SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Toyota Astra Motor (TAM) membawa solusi baru Beyond Zero Emission sesuai dengan arahan Pemerintah Indonesia menuju Net Zero Emission di 2060. Sebagai komitmen mengurangi emisi lewat strategi elektrifikasi dan menggunakan renewable energy.
"Kami punya 21 model elektrifikasi (Toyota dan Lexus) yang terdiri dari Hybrid EV, Plug-in Hybrida EV, dan Battery Electric Vehicle," kata Presiden Direktur Toyota Astra Motor Hiroyuki Ueda, Rabu (17/07/2024).
Pasalnya, kontribusi penggunaan kendaraan listrik di Indonesia terus meningkat. Bahkan sampai sekarang sudah hampir menyentuh 72.000 unit. Sehingga dengan peluncuran Toyota Prius PHEV tersebut membawa banyak feedback positif dari konsumen hybrid Toyota. Misal dari jarak tempuh yang lebih jauh, lebih jarang isi BBM sampai performanya yang baik.
"Innova Zenix Hybrid dan Yaris Cross Hybrid paling banyak berkontribusi," kata Ueda. Pada kesempatan yang sama, Ueda turut memperkenalkan solusi lain dalam mengurangi emisi yakni Prius Hybrid dan Plug-in Hybrid.
"Hari ini kami memperkenalkan opsi Beyond Zero Emission dengan Prius Hybrid EV dan Plug-in Hybrid EV. Teknologi hybrid terbukti di pasar Indonesia," kata Ueda.
Bergerak di segmen elektrifikasi, pabrikan asal Jepang ini memang tetap mengusung strategi pendekatan multi-Pathway. Jadi, Toyota tidak hanya fokus kepada model dengan baterai murni alias BEV, tapi juga hybrid (hybrid electric vehicle) dan juga plug-in hybrid electric vehicle (PHEV).
Selain itu, raksasa negeri sakura ini juga mengembangkan teknologi-teknologi yang rendah emisi seperti, Electronic Fuel Injection (EFI), Variable Valve Timing-Intelligent (VVT-I), Dual VVT-I dan lainnya.
Tidak hanya menampilkan All New Prius, Toyota juga menghadirkan Toyota GR Yaris facelift dan Kijang Innova Zenix HEV Flexy Fuel Bioethanol, serta mobil konsep FT-3e Concept. jk-03/dsy
Editor : Desy Ayu