DKPP Kota Kediri Dorong Petani Tanaman Hias Go Internasional

author surabayapagi.com

- Pewarta

Kamis, 11 Jul 2024 15:00 WIB

DKPP Kota Kediri Dorong Petani Tanaman Hias Go Internasional

i

Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian mendeteksi adanya potensi besar penghasil tanaman hias di Kota Kediri. SP/ KDR

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Mengingat potensi peluang ekspor tanaman hias sangat besar, membuat Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Kediri, Jawa Timur mendorong masyarakat produsen tanaman hias untuk merambah ke luar negeri. 

Pasalnya, wilayah Kediri raya merupakan daerah penghasil tanaman hias yang cukup besar bahkan telah menembus pasar nasional. Ditambah, juga banyak negara-negara di Asia dan Amerika yang melakukan impor tanaman hias dari Indonesia, sehingga menjadi peluang bagi masyarakat Kota Kediri.

Baca Juga: DKPP Kota Kediri Cek Harga Komoditas Pangan

“Kami ingin mengedukasi bahwa ekspor harus kita lakukan karena potensi pertanian khususnya tanaman hias di Kota Kediri sangat besar. Di sini kita mengedukasi karena ada langkah-langkah yang harus diikuti,” jelas Kepala DKPP Kota Kediri Moh Ridwan, Kamis (11/07/2024).

“Perkembangan infrastruktur di Kota Kediri seperti bandara dan jalan tol yang baik mampu menunjang kegiatan ekspor tanaman hias, di samping itu kami juga mendorong masyarakat agar memanfaatkan pekarangan rumah untuk budidaya hortikultura,” jelasnya.

Lebih lanjut, hingga tahun 2024, jumlah transaksi penjualan tanaman hias dari Kota Kediri telah menembus angka ribuan. Dirinya berpesan kepada calon eksportir untuk bisa mengikuti edukasi yang dilakukan DKPP.

Baca Juga: Terjatuh saat Pasang Kabel WiFi, Tukang Kebun Tewas

“Di dalam proses ini kami harap ada kesabaran dari para petani tanaman hias. Kami akan terus mendampingi melalui media komunikasi yang telah dibuat. Ini akan menjadi keuntungan yang besar dan menjanjikan untuk pelaku usaha tanaman hias,” ucapnya.

Melalui kegiatan tersebut Ridwan berharap agar masyarakat semakin gencar memanfaatkan lahan pekarangan di wilayah Kota Kediri.

“Meskipun kita wilayah perkotaan tapi potensi pertanian masih sangat besar terutama melalui pemanfaatan lahan pekarangan,” tandasnya.

Baca Juga: Mbak Vinanda Bersinergi dengan Wartawan untuk Kemajuan Kota Kediri

Dalam kesempatan bersamaan, Agus, pebonsai asal Doko, Kediri mengaku ingin memperluas pasarnya hingga mancanegara. Pria yang sejak lima tahun menggeluti dunia bonsai itu menuturkan saat ini dirinya masih pada tahap mengumpulkan informasi seputar ekspor-impor.

“Sejauh ini pemasaran yang Saya lakukan melalui offline seperti mengikuti pameran dan langsung di toko, kalau online melalui Facebook dan Instagram. Memang saat ini belum melakukan ekspor tapi masih mempelajari ekspor-impor tanaman hias. Semoga ke depannya jangkauan pemasaran Saya semakin luas hingga dikenal di luar negeri,” tutupnya. kdr-01/dsy

Editor : Desy Ayu

BERITA TERBARU