industri Tertentu

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah memutuskan untuk memperpanjang kebijakan Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) atau gas murah US$ 6 per MMBTU. Kebijakan ini akan diperpanjang untuk 7 sektor industri tertentu.

"Keputusannya HBT itu dilanjutkan pada sektor eksisting sekarang 7 sektor," ungkap Airlangga ditemui usai rapat internal yang membahas soal Gas Industri, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (8/7/2024).

Baca Juga: Mensesneg, Berdiplomasi Ditanya Plot Tommy Jadi Menkeu

Ketika ditanya sampai kapan kebijakan gas murah diperpanjang, Airlangga tak mau menjawab tegas. "Ya lanjut terus pokoknya," katanya singkat.

Soal adanya permintaan Kementerian Perindustrian yang mau memperluas kebijakan gas murah ke seluruh sektor industri, Airlangga bilang pemerintah akan mengkaji satu per satu sektor yang pantas mendapatkan perluasan kebijakan gas murah.

"Sedangkan yang lain nanti dikaji. Itu akan dikaji satu per satu industrinya. Sekarang masih 7," ujar Airlangga.

Baca Juga: Wamenkeu II Tommy, Pernah Jadi Wartawan

Airlangga juga bilang dalam rapat tersebut, Jokowi memberikan penugasan baru ke Pertamina untuk membentuk infrastruktur yang bisa melakukan regasifikasi LNG.

"Kedua, nanti diberikan izin dan penugasan kepada Pertamina untuk membuat infrastruktur gas. Terutama untuk regasifikasi LNG," beber Airlangga.

Selain itu Jokowi juga memutuskan akan memberikan izin bagi kawasan industri membuat infrastruktur regasifikasi LNG, dan juga bisa melakukan pengadaan LNG dari luar negeri.

Baca Juga: Wamentan Anak Desa di Grobogan

"Kawasan industri diizinkan untuk membuat regasifikasi LNG, plus bisa untuk pengadaan LNG dari luar negeri," sebut Airlangga.

Sebelumnya, tujuh industri yang berhak mendapatkan gas murah adalah mulai dari pupuk, petrokimia, oleochemical, baja, keramik, kaca, hingga sarung tangan karet. 

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU