Gempur Otomotif China, Honda dan Sony Percepat Pengembangan EV

author surabayapagi.com

- Pewarta

Rabu, 10 Jul 2024 15:02 WIB

Gempur Otomotif China, Honda dan Sony Percepat Pengembangan EV

i

Duet Honda dan Sony meluncurkan brand Afeela dengan kendaraan listrik super canggih. SP/ JKT

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Baru-baru ini Honda bersama Sony telah meluncurkan brand Afeela, kendaraan listrik (EV) masa depan yang lebih canggih di bidang otomotif untuk mengantisipasi gempuran pabrikan otomotif China, Rabu (10/07/2024).

Menurut laporan tersebut, Honda akan menjual model dari Seri 0 dengan perkiraan harga sekitar 40.000 dolar AS (Rp650,9 jutaan). Sementara dari brand Afeela, diperkirakan harga EV yang ditawarkan lebih mahal.

Baca Juga: Daihatsu Cetak Rekor Muri, Servis Serentak 1.000 Km di Seluruh Indonesia

Platform untuk mobil Afeela dapat menyumbang sekitar 10 persen dari biaya satu unit EV dan berbagi platform dapat menghasilkan penghematan yang signifikan dan harga lebih rendah dibandingkan dengan Honda mengembangkan arsitektur berbeda dari Seri 0.

Kendaraan listrik generasi berikutnya dari Honda akan mencakup tujuh model terbaru yang akan meluncur hingga tahun 2031 dan telah gelontorkan dana hingga 10 triliun yen untuk EV.  Pada Mei lalu, mereka mengkonfirmasi akan menampilkan baterai ultra-tipis dan mengembangkan e-axle terbaru.

Baca Juga: Makin Berani, Mitsubishi Incar 60 Persen Pangsa Pasar Triton Baru

Honda juga akan manfaatkan kemampuan pengembangan mobil Formula 1 untuk mengembangkan kendaraan listrik generasi berikutnya dengan bobot lebih ringan. Tujuannya ialah demi mengurangi sekitar 220 pon (100 kg) dibandingkan dengan mobil listrik sebelumnya. Pengurangan berat ini termasuk rangka bodi yang lebih ringan dan motor listrik berdimensi tipis.

Sementara itu, untuk semua model dari Seri 0 akan diluncurkan dengan jangkauan hingga 480 km dan kemungkinan akan menggunakan baterai yang sama dengan model Afeela, yakni 91 kWh lithium.

Baca Juga: Tawarkan Kemewahan Berkelas, Mazda CX-60 Pro Dibanderol Rp 700 Jutaan

Meskipun demikian, pabrikan sepertinya akan berfokus pada segmen SUV dan crossover terlebih dahulu. Seri 0 dijadwalkan akan diluncurkan pada paruh kedua dekade ini dan terlebih dahulu mengaspal di wilayah Amerika Utara, sebelum secara global.

Ini diikuti oleh SUV ukuran menengah dan entry-level pada periode yang sama. Kemudian, pabrikan akan menawarkan SUV tiga baris berdimensi besar di tahun 2027 yang kemudian diikuti SUV kompak setahun setelahnya. jk-05/dsy

Editor : Desy Ayu

BERITA TERBARU