DKPP Kota Kediri Dorong Petani Tanaman Hias Go Internasional

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian mendeteksi adanya potensi besar penghasil tanaman hias di Kota Kediri. SP/ KDR
Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian mendeteksi adanya potensi besar penghasil tanaman hias di Kota Kediri. SP/ KDR

i

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Mengingat potensi peluang ekspor tanaman hias sangat besar, membuat Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Kediri, Jawa Timur mendorong masyarakat produsen tanaman hias untuk merambah ke luar negeri. 

Pasalnya, wilayah Kediri raya merupakan daerah penghasil tanaman hias yang cukup besar bahkan telah menembus pasar nasional. Ditambah, juga banyak negara-negara di Asia dan Amerika yang melakukan impor tanaman hias dari Indonesia, sehingga menjadi peluang bagi masyarakat Kota Kediri.

“Kami ingin mengedukasi bahwa ekspor harus kita lakukan karena potensi pertanian khususnya tanaman hias di Kota Kediri sangat besar. Di sini kita mengedukasi karena ada langkah-langkah yang harus diikuti,” jelas Kepala DKPP Kota Kediri Moh Ridwan, Kamis (11/07/2024).

“Perkembangan infrastruktur di Kota Kediri seperti bandara dan jalan tol yang baik mampu menunjang kegiatan ekspor tanaman hias, di samping itu kami juga mendorong masyarakat agar memanfaatkan pekarangan rumah untuk budidaya hortikultura,” jelasnya.

Lebih lanjut, hingga tahun 2024, jumlah transaksi penjualan tanaman hias dari Kota Kediri telah menembus angka ribuan. Dirinya berpesan kepada calon eksportir untuk bisa mengikuti edukasi yang dilakukan DKPP.

“Di dalam proses ini kami harap ada kesabaran dari para petani tanaman hias. Kami akan terus mendampingi melalui media komunikasi yang telah dibuat. Ini akan menjadi keuntungan yang besar dan menjanjikan untuk pelaku usaha tanaman hias,” ucapnya.

Melalui kegiatan tersebut Ridwan berharap agar masyarakat semakin gencar memanfaatkan lahan pekarangan di wilayah Kota Kediri.

“Meskipun kita wilayah perkotaan tapi potensi pertanian masih sangat besar terutama melalui pemanfaatan lahan pekarangan,” tandasnya.

Dalam kesempatan bersamaan, Agus, pebonsai asal Doko, Kediri mengaku ingin memperluas pasarnya hingga mancanegara. Pria yang sejak lima tahun menggeluti dunia bonsai itu menuturkan saat ini dirinya masih pada tahap mengumpulkan informasi seputar ekspor-impor.

“Sejauh ini pemasaran yang Saya lakukan melalui offline seperti mengikuti pameran dan langsung di toko, kalau online melalui Facebook dan Instagram. Memang saat ini belum melakukan ekspor tapi masih mempelajari ekspor-impor tanaman hias. Semoga ke depannya jangkauan pemasaran Saya semakin luas hingga dikenal di luar negeri,” tutupnya. kdr-01/dsy

Berita Terbaru

Marhaenisme dan Relevansi Pemikiran Bung Karno

Marhaenisme dan Relevansi Pemikiran Bung Karno

Selasa, 18 Agu 2026 22:49 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 22:49 WIB

Oleh Deni Wicaksono Ketua Persatuan Alumni GMNI Jawa Timur…

KEI Dorong Kelompok Rentan Pagerungan Besar Olah Sampah Jadi Produk Bernilai Ekonomi

KEI Dorong Kelompok Rentan Pagerungan Besar Olah Sampah Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Selasa, 18 Agu 2026 22:11 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI, Sumenep - SKK Migas-Kangean Energy Indonesia (KEI) bersama Pemuda Karang Taruna Laskar Obor menggelar pelatihan daur ulang sampah non-B3 bagi…

Dalang Cilik Naik Panggung, Petrokimia Gresik Dorong Regenerasi Seni Wayang

Dalang Cilik Naik Panggung, Petrokimia Gresik Dorong Regenerasi Seni Wayang

Selasa, 18 Agu 2026 19:45 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 19:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Upaya melestarikan seni dan budaya tradisional terus dilakukan PT Petrokimia Gresik (Persero). Di tengah pesatnya perkembangan z…

Warga Uji Transparansi Pergantian Pimpinan DPRD Magetan, Rekaman Paripurna Diminta Dibuka

Warga Uji Transparansi Pergantian Pimpinan DPRD Magetan, Rekaman Paripurna Diminta Dibuka

Selasa, 18 Agu 2026 19:22 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 19:22 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Magetan – Proses pergantian pimpinan DPRD Kabupaten Magetan kembali menjadi perhatian. Kali ini, publik meminta dokumen dan rekaman Rapat Par…

AUM Wealth Management Danamon Tumbuh 20 Persen, Bisnis Priority Banking Makin Diperkuat

AUM Wealth Management Danamon Tumbuh 20 Persen, Bisnis Priority Banking Makin Diperkuat

Selasa, 18 Agu 2026 19:10 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 19:10 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Bank Danamon Indonesia Tbk kembali memperkuat bisnis pengelolaan kekayaan (wealth management) setelah meraih dua penghargaan dalam A…

Jadi Alarm bagi Ketahanan Pangan, Harga Gabah di Magetan Nyaris Rp9 Ribu per Kg

Jadi Alarm bagi Ketahanan Pangan, Harga Gabah di Magetan Nyaris Rp9 Ribu per Kg

Selasa, 18 Agu 2026 15:33 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Baru-baru ini, harga komoditas gabah di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, sedang berada di level tinggi. Gabah kering giling (GKG)…